Wagub Buka Benuanta Economic Forum 2026, Perkuat Sinergi Hadapi Tantangan Global
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 72
- comment 0 komentar
- print Cetak

Benuanta Economic Forum (BEF) 2026 di Aula Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (4/8/26). ( BORNEO TERKINI / Foto: Istimewa )
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ingkong menjelaskan, perang tarif dagang, gangguan rantai pasok global, dan ketidakpastian geopolitik menjadi tantangan yang turut memengaruhi perekonomian nasional maupun daerah. Meski demikian, Kaltara dinilai memiliki peluang besar berkat posisinya sebagai provinsi perbatasan yang strategis.
Menurutnya, peluang tersebut harus dimanfaatkan melalui penguatan hilirisasi sektor unggulan, pengembangan industri berbasis sumber daya alam dan energi hijau, serta pembangunan ekosistem ekonomi digital yang inklusif. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui pembangunan infrastruktur konektivitas, penguatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), percepatan pembangunan Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) Tanah Kuning–Mangkupadi, serta perluasan kerja sama regional dan internasional guna menarik investasi produktif.
Di akhir sambutannya, Ingkong berharap laporan perekonomian Kaltara yang diseminasi dalam forum tersebut dapat dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan kebijakan. Ia juga mendorong optimalisasi penggunaan website Neraca Pangan Kaltara “Siap SiGapKU” untuk mendukung pengendalian inflasi dan ketahanan pangan daerah.
“Mari kita bersinergi membangun Kalimantan Utara agar semakin maju, makmur dan terus tumbuh secara berkelanjutan,” pungkasnya.
- Penulis: (/dkisp/rfy/)
- Editor: (/red/)








Saat ini belum ada komentar