Sidak Tambang PT BSS, DPRD Bulungan Temukan Dugaan Penggusuran Lahan
- calendar_month 15 jam yang lalu
- visibility 49
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sidak jajaran Komisi II DPRD Bulungan di pertambangan PT BSS. BORNEO TERKINI/ Foto Hms
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Itu yang kita temukan di lapangan. Dan kita meminta PT BSS dan PT Abdi Bornoe supaya dapat menyelesaikan secara internal terlebih dahulu soal masalah ini. Karena kami melihat ini sifatnya internal kami terjun ke lapangan menyikapi keluhan warga dan memastikan serta meminilamisir potensi yang berujung pada perseteruan,” bebernya.
Dikatakannya, lahan yang digarap oleh perusahaan untuk melakukan aktivitas pertambangan itu seluas kurang lebih 20 hektare.
“20 hektare ini dengan kepemilikan sekitar 14 orang. Dan mereka tidak dilibatkan pada waktu pembebasan lahan ini, sepengetahuan mereka bahwa uangnya sudah masuk ke koperasi dan mereka menuntut9 transparansi dan meminta untuk menaikan nilai jual itu atau disamakan dengan nilai pembelian lahan yang telah ditetapkan selama ini yakni sekitar Rp 200 juta per hektare,” tandasnya.
- Penulis: (/*red/)


Saat ini belum ada komentar