Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Gaya Hidup, Kuliner & Tren » Cegah Stunting Sejak Dini, TP-PKK Kaltara Salurkan Bantuan Gizi Strategis di Malinau

Cegah Stunting Sejak Dini, TP-PKK Kaltara Salurkan Bantuan Gizi Strategis di Malinau

  • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
  • visibility 94
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALINAU | BORNEO TERKINI – Komitmen kuat dalam menekan angka prevalensi stunting di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kembali ditegaskan melalui aksi nyata di lapangan. Pencegahan gagal tumbuh pada anak dinilai tidak cukup hanya ditangani setelah anak dilahirkan, melainkan wajib dimulai jauh sebelumnya, yakni sejak seorang ibu memasuki masa kehamilan.

Pesan penting tersebut mengemuka ketika Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kaltara, Hj. Rahmawati Zainal, hadir secara langsung untuk menyerahkan paket bantuan gizi bagi ibu hamil dan ibu melahirkan. Kegiatan sosial yang sarat makna ini dipusatkan di Gedung Sekretariat TP-PKK Kabupaten Malinau, Selasa (28/7).

Dalam arahannya di hadapan para pengurus PKK, kader Posyandu, serta masyarakat penerima manfaat, Rahmawati menekankan bahwa pemenuhan asupan nutrisi yang adekuat bagi kaum ibu merupakan bentuk investasi jangka panjang yang sangat krusial. Langkah ini diyakini menjadi fondasi utama dalam melahirkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, kompetitif, serta mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah di masa depan. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memandang pencegahan stunting sebagai tanggung jawab kolektif yang harus dipikul bersama.

“Melalui penyaluran bantuan gizi ini, kami sangat berharap kebutuhan nutrisi esensial bagi ibu hamil dan ibu yang baru melahirkan dapat tercukupi dengan baik, sehingga derajat kesehatan ibu dan bayi tetap terjaga secara optimal,” ujar Rahmawati penuh optimisme.

Lebih lanjut, istri orang nomor satu di Kaltara ini memberikan apresiasi tinggi kepada para kader PKK dan petugas Posyandu di akar rumput. Menurutnya, mereka memiliki posisi dan peran yang sangat strategis karena bersentuhan langsung secara emosional maupun fungsional dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Melalui agenda pendampingan yang intensif dan rutin, para kader di lini depan ini diharapkan mampu menjalankan fungsi edukasi secara masif. Edukasi tersebut mencakup pemahaman mendalam kepada setiap keluarga mengenai pentingnya penerapan prinsip gizi seimbang, penerapan pola asuh anak yang benar dan suportif, serta langkah-langkah preventif untuk menangkal stunting sejak dini.

Pada kesempatan yang sama, Rahmawati juga memberikan edukasi korektif kepada masyarakat agar tidak terjebak dalam stigma keliru di tengah masyarakat. Ia mengingatkan warga agar tidak serta-merta menghakimi atau menyimpulkan bahwa setiap anak yang memiliki postur tubuh pendek pasti mengalami stunting.

“Kondisi tubuh pendek belum tentu stunting, karena hal tersebut bisa saja dipengaruhi oleh faktor genetik atau keturunan dari orang tuanya. Oleh sebab itu, pemahaman yang objektif dan benar sangat diperlukan agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah keluarga,” jelasnya.

Menutup rangkaian arahannya, Rahmawati menegaskan bahwa penanggulangan masalah stunting tidak akan pernah efektif jika hanya dibebankan kepada sektor kesehatan semata. Diperlukan orkestrasi kebijakan dan aksi kolaboratif lintas perangkat daerah yang terintegrasi dengan baik. Aspek pendukung lain seperti penyediaan sanitasi yang layak, jaminan akses terhadap air bersih, peningkatan kualitas pendidikan, penyediaan rumah yang layak huni, hingga sinergi antardinas terkait memegang peranan yang tidak kalah penting dalam menciptakan ekosistem lingkungan yang sehat bagi tumbuh kembang anak.

“Penanganan stunting bukan sekadar urusan medis atau tanggung jawab Dinas Kesehatan saja. Kita wajib bergandengan tangan dan bekerja secara sinergis bersama Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Sosial, serta seluruh perangkat daerah terkait lainnya,” pungkas Rahmawati.

Melalui momentum penyerahan bantuan gizi ini, TP-PKK Kaltara menaruh harapan besar agar tingkat kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya gizi masa kehamilan semakin meningkat tajam. Dengan demikian, cita-cita besar untuk mewujudkan generasi Kaltara yang sehat, berkualitas tinggi, dan bebas stunting dapat direalisasikan secara nyata.

  • Penulis: (/rfy/ dkisp- ADV/)
  • Editor: (/red/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • Kebakaran Hebat Melanda Kantor Bupati Bulungan, Penyebab Belum Diketahui

    Kebakaran Hebat Melanda Kantor Bupati Bulungan, Penyebab Belum Diketahui

    • 0Komentar

    KALTARA | BORNEO TERKINI – Sebuah peristiwa kebakaran besar terjadi pada dini hari ini, tepatnya di wilayah Kalimantan Utara, yang menghanguskan gedung Kantor Bupati Bulungan. Kejadian yang mengagetkan warga setempat ini berlangsung pada tanggal 20 Mei 2006. Berdasarkan informasi yang dihimpun, api pertama kali terlihat berkobar di bagian gedung kantor tersebut pada waktu dini hari. […]

  • 60 Siswa Palembang Diberangkatkan ke OKI untuk MPLS Sekolah Rakyat

    60 Siswa Palembang Diberangkatkan ke OKI untuk MPLS Sekolah Rakyat

    • 0Komentar

    PALEMBANG | BORNEO TERKINI – Pemerintah Kota Palembang melepas keberangkatan 60 siswa untuk mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SMA) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Minggu (9/8/2026). Pelepasan peserta dilakukan di halaman Kantor Wali Kota Palembang. Program Sekolah Rakyat ini dirancang khusus bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera yang […]

  • Paripurna DPRD, Pemprov Kaltara Terima Opini WTP Ke-12 dari BPK

    Paripurna DPRD, Pemprov Kaltara Terima Opini WTP Ke-12 dari BPK

    • 0Komentar

    KALTARA | BORNEO TERKINI – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara kembali menerima predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK). Ini merupakan kali ke-12 secara berturut-turut capaian tersebut diperoleh, diserahkan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Senin 8 Juni 2026. Penyerahan dilakukan dalam Rapat ke-11 Masa Persidangan III Tahun 2026, […]

  • Krisis Ruang Kelas dan Kuota Belajar Jadi Sorotan Utama di Reses Dapil IV Palembang

    Krisis Ruang Kelas dan Kuota Belajar Jadi Sorotan Utama di Reses Dapil IV Palembang

    • 0Komentar

    PALEMBANG | BORNEO TERKINI – Kegiatan reses Anggota DPRD Kota Palembang Dapil IV yang meliputi wilayah Kecamatan Sako, Kalidoni, dan Sematang Borang digelar di Aula Kecamatan Sematang Borang, Kamis (23/4/2026). Forum yang mempertemukan legislator dengan para kepala sekolah ini mengungkap kondisi “darurat daya tampung” pendidikan, sekaligus memicu kemarahan dewan terkait keterwakilan instansi teknis. Dalam pertemuan tersebut, […]

  • Gerobak Motor BAZNAS dan Bantuan Rumah Layak Huni

    Gerobak Motor BAZNAS dan Bantuan Rumah Layak Huni

    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id – Sebanyak 18 unit gerobak motor dan bantuan Rumah Layak Huni penerima manfaat dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Berau diserahkan langsung secara sibolis oleh Bupati Berau kepada masyarakat. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Berau terus memberikan perhatian penuh serta kemudahan kepada para pelaku UMKM. Penyerahan bantuan […]

  • Dorong Transformasi Desa Mandiri, Edward Candra Tekankan Sinergi Lintas Sektor

    Dorong Transformasi Desa Mandiri, Edward Candra Tekankan Sinergi Lintas Sektor

    • 0Komentar

    PALEMBANG | BORNOE TERKINI – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H. Edward Candra, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) untuk urusan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Senin (27/04/2026). Dalam kesempatan tersebut, Edward Candra menyampaikan bahwa saat ini Sumsel memiliki 2.853 desa. Dari jumlah tersebut, sekitar 18,9 persen telah masuk kategori desa […]

expand_less