Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis & Ekonomi » Pemprov Kaltara Dorong Ekonomi dan Konservasi Mangrove di Sekatak Buji Melalui FP VI

Pemprov Kaltara Dorong Ekonomi dan Konservasi Mangrove di Sekatak Buji Melalui FP VI

  • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
  • visibility 218
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALTARA | BORNEO TERKINI – Masyarakat Desa Sekatak Buji, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, ditempatkan sebagai aktor utama dalam pengelolaan dan pelestarian ekosistem mangrove melalui Forest Programme (FP) VI. Program ini digulirkan untuk menyelaraskan konservasi lingkungan dengan peningkatan kesejahteraan ekonomi warga secara berkelanjutan. Hal ini diungkapkan oleh Deputy Chief Technical Advisor (DCTA) FP VI, M. Khairul Rizal, saat pelaksanaan program di Desa Sekatak Buji, Kamis (30/7/26).

“FP VI dirancang untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Pelestarian mangrove harus berjalan seiring dengan peningkatan ekonomi warga melalui pemanfaatan sumber daya alam yang bertanggung jawab,” ujar Khairul Rizal.

Dalam pelaksanaannya, program ini menerapkan pendekatan Free, Prior and Informed Consent (FPIC/PADIATAPA) dan Participatory Land Use Planning (PLUP). Pendekatan tersebut memberikan ruang penuh bagi masyarakat untuk menentukan arah pengelolaan wilayah berdasarkan adat, budaya, dan pengetahuan lokal.

Selain fokus pada konservasi dan rehabilitasi, FP VI juga menghadirkan sejumlah program pemberdayaan strategis. Di antaranya meliputi pelatihan ekonomi produktif, penguatan kelompok usaha berbasis mangrove, serta penguatan kelembagaan desa.

Khairul Rizal mencontohkan, pengembangan usaha ekonomi masyarakat harus bertumpu pada potensi riil desa, seperti sektor budidaya udang. Dengan membaiknya ekosistem mangrove, populasi udang diharapkan meningkat sehingga kebutuhan bahan baku dapat dipenuhi dari produksi lokal tanpa mendatangkan dari luar daerah.

Sementara itu, dalam aspek tata kelola, program ini memperkuat peran Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) sebagai mitra utama, sementara masyarakat bertindak sebagai pelaksana lapangan. Sinergi ini juga diwujudkan melalui pembentukan regulasi desa, patroli mangrove berbasis masyarakat, serta sinkronisasi pembangunan desa dengan pemerintah daerah.

Khairul Rizal menegaskan, seluruh pelaksanaan kegiatan dan penggunaan anggaran dilakukan secara transparan dan akuntabel sesuai standar yang berlaku agar tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Sekatak Buji.

Sebagai informasi, Forest Programme VI didanai melalui hibah senilai 20 juta Euro. Program ini merupakan bentuk kerja sama internasional antara lembaga donor KfW, Kementerian Keuangan RI selaku penerima hibah, dan Kementerian Kehutanan RI sebagai  executing agency.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Desa Sekatak Buji diproyeksikan menjadi model percontohan nasional dalam pengelolaan ekosistem mangrove berkelanjutan yang mengedepankan partisipasi aktif masyarakat dan kearifan lokal.

  • Penulis: (/rfy/ dkisp- ADV/)
  • Editor: (/red/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • Ketua DPRD Berau Kritik Keras Rencana WFH ASN Setiap Jumat Khawatir Ganggu Layanan Publik

    Ketua DPRD Berau Kritik Keras Rencana WFH ASN Setiap Jumat: Khawatir Ganggu Layanan Publik

    • 0Komentar

    BERAU | BORNEO TERKINI – Rencana Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menerapkan sistem Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat menuai kritik tajam dari Ketua DPRD Kabupaten Berau, Dedy Okto Nooryanto. Menurutnya, kebijakan tersebut berpotensi merusak ritme pelayanan publik dan menurunkan kinerja aparatur di daerah. Dalam pernyataannya, Dedy menegaskan bahwa […]

  • Proyek Deepwater Development Kaltim Dikelolah Perusahaan Italia, Target Produksi Gas 2027

    Proyek Deepwater Development Kaltim Dikelolah Perusahaan Italia, Target Produksi Gas 2027

    • 0Komentar

    BALIKPAPAN.  Borneoterkini.co.id – Proyek Deepwater Development (IDD) atau produksi gas laut dalam milik Indonesia berada di Kalimantan Timur (Kaltim) kini dikelola perusahaan energi raksasa asal Italia. IDD yang terletak di perairan cekungan Kutai dengan kedalaman mencapai 2.000 meter, proyek ini menjadi salah satu investasi migas terbesar yang dijalankan oleh pihak internasional di wilayah Indonesia. Perusahaan […]

  • Paripurna Ke-2 Masa Persidangan II Tahun 2026

    Paripurna Ke-2 Masa Persidangan II Tahun 2026

    • 0Komentar

    KALTARA. Borneoterkini.co.id –  DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar rapat paripurna ke – 2 Masa Persidangan II Tahun 2026 bertempat di Ruang Rapat DPRD pada hari Selasa (20/01). Rapat tersebut membahas sejumlah Ranperda yang telah dilakukan proses penyusunan dan pembahasan sebelumnya. Dalam rapat tersebut, mengagendakan 2 kegiatan, yaitu 1. Persetujuan Bersama Atas Rancangan Peraturan Daerah Provinsi […]

  • Hilang Dua Hari, Staff Foreman Pompa PT SBE Ditemukan Tak Bernyawa

    Hilang Dua Hari, Staff Foreman Pompa PT SBE Ditemukan Tak Bernyawa

    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id – Dua hari pencarian tanpa henti sejak diilaporkan hilang, Selasa (21/10/2025) sekitar pukul 12.15 WITA. Setyo Budi Jtomo (43) yang bekerja di tambang PT Supra Bara Energi (SBE) Berau, sebagai staff foreman pompa, akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di kolam tambang Pit 59 Pegat Bukur, pada Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 12.15 WITA. […]

  • 64 Pengurus IDCA Sumsel Dilantik, Targetkan Marching Band Merata di Seluruh Daerah

    64 Pengurus IDCA Sumsel Dilantik, Targetkan Marching Band Merata di Seluruh Daerah

    • 0Komentar

    PALEMBANG | BORNEO TERKINI – Sebanyak 64 pengurus Indonesia Drum Corps Association (IDCA) tingkat Provinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten/Kota se-Sumsel resmi dilantik dalam acara yang berlangsung khidmat di Gedung DPRD Kota Palembang, Sabtu (02/05/2026). Pelantikan ini menjadi langkah strategis organisasi untuk memperluas pembinaan generasi muda di bidang drum corps dan marching band hingga ke pelosok […]

  • DPRD Kaltara Kawal Transparansi Harga TBS Sawit, Targetkan Tata Niaga yang Adil

    DPRD Kaltara Kawal Transparansi Harga TBS Sawit, Targetkan Tata Niaga yang Adil

    • 0Komentar

    KALTARA | BORNEO TERKINI – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) berkomitmen penuh mengawal transparansi formula penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di lapangan. Pengawasan ketat disiapkan demi menciptakan tata niaga yang adil sekaligus menyelaraskan regulasi yang menguntungkan petani lokal serta pihak perusahaan. Sikap parlemen mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di […]

expand_less