Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Pemprov Percepat Penanganan Perbatasan, Fokus Jaga Akses Tetap Fungsional

Pemprov Percepat Penanganan Perbatasan, Fokus Jaga Akses Tetap Fungsional

  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALTARA | BORNEO TERKINI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) memastikan penanganan jalan di perbatasan terus dilakukan.

Kepala DPUPR Perkim Kaltara, Helmi mengatakan, kegiatan pembangunan di wilayah perbatasan seperti di Krayan itu sudah diproses. Bahkan penanganan yang dilakukan secara bertahap telah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir.

“Seperti di tahun 2025 itu, kita telah memprogramkan beberapa kegiatan pembangunan jalan di perbatasan khususnya Kecamatan Krayan Selatan dan Induk dengan total kurang lebih Rp30 M melalui DAU (dana alokasi umum) bidang infrastruktur senilai Rp160 miliar dan DAK (Dana Alokasi Khusus) sebesar Rp40 miliar, tetapi telah dipotong oleh pemerintah pusat sehingga kegiatan tersebut ikut hilang,” ujarnya di Tanjung Selor, Selasa (21/7).

Kemudian, saat audiensi gubernur seluruh Indonesia dengan Menteri Keuangan (Menkeu) di Jakarta pada tahun 2025 lalu, Gubernur Kaltara juga berhasil meyakinkan Menkeu Purbaya sehingga wilayah Krayan mendapatkan ‘suntikan’ dana Rp150 miliar.

Semua anggaran tersebut sebesar Rp150 miliar diarahkan ke jalan lingkar Krayan, dimana secara bertahap dianggarkan Rp50 miliar tiap tahunnya melalui IJD yang pelaksanaannya dan pembiayaannya adalah BPJN Kaltara (Kementerian PU). Di mana pada tahun 2025 dilakukan kontrak tahun jamak (multiyears) 2025/2026. Anggaran tersebut tidak masuk dalam batang tubuh anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Provinsi Kaltara.

Di BPJN penanganannya harus sampai aspal. Hal ini yang kemudian membuat dilema di pemerintah daerah, karena seperti yang tahun 2025 dikerjakan dengan anggaran multiyears sebesar Rp50 miliar itu hanya mampu menyelesaikan sekitar 3 kilometer.

“Kami dari PU sudah berulang kali menyampaikan kalau bisa fokus fungsional saja dulu. Jadi bukan target harus aspal, tapi cukup sampai perkerasan saja dulu agar jalan yang tertangani bisa panjang,” ungkap Helmi.

Helmi juga mengatakan bahwa dalam pihaknya sudah bersurat ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk meminta waktu bertemu membahas permasalahan jalan di wilayah perbatasan Kaltara ini.

“Pada Kamis (23/7) nanti kita akan ke Kementerian PU untuk membahas itu, bahwa masyarakat di Krayan pada khususnya dan masyarakat perbatasan pada umumnya, itu berharap konstruksi jalan di perbatasan itu cukup sampai perkerasan saja dulu,” tegasnya.

Senilai anggaran Rp150 miliar yang dijanjikan Menkeu Purbaya untuk penanganan jalan di Krayan itu sudah cukup untuk membantu masyarakat walaupun dengan permukaan perkerasan aggregat.

“Ini yang nanti kita mau minta di Kementerian PU bahwa kegiatan lanjutan cukup sampai perkerasan saja. Kita minta fungsional jalannya, itu yang penting,” jelasnya.

Untuk itu diketahui, dalam lima tahun terakhir Pemprov Kaltara telah menggelontorkan total anggaran sebesar Rp79,39 miliar untuk penanganan wilayah perbatasan provinsi ke-34 Indonesia ini. Dari total anggaran itu terperinci Rp30,51 miliar di tahun 2021, kemudian Rp15,02 miliar tahun 2022, Rp5 miliar di tahun 2023, Rp22,35 miliar tahun 2024 serta Rp6,5 miliar tahun 2025.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kaltara, Bertius, menyampaikan bahwa dari dua kabupaten perbatasan, yakni Malinau dan Nunukan, terdapat 22 kecamatan yang menjadi perhatian pemerintah untuk dilakukan intervensi pembangunan sesuai kebutuhan dasar masyarakat.

“Pemprov Kaltara berkomitmen terus mengupayakan intervensi kebutuhan dasar masyarakat di kawasan perbatasan, meskipun pemenuhannya belum dapat dilakukan secara menyeluruh,” kata Bertius.

Bertius menjelaskan bahwa secara regulasi pembangunan kawasan perbatasan merupakan kewenangan pemerintah pusat. Namun, pelaksanaannya memerlukan dukungan dan kolaborasi pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten tempat wilayah perbatasan berada.

Menurutnya, Gubernur Kaltara, H. Zainal A. Paliwang, terus memfasilitasi koordinasi lintas pemerintahan melalui rapat koordinasi dan kunjungan lapangan bersama pemerintah pusat ke wilayah Krayan dan Apau Kayan.

“Komitmen inilah yang mendapat apresiasi Indonesia Public Service Excellence Award (IPSEA) 2026,” ujarnya.

Bertius menegaskan bahwa komitmen pembangunan perbatasan telah tertuang dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltara 2025–2029 dan telah diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Ia menambahkan bahwa tantangan utama saat ini adalah tingginya ketergantungan fiskal daerah terhadap Transfer ke Daerah (TKD) yang mencapai sekitar 80 persen, sehingga diperlukan strategi pembiayaan yang mengedepankan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.

Sejumlah usulan dan akses pendanaan dari kementerian terkait juga terus diupayakan untuk mempercepat pembangunan kawasan perbatasan.

“Perbatasan yang kita hadapi adalah persoalan aksesibilitas dan pelayanan dasar. Kebutuhan pokok masyarakat menjadi prioritas yang terus didorong oleh Pak Gubernur untuk dilaksanakan,” tuntas Bertius.

  • Penulis: (/dkisp-ADV/rfy/)
  • Editor: (/red/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • Ketua DPRD Bulungan Minta Pemkab Perhatikan Fasilitas Kesehatan di Pelosok, Pemkab Sudah Jadi Prioritas

    Ketua DPRD Bulungan Minta Pemkab Perhatikan Fasilitas Kesehatan di Pelosok, Pemkab: Sudah Jadi Prioritas

    • 0Komentar

    BULUNGAN | BORNEO TERKINI – Ketua DPRD Kabupaten Bulungan, Riyanto, meminta Pemerintah Kabupaten Bulungan terus meningkatkan dan memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah pelosok. Riyanto menegaskan, peningkatan pelayanan kesehatan harus dilakukan secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Bulungan tanpa terkecuali. Perhatian pemerintah tidak boleh hanya difokuskan pada fasilitas kesehatan di […]

  • PWNU Latih Kader Siap Hadapi Perubahan Sosial dan Teknologi

    PWNU Latih Kader Siap Hadapi Perubahan Sosial dan Teknologi

    • 1Komentar

    SUMSEL | BORNEO TERKINI – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama lewat Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia menggelar pendidikan dasar dan kader penggerak angkatan II pada 29 hingga 31 Mei 2026 untuk membekali 130 peserta dengan wawasan kebangsaan dan kemampuan sosial yang mumpuni. Peserta merupakan utusan dari berbagai lembaga, badan otonom, hingga perwakilan cabang yang […]

  • Jembatan Merah Putih Diresmikan Kapolres Berau, Ridho: Meski Sederhana Manfaatnya Signifikan untuk Masyarakat

    Jembatan Merah Putih Diresmikan Kapolres Berau, Ridho: Meski Sederhana Manfaatnya Signifikan untuk Masyarakat

    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id – Kapolres Berau, AKBP Ridho Tri Putranto, mengatakan program revitalisasi jembatan yang telah rampung merupakan bagian dari upaya untuk mendukung program pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Dengan melalui kolaborasi kerja sama antara kepolisian, pemerintah setempat, dan warga sekitar. “Walaupun jembatan sederhana dibagun tidak terlalu besar secara fisik, namun manfaatnya sangat signifikan untuk […]

  • Wabup Gamalis Tinjau Banjir di Segah dan Menyiapkan Bantuan

    Wabup Gamalis Tinjau Banjir di Segah dan Menyiapkan Bantuan

    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id –  Wabup Berau Gamalis tinjau banjir di Kampung Gunung Sari, salah satu wilayah yang terdampak cukup parah. di Kecamatan Segah, Selasa (9/12/2025). Banjir yang terjadi di Segah merupakan dampak luapan Sungai Segah akibat intensitas hujan yang tinggi selama beberapa hari terakhir. Kondisi bertambah parah lantaran pasang air laut, sehingga debit air meningkat dan […]

  • KSMI Ogan Ilir Targetkan Atlet Berbakat

    KSMI Ogan Ilir Targetkan Atlet Berbakat

    • 0Komentar

    OGAN ILIR | BORNEO TERKINI – Kepengurusan Komunitas Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Kabupaten Ogan Ilir resmi dilantik di Lapangan Sepak Bola Caram Seguguk, Kecamatan Tanjung Senai, Kabupaten Ogan Ilir, Jumat (08/05/2026). Sebanyak hampir 50 orang dilantik menjadi pengurus, dan momen ini diharapkan menjadi langkah awal memajukan olahraga mini soccer di daerah tersebut, sekaligus mencetak atlet […]

  • Ketua DPRD Kaltara, H. Achmad Djufrie: Ingatkan Pelantikan Harus Dorong Kemajuan Daerah

    Ketua DPRD Kaltara, H. Achmad Djufrie: Ingatkan Pelantikan Harus Dorong Kemajuan Daerah

    • 0Komentar

    KALTARA | BORNEO TERKINI – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menggelar kegiatan pelantikan, pengukuhan, serta pengambilan sumpah dan janji jabatan bagi Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dan Pejabat Fungsional lingkup Pemprov Kaltara. Kegiatan resmi dipimpin langsung Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., berlangsung di Ruang Serbaguna Gedung Gadis, pada Kamis (11/6/2026). Dalam […]

expand_less