Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis & Ekonomi » Gubernur Dorong Koperasi Sawit Rakyat Lebih Profesional

Gubernur Dorong Koperasi Sawit Rakyat Lebih Profesional

  • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
  • visibility 75
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALTARA | BORNEO TERKINI – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A. Paliwang, membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Koperasi Kelapa Sawit Rakyat yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kaltara di Hotel Pangeran Khar, Selasa (28/7/26).

Dalam sambutannya, Zainal mengapresiasi Apkasindo Kaltara atas inisiatif pelatihan tersebut. Ia berharap kegiatan ini mampu memperkuat kelembagaan koperasi agar dikelola secara profesional, modern, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi para anggotanya.

“Kami berharap pelatihan ini menjadi momentum memperkuat kapasitas koperasi kelapa sawit rakyat sehingga mampu menjadi organisasi yang profesional, modern, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya,” ujar Zainal.

Zainal menuturkan, kelapa sawit merupakan komoditas unggulan yang berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Kaltara. Koperasi dinilai memiliki peran strategis untuk memperkuat ekonomi petani, meningkatkan kesejahteraan, serta menjembatani kemitraan antara petani, dunia usaha, dan pemerintah.

Kendati demikian, Zainal mengakui masih banyak koperasi yang menghadapi tantangan, mulai dari tata kelola organisasi yang belum optimal, administrasi dan legalitas yang belum tertib, pengelolaan keuangan yang kurang akuntabel, hingga keterbatasan adopsi teknologi digital.
Oleh karena itu, ia meminta para peserta memanfaatkan pelatihan ini secara maksimal untuk menyerap pengetahuan dan menerapkannya di daerah masing-masing. Terlebih, industri kelapa sawit memiliki prospek luas, termasuk untuk mendukung program biodiesel B50 serta berbagai kebutuhan energi dan industri lainnya.

Zainal menegaskan, ke depan koperasi tidak boleh hanya berfungsi sebagai tempat penampungan hasil panen petani. Koperasi harus mampu memperkuat rantai pasok, meningkatkan produktivitas, membangun kemitraan industri, serta mengembangkan produk turunan kelapa sawit.

“Semoga melalui kegiatan ini lahir koperasi-koperasi kelapa sawit rakyat yang semakin profesional, mandiri, adaptif terhadap teknologi, serta mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan mendorong pertumbuhan ekonomi Kaltara yang berkelanjutan,” pungkasnya.

  • Penulis: (/rfy/ dkisp- ADV/)
  • Editor: (/red/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • Cegah Stunting Sejak Kehamilan

    Cegah Stunting Sejak Dini, TP-PKK Kaltara Salurkan Bantuan Gizi Strategis di Malinau

    • 0Komentar

    MALINAU | BORNEO TERKINI – Komitmen kuat dalam menekan angka prevalensi stunting di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kembali ditegaskan melalui aksi nyata di lapangan. Pencegahan gagal tumbuh pada anak dinilai tidak cukup hanya ditangani setelah anak dilahirkan, melainkan wajib dimulai jauh sebelumnya, yakni sejak seorang ibu memasuki masa kehamilan. Pesan penting tersebut mengemuka ketika Ketua […]

  • Tiga Bangunan Terbakar di Berau, 8 Orang Terdampak

    Tiga Bangunan Terbakar di Berau, 8 Orang Terdampak

    • 0Komentar

    BERAU | BORNEO TERKINI – Tiga bangunan di Jalan Milono, Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, ludes terbakar pada Kamis (6/8/2026) pagi. Peristiwa di kawasan permukiman padat penduduk ini menghanguskan dua ruko dan satu rumah tinggal, serta berdampak pada tiga kepala keluarga atau total delapan jiwa. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau, […]

  • Kuliner Teras Janantara Dongkrak Aktivitas Ekonomi Lokal

    Kuliner Teras Janantara Dongkrak Aktivitas Ekonomi Lokal

    • 0Komentar

    PALEMBANG | BORNEO TERKINI – PT Pusri Palembang melalui Rumah BUMN Sumatera Selatan secara resmi membuka kawasan kuliner bernama Teras Jajanan Nusantara atau Teras Janantara, di halaman Kantor Rumah BUMN Sumsel, Jl. Urip Sumoharjo, Kompleks Pusri Sekojo No. 5 Palembang. Kawasan ini sudah beroperasi sejak awal tahun 2026 dan diresmikan pada Rabu (24/6/2026) Sebagai langkah […]

  • Bupati dan Ketua DPRD Bulungan Resmi Tandatangani KUA PPAS Perubahan APBD 2026 dan APBD 2027

    Bupati dan Ketua DPRD Bulungan Resmi Tandatangani KUA PPAS Perubahan APBD 2026 dan APBD 2027

    • 0Komentar

    BULUNGAN | BORNEO TERKINI – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulungan, H. Riyanto, bersama Bupati Bulungan, Syarwani, secara resmi menandatangani Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026, serta KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2027. Penandatanganan ini berlangsung dalam Rapat Paripurna […]

  • Sosialisasi Perda, Arming Temui Warga RT 17 dan 19 Nunukan Tengah

    Sosialisasi Perda, Arming Temui Warga RT 17 dan 19 Nunukan Tengah

    • 0Komentar

    NUNUKAN | BORNEO TERKINI – Untuk mendekatkan aturan daerah ke lapisan masyarakat, Anggota DPRD Kalimantan Utara Arming, SH menggelar pertemuan khusus di dua lingkungan warga di Nunukan Tengah. Kegiatan ini bertujuan agar setiap Perda yang telah disahkan tidak hanya menjadi dokumen tertulis, tetapi juga dikenal dan dipahami oleh masyarakat yang merasakan dampaknya. Pada hari pertama, […]

  • PT. JGI Diduga Langgar Kesepakatan Sewa Dump Truck Angkut Batu Bara, Sejumlah Sopir Alami Kerugian Finansial

    PT. JGI Diduga Langgar Kesepakatan Sewa Dump Truck Angkut Batu Bara, Sejumlah Sopir Alami Kerugian Finansial

    • 0Komentar

    KUTIM. Borneoterkini.co.id – Sejumlah sopir yang menyewakan dump truck kepada PT Jayakhisma Globe Indonesia (JGI ) mengklaim perusahaan tersebut diduga melanggar kesepakatan sewa untuk pengangkutan batu bara. PT JGI, perusahaan pertambangan batu bara yang beroperasi di Blok Tambang Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur. Dalam kasus ini, tidak hanya membuat pemilik kendaraan mengalami kerugian finansial yang tidak […]

expand_less