Peringati Milad ke-94, Pemkab Malinau Ajak Pemuda Muhammadiyah Bersinergi Bangun Daerah
- account_circle (/Adv/)
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 46
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MALINAU | BORNEO TERKINI – Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.Si., mewakili Bupati Wempi W Mawa, S.E., M.H., menghadiri peringatan Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah. Acara berlangsung di Sentral UMKM Desa Malinau Kota, Kecamatan Malinau Kota, Sabtu (2/5/2026). Kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata dukungan dan apresiasi terhadap peran strategis organisasi kepemudaan dalam membangun karakter bangsa dan memajukan daerah.
Dalam sambutannya, Jakaria menegaskan bahwa organisasi yang lahir pada tahun 1932 ini memiliki sejarah panjang dan peran yang sangat vital dalam mencetak generasi berkualitas. Pemuda Muhammadiyah tidak hanya dipandang sebagai wadah kegiatan keagamaan semata, melainkan institusi yang memiliki misi mulia dalam membentuk kader-kader unggulan. Kader tersebut diharapkan siap memimpin, baik untuk kepentingan persyarikatan, umat, maupun kemajuan bangsa Indonesia di masa depan.
“Kader umat harus berkomitmen melayani masyarakat dan menjadi pelopor amar ma’ruf nahi mungkar. Sedangkan kader bangsa harus siap terjun dalam pembangunan dan kepemimpinan demi kemajuan Indonesia,” jelas Jakaria.
Pernyataan ini menyoroti pentingnya keseimbangan peran yang harus diemban oleh generasi muda saat ini. Di satu sisi, mereka harus menjaga nilai-nilai moral dan etika sebagai landasan kehidupan bermasyarakat yang harmonis. Di sisi lain, mereka juga dituntut untuk memiliki kompetensi, wawasan luas, dan keberanian untuk terlibat langsung dalam dinamika pemerintahan serta pembangunan. Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton, melainkan harus menjadi aktor utama yang membawa perubahan positif dan solutif terhadap berbagai tantangan zaman.
Lebih jauh, ia menyebut momen peringatan ini penting untuk memperkokoh soliditas organisasi serta memaksimalkan peran pemuda sebagai agen perubahan. Kekompakan, persatuan, dan kesatuan visi menjadi kunci utama agar organisasi dapat terus eksis, relevan, dan memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat yang terus berkembang. Momentum ini juga menjadi ajang refleksi, silaturahmi, dan evaluasi agar langkah ke depan semakin terarah, profesional, dan berdampak luas bagi kesejahteraan bersama.
Pada kesempatan yang sama, Jakaria juga memaparkan sejumlah program prioritas Pemerintah Kabupaten Malinau periode 2025–2029 yang secara khusus menyasar generasi muda. Pemerintah daerah menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui berbagai inovasi kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan anak muda.
Di antaranya adalah Program Wajib Belajar untuk memastikan akses pendidikan merata ke seluruh wilayah, Program Desa Sarjana yang bertujuan mencetak intelektual muda di setiap desa, serta Program Milenial Mandiri yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi dan kewirausahaan. Melalui program-program ini, diharapkan kualitas pemuda Malinau semakin meningkat dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
“Kami berharap Pemuda Muhammadiyah dapat mengambil manfaat dari program ini. Pemuda harus menjadi motor penggerak percepatan pembangunan daerah,” tandasnya.
Harapan ini disampaikan agar para kader organisasi tidak hanya aktif secara sosial dan keagamaan, tetapi juga tanggap serta memanfaatkan peluang yang ada melalui program-program strategis daerah. Sinergi yang kuat antara semangat organisasi dan kebijakan pemerintah diharapkan dapat menghasilkan output yang maksimal bagi kemajuan Malinau.
Peringatan milad dengan tema “Bertumbuh dan Mengakar untuk Indonesia Raya” ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan positif yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari lomba mewarnai untuk anak-anak, layanan kesehatan gratis bagi warga kurang mampu, hingga kegiatan jalan sehat yang diikuti oleh ratusan peserta dengan antusias. Kegiatan ini tidak hanya mempererat tali persaudaraan, tetapi juga menunjukkan bahwa organisasi kepemudaan hadir memberikan manfaat nyata dan kebermanfaatan bagi lingkungan sekitar.
- Penulis: (/Adv/)
- Editor: (/ski */)







Saat ini belum ada komentar