Mobil Dinas Gubernur Kaltim Rp 8,5 Miliar jadi Sorotan Publik, Rudy Mas’ud: Saya Akan Mengembalikannya
- account_circle (*/Wijaya)
- calendar_month 22 jam yang lalu
- visibility 126
- comment 0 komentar
- print Cetak

Range Rover 3.0 LWB seharga Rp 8,5 miliar Mobil dinas Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud. BORNEO TERKINI/Foto *Wijaya.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Gubernur mencermati masukan dari Kemendagri, KPK, dan BPK. Beliau juga mendengar langsung kegelisahan tokoh masyarakat dan tokoh agama. Sebagai pemimpin yang memegang teguh amanah, beliau memilih untuk mengutamakan harmoni dan kepercayaan publik di atas fasilitas jabatan,” ujar Faisal di Samarinda seperti dilansir Antara, Minggu, 1 Maret 2025.
Faisal, menjaleskan bahwa mobil dinas jenis Range Rover 3.0 LWB Autobiography PHEV P460e senilai Rp8,49 miliar tersebut baru saja melewati proses serah terima pada 20 November 2025 kemarin. Meski demikian, Faisal memastikan kendaraan itu sama sekali belum sempat digunakan di Kalimantan Timur. Dan Unitnya masih berada di Kantor Badan Penghubung Kaltim di Jakarta.
“Jadi, mumpung belum sama sekali digunakan untuk operasional, Gub, Rudi Mas’ud memerintahkan KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) dan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) untuk segera memproses pengembaliannya,” sambung Faisal.
Proses administrasi pembatalan telah berjalan sejak Jumat pekan lalu ke pihak penyedia CV Afisera di Samarinda. Berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku, dana sebesar Rp8.499.936.000 wajib disetorkan kembali oleh penyedia ke kas daerah dalam waktu maksimal 14 hari setelah unit diterima kembali.
Langkah ini diharapkan Pemerintah Pemprov Kaltim Gub Rudy Mas’ud dapat mengakhiri polemik masyarakat yang sempat memanas di ruang publik. Sebagai konsekuensinya, Rudy Mas’ud akan kembali menggunakan kendaraan pribadinya untuk menunjang aktivitas kedinasan sebagai orang nomor satu di Kaltim.
Keputusan yang berlaki dengan adalah bukti nyata komitmen Pemprov Kaltim terhadap prinsip Good Governance.
“Gubernur. Rrudy Mas’ud menyampaikannya terima kasih atas kritik konstruktif dari masyarakat. Bagi beliau, menjaga integritas dan kebersamaan jauh lebih berharga daripada fasilitas mewah,” ungkap Faisal.
- Penulis: (*/Wijaya)

Saat ini belum ada komentar