Menlu Sugiono Kutuk Serangan Israel Tewaskan 1 Prajurit TNI di Lebanon
- account_circle (*/red/)
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 39
- comment 0 komentar
- print Cetak

FOTO ILUSTRASI: TNI Latihan misi perdamaian PBB (UNIFIL). BORNEEO TERKINI/ Foto Red
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dalam kesempatan tersebut, Sugiono juga menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya Praka Farizal Rhomadhon yang menjalankan misi kemanusiaan dunia.
Selain satu korban meninggal, tiga prajurit lainnya juga mengalami luka, dengan satu di antaranya dalam kondisi luka berat.
Pemerintah RI, lanjutnya, memberikan penghormatan tinggi kepada prajurit yang gugur karena telah mengharumkan nama Indonesia dalam misi perdamaian dunia.
“Kita memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada prajurit kita yang telah menjalankan tugas kemanusiaan demi perdamaian dunia,” katanya.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menilai bahwa TNI atau pemerintah perlu mempertimbangkan untuk mengevaluasi maupun menarik prajurit dari Lebanon, usai ada seorang prajurit TNI yang gugur akibat serangan Israel.
“Fungsi kita ini adalah untuk menjaga perdamaian. Namun di sana ini tidak terjadi perdamaian, justru terjadi pertempuran. Kalau begitu tidak bisa melaksanakan misi kita,” kata Dave di kompleks parlemen, Jakarta, Senin.
Dia mengatakan Negara Italia yang juga turut mengirimkan prajuritnya di kawasan itu, kini sudah siap untuk menarik mundur pasukannya. Tentunya, kata dia, Indonesia juga perlu menyampaikan sikap demi menjaga keselamatan prajurit TNI.
- Penulis: (*/red/)

Saat ini belum ada komentar