Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Gaya Hidup, Kuliner & Tren » Cegah Stunting Sejak Dini, TP-PKK Kaltara Salurkan Bantuan Gizi Strategis di Malinau

Cegah Stunting Sejak Dini, TP-PKK Kaltara Salurkan Bantuan Gizi Strategis di Malinau

  • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
  • visibility 77
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALINAU | BORNEO TERKINI – Komitmen kuat dalam menekan angka prevalensi stunting di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kembali ditegaskan melalui aksi nyata di lapangan. Pencegahan gagal tumbuh pada anak dinilai tidak cukup hanya ditangani setelah anak dilahirkan, melainkan wajib dimulai jauh sebelumnya, yakni sejak seorang ibu memasuki masa kehamilan.

Pesan penting tersebut mengemuka ketika Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kaltara, Hj. Rahmawati Zainal, hadir secara langsung untuk menyerahkan paket bantuan gizi bagi ibu hamil dan ibu melahirkan. Kegiatan sosial yang sarat makna ini dipusatkan di Gedung Sekretariat TP-PKK Kabupaten Malinau, Selasa (28/7).

Dalam arahannya di hadapan para pengurus PKK, kader Posyandu, serta masyarakat penerima manfaat, Rahmawati menekankan bahwa pemenuhan asupan nutrisi yang adekuat bagi kaum ibu merupakan bentuk investasi jangka panjang yang sangat krusial. Langkah ini diyakini menjadi fondasi utama dalam melahirkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, kompetitif, serta mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah di masa depan. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memandang pencegahan stunting sebagai tanggung jawab kolektif yang harus dipikul bersama.

“Melalui penyaluran bantuan gizi ini, kami sangat berharap kebutuhan nutrisi esensial bagi ibu hamil dan ibu yang baru melahirkan dapat tercukupi dengan baik, sehingga derajat kesehatan ibu dan bayi tetap terjaga secara optimal,” ujar Rahmawati penuh optimisme.

Lebih lanjut, istri orang nomor satu di Kaltara ini memberikan apresiasi tinggi kepada para kader PKK dan petugas Posyandu di akar rumput. Menurutnya, mereka memiliki posisi dan peran yang sangat strategis karena bersentuhan langsung secara emosional maupun fungsional dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Melalui agenda pendampingan yang intensif dan rutin, para kader di lini depan ini diharapkan mampu menjalankan fungsi edukasi secara masif. Edukasi tersebut mencakup pemahaman mendalam kepada setiap keluarga mengenai pentingnya penerapan prinsip gizi seimbang, penerapan pola asuh anak yang benar dan suportif, serta langkah-langkah preventif untuk menangkal stunting sejak dini.

Pada kesempatan yang sama, Rahmawati juga memberikan edukasi korektif kepada masyarakat agar tidak terjebak dalam stigma keliru di tengah masyarakat. Ia mengingatkan warga agar tidak serta-merta menghakimi atau menyimpulkan bahwa setiap anak yang memiliki postur tubuh pendek pasti mengalami stunting.

“Kondisi tubuh pendek belum tentu stunting, karena hal tersebut bisa saja dipengaruhi oleh faktor genetik atau keturunan dari orang tuanya. Oleh sebab itu, pemahaman yang objektif dan benar sangat diperlukan agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah keluarga,” jelasnya.

Menutup rangkaian arahannya, Rahmawati menegaskan bahwa penanggulangan masalah stunting tidak akan pernah efektif jika hanya dibebankan kepada sektor kesehatan semata. Diperlukan orkestrasi kebijakan dan aksi kolaboratif lintas perangkat daerah yang terintegrasi dengan baik. Aspek pendukung lain seperti penyediaan sanitasi yang layak, jaminan akses terhadap air bersih, peningkatan kualitas pendidikan, penyediaan rumah yang layak huni, hingga sinergi antardinas terkait memegang peranan yang tidak kalah penting dalam menciptakan ekosistem lingkungan yang sehat bagi tumbuh kembang anak.

“Penanganan stunting bukan sekadar urusan medis atau tanggung jawab Dinas Kesehatan saja. Kita wajib bergandengan tangan dan bekerja secara sinergis bersama Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Sosial, serta seluruh perangkat daerah terkait lainnya,” pungkas Rahmawati.

Melalui momentum penyerahan bantuan gizi ini, TP-PKK Kaltara menaruh harapan besar agar tingkat kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya gizi masa kehamilan semakin meningkat tajam. Dengan demikian, cita-cita besar untuk mewujudkan generasi Kaltara yang sehat, berkualitas tinggi, dan bebas stunting dapat direalisasikan secara nyata.

  • Penulis: (/rfy/ dkisp- ADV/)
  • Editor: (/red/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • DPRD Bulungan Desak KIHI Serap Tenaga Kerja Lokal

    DPRD Bulungan Desak KIHI Serap Tenaga Kerja Lokal

    • 0Komentar

    BULUNGAN | BORNEO TERKINI – Kehadiran Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) di Tanah Kuning, Mangkupadi, Kabupaten Bulungan, tidak hanya diharapkan mendongkrak pertumbuhan ekonomi, tetapi juga wajib membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat lokal. Ketua DPRD Bulungan, Riyanto, menegaskan investasi berskala besar yang masuk harus memberikan dampak nyata dalam mengurangi angka pengangguran serta meningkatkan kesejahteraan warga […]

  • Seriusi Aspirasi! Pemkab Ogan Ilir Janji Panggil Perusahaan yang Diduga Langgar Aturan Ketenagakerjaan

    Seriusi Aspirasi! Pemkab Ogan Ilir Janji Panggil Perusahaan yang Diduga Langgar Aturan Ketenagakerjaan

    • 0Komentar

    OGAN ILIR | BORNEO TERKINI – Suasana aman dan kondusif mewarnai peringatan Hari Buruh Internasional di Kabupaten Ogan Ilir, Jumat (1/5/2026). Polres Ogan Ilir bersama Pemerintah Daerah menggelar dialog terbuka dengan Aliansi Buruh KASBI di Ruang Rapat Bupati, Tanjung Senai, sebagai wadah resmi penyaluran aspirasi. Sebelum dialog dimulai, sebanyak 70 orang buruh terlebih dahulu berkumpul […]

  • Dua Anggota DPRD Bulungan Dituduh Pukul Warga, Begini Klarifikasi Riyanto

    Dua Anggota DPRD Bulungan Dituduh Pukul Warga, Begini Klarifikasi Riyanto

    • 0Komentar

    BULUNGAN. Borneoterkini.co.id –  Ketua DPRD Kabupaten Bulungan, Riyanto, memberikan klarifikasi terkait dugaan keterlibatan dua anggotanya dalam insiden pemukulan terhadap seorang warga Tanjung Selor, Bulungan, di salah-satu kafe di Jalan Sengkawit Tanjung Selor. Berdasarkan investigasi dua anggota tersebut berinisial LB dan AHP memastikan bahwa keduanya tidak terlibat dalam aksi pemukulan, sebagaimana viral postingan di jagat maya […]

  • Kaltara Akselerasi Proyek Karbon Biru M4CR, Jaga Pesisir Sekaligus Dongkrak Ekonomi

    Kaltara Akselerasi Proyek Karbon Biru M4CR, Jaga Pesisir Sekaligus Dongkrak Ekonomi

    • 0Komentar

    KALTARA | BORNEO TERKINI – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berkomitmen mempercepat penyiapan proyek Mangrove for Coastal Resilience (M4CR). Inisiatif ini difokuskan sebagai langkah strategis untuk melestarikan ekosistem mangrove sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi masyarakat pesisir melalui pemanfaatan karbon biru (blue carbon). Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dengan Kementerian Koordinator Bidang […]

  • Perkuat Keamanan Nasional, Polda Sumsel Terima Kunjungan Sahli Panglima TNI

    Perkuat Keamanan Nasional, Polda Sumsel Terima Kunjungan Sahli Panglima TNI

    • 0Komentar

    PALEMBANG | BORNEO TERKINI – Polda Sumatera Selatan (Sumsel) terus memperkuat komitmen menjaga stabilitas keamanan nasional melalui sinergi lintas sektoral bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI). Hal ini ditandai dengan diterimanya kunjungan kerja Tim Staf Ahli (Sahli) Panglima TNI oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol, H. Sandi Nugroho, dalam rangka pengumpulan data strategis wilayah. Pertemuan berlangsung pada […]

  • Serahkan SK PPPK, Gubernur Zainal: Jaga Integritas

    Serahkan SK PPPK, Gubernur Zainal: Jaga Integritas

    • 0Komentar

    Kaltara. Borneoterkini.co.id – Penyerahan Surat Keputusan (SK) sebayak 408 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara. Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu tersebut digelar di Ruang Serbaguna Lantai 1 Gedung Gadis pada Selasa (23/12). Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh PPPK Paruh Waktu […]

expand_less