Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Gaya Hidup, Kuliner & Tren » Cegah Stunting Sejak Dini, TP-PKK Kaltara Salurkan Bantuan Gizi Strategis di Malinau

Cegah Stunting Sejak Dini, TP-PKK Kaltara Salurkan Bantuan Gizi Strategis di Malinau

  • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALINAU | BORNEO TERKINI – Komitmen kuat dalam menekan angka prevalensi stunting di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kembali ditegaskan melalui aksi nyata di lapangan. Pencegahan gagal tumbuh pada anak dinilai tidak cukup hanya ditangani setelah anak dilahirkan, melainkan wajib dimulai jauh sebelumnya, yakni sejak seorang ibu memasuki masa kehamilan.

Pesan penting tersebut mengemuka ketika Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kaltara, Hj. Rahmawati Zainal, hadir secara langsung untuk menyerahkan paket bantuan gizi bagi ibu hamil dan ibu melahirkan. Kegiatan sosial yang sarat makna ini dipusatkan di Gedung Sekretariat TP-PKK Kabupaten Malinau, Selasa (28/7).

Dalam arahannya di hadapan para pengurus PKK, kader Posyandu, serta masyarakat penerima manfaat, Rahmawati menekankan bahwa pemenuhan asupan nutrisi yang adekuat bagi kaum ibu merupakan bentuk investasi jangka panjang yang sangat krusial. Langkah ini diyakini menjadi fondasi utama dalam melahirkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, kompetitif, serta mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah di masa depan. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memandang pencegahan stunting sebagai tanggung jawab kolektif yang harus dipikul bersama.

“Melalui penyaluran bantuan gizi ini, kami sangat berharap kebutuhan nutrisi esensial bagi ibu hamil dan ibu yang baru melahirkan dapat tercukupi dengan baik, sehingga derajat kesehatan ibu dan bayi tetap terjaga secara optimal,” ujar Rahmawati penuh optimisme.

Lebih lanjut, istri orang nomor satu di Kaltara ini memberikan apresiasi tinggi kepada para kader PKK dan petugas Posyandu di akar rumput. Menurutnya, mereka memiliki posisi dan peran yang sangat strategis karena bersentuhan langsung secara emosional maupun fungsional dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Melalui agenda pendampingan yang intensif dan rutin, para kader di lini depan ini diharapkan mampu menjalankan fungsi edukasi secara masif. Edukasi tersebut mencakup pemahaman mendalam kepada setiap keluarga mengenai pentingnya penerapan prinsip gizi seimbang, penerapan pola asuh anak yang benar dan suportif, serta langkah-langkah preventif untuk menangkal stunting sejak dini.

Pada kesempatan yang sama, Rahmawati juga memberikan edukasi korektif kepada masyarakat agar tidak terjebak dalam stigma keliru di tengah masyarakat. Ia mengingatkan warga agar tidak serta-merta menghakimi atau menyimpulkan bahwa setiap anak yang memiliki postur tubuh pendek pasti mengalami stunting.

“Kondisi tubuh pendek belum tentu stunting, karena hal tersebut bisa saja dipengaruhi oleh faktor genetik atau keturunan dari orang tuanya. Oleh sebab itu, pemahaman yang objektif dan benar sangat diperlukan agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah keluarga,” jelasnya.

Menutup rangkaian arahannya, Rahmawati menegaskan bahwa penanggulangan masalah stunting tidak akan pernah efektif jika hanya dibebankan kepada sektor kesehatan semata. Diperlukan orkestrasi kebijakan dan aksi kolaboratif lintas perangkat daerah yang terintegrasi dengan baik. Aspek pendukung lain seperti penyediaan sanitasi yang layak, jaminan akses terhadap air bersih, peningkatan kualitas pendidikan, penyediaan rumah yang layak huni, hingga sinergi antardinas terkait memegang peranan yang tidak kalah penting dalam menciptakan ekosistem lingkungan yang sehat bagi tumbuh kembang anak.

“Penanganan stunting bukan sekadar urusan medis atau tanggung jawab Dinas Kesehatan saja. Kita wajib bergandengan tangan dan bekerja secara sinergis bersama Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Sosial, serta seluruh perangkat daerah terkait lainnya,” pungkas Rahmawati.

Melalui momentum penyerahan bantuan gizi ini, TP-PKK Kaltara menaruh harapan besar agar tingkat kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya gizi masa kehamilan semakin meningkat tajam. Dengan demikian, cita-cita besar untuk mewujudkan generasi Kaltara yang sehat, berkualitas tinggi, dan bebas stunting dapat direalisasikan secara nyata.

  • Penulis: (/rfy/ dkisp- ADV/)
  • Editor: (/red/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • Bung Capluk Now: Drama "Wartawan Bodrek" Berita Tayang, Hapus, Niatnya Apa?

    Bung Capluk Now: Drama “Wartawan Bodrek” Berita Tayang, Hapus, Niatnya Apa?

    • visibility 319
    • 0Komentar

    Bung Capluk Now – Modus penyalahgunaan nama profesi pers yang sangat mencoreng nama baik dunia kewartawanan kembali terjadi. Seorang oknum wartawan sengaja menulis dan menayangkan berita mengenai dugaan peredaran kayu ilegal di wilayah Talisayan Kabupaten Berau. Tindakan ini dilakukannya semata-mata dengan tujuan berharap pihak yang disebut dalam berita bersedia memberikan uang agar konten tersebut segera diturunkan. […]

  • Momentum Ramadan, Pemkot Balikpapan Beri Ruang untuk Pedagang

    Momentum Ramadan, Pemkot Balikpapan Beri Ruang untuk Pedagang

    • visibility 210
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN. Borneoterkini.co.id – Momentum Ramadan yang kemungkinan akan meningkatnya bahan pokok dasar kebutuhan masyarakat (sembilan bahan pokok). Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan wacananya akan membuka ruang bagi pedagang pasar tradisional untuk menambah aktivitas penjualannya. Hal ini dikatakan Kepala Disdag Kota Balikpapan, Haemusri Umar, dalam sesi wawancara, Selasa (27/1/2026). Melalui Dinas Perdagangan (Disdag) kebijakan itu diberikan supaya […]

  • Gasali Dukung Pembangunan Baru SMPN 29 di Kawasan Grand City Balikpapan

    Gasali Dukung Pembangunan Baru SMPN 29 di Kawasan Grand City Balikpapan

    • visibility 294
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN. Borneoterkini.co.id –  Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, menyatakan dukungan terhadap Pemerintah Kota Balikpapan terhadap rencana pembangunan gedung baru SMP Negeri 29 di kawasan Grand City, Balikpapan Utara. “Ini sebagai upaya memperkuat dukungan layanan pendidikan dan menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah yang terus berkembang,” ulasnya Rabu (28/1/2026. Diharapkannya pembangunan sekolah tersebut menjadi bagian […]

  • Sosialisasi Peraturan Bupati Berau Terkait Empat Pilar Kearsipan dan SRIKANDI

    Sosialisasi Peraturan Bupati Berau Terkait Empat Pilar Kearsipan dan SRIKANDI

    • visibility 626
    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bidang Pembinaan dan Pelayanan Kearsipan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Peraturan Bupati Berau Terkait Empat Pilar Kearsipan dan SRIKANDI, dalam rangka meningkatkan kinerja dan mendukung terciptanya tertib administrasi kearsipan, meningkatkan layanan prima kearsipan serta melestarikan arsip yang memiliki nilai guna sejarah. Bertempat di Ruang Multimedia Lantai 1 Dispusip Berau pada […]

  • Wabup Gamalis Sampaikan LKPj 2025 di Paripurna DPRD Berau

    Wabup Gamalis Sampaikan LKPj 2025 di Paripurna DPRD Berau

    • visibility 243
    • 0Komentar

    BERAU | BORNEO TERKINI – Wakil Bupati (Wabup) Berau, H. Gamalis menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) 2025 yang berlangsung  di Ruang Rapat Paripurna DPRD Berau, Selasa 31/3/2026. Rapat Parupurna yang menjadi kegiatan penting dalam mekanisme pengawasan dan evaluasi kinerja pemerintah daerah selama satu tahun terakhir. Dijelaskan, H. Gamalis, penyusunan LKPj 2025 dilakukan berdasarkan amanah Undang-Undang […]

  • Perkuat Sinergi Awasi Distribusi BBM Subsidi di Perbatasan

    Perkuat Sinergi Awasi Distribusi BBM Subsidi di Perbatasan

    • visibility 38
    • 0Komentar

    KALTARA | BORNEO TERKINI – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mendorong penguatan sinergi lintas sektor guna menjaga ketersediaan serta memastikan ketepatan sasaran distribusi Bahan Bakar Minyak subsidi di wilayah perbatasan. Komitmen tersebut mengemuka dalam Forum Group Discussion yang diselenggarakan Badan Pengurus Daerah Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia Kalimantan Utara di Tanjung Selor, Selasa (28/7). Asisten Bidang […]

expand_less