Musrenbang Teluk Bayur, Sejarah dan UMKM jadi Andalan
- calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
- visibility 107
- comment 0 komentar
- print Cetak

Musrenbang di Pendopo Kecamatan Teluk Bayur, Sabtu (7/2/2026), dipimpin langsung Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. BORNEO TERKINI/Foto PKopim
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BERAU. Borneoterkini.co.id – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 dengan penyusunan RKPD 2027 menghasilkan sebanyak 525 usulan program, dari dua kelurahan dan empat kampung. Dari total 525 usulan, rinciannya meliputi: Kelurahan Rinding: 190 usulan, Kelurahan Teluk Bayur: 131 usulan, Kampung Labanan Jaya: 28 usulan, Kampung Labanan Makarti: 41 usulan, Kampung Labanan Makmur: 99 usulan.
Musrenbang yang diadakan di Pendopo Kecamatan Teluk Bayur, Sabtu (7/2/2026), dipimpin langsung Bupati Berau Sri Juniarsih Mas.
Camat Teluk Bayur, Edi Baskoro, dalam laporannya menyampaikan bahwa Musrenbang menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung sehingga pembangunan dapat lebih tepat sasaran di wilayah Kecamatan Teluk Bayur.
Teluk Bayur memiliki nilai historis yang kuat dan terus dibenahi agar dapat menjadi ikon wisata sejarah sekaligus potensi ekonomi baru. Upaya tersebut antara lain melalui pembangunan gapura kawasan kota tua, penataan kota tua, renovasi museum batu bara, serta pembentukan tim pengelola wisata kota tua yang diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Kampung (PAK).
Selain sektor pariwisata sejarah, pihak kecamatan juga mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui UMKM Center serta pengembangan usaha lokal seperti batik Labanan Makmur, rumah coklat, dan produk kerajinan lainnya.
- Penulis: (/*/P, kopim/)
- Editor: (/redakdtur/)



Saat ini belum ada komentar