Polres Ogan Ilir Soroti Reformasi Lembaga dan Tantangan Keamanan Era Digital
- account_circle (/Ams/)
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 18
- comment 0 komentar
- print Cetak

Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati Kepolisian Resor (Polres) Ogan Ilir di Lapangan Apel Mapolres Ogan Ilir, Rabu (1/7/2026). BORNEO TERKINI/Foto: Ahmad Safe'i
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Saat membacakan amanat tertulis Presiden Republik Indonesia, Kapolres menekankan bahwa di usia yang ke-80 dengan tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, institusi kepolisian dituntut untuk terus meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan integritas. Pelayanan publik yang prima harus menjadi ujung tombak utama dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.
Lebih lanjut, poin krusial yang ditekankan adalah kesiapan Polri dalam menghadapi dinamika global, terutama tantangan keamanan di era digital. Hal ini memerlukan percepatan reformasi internal, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi informasi yang tepat guna. Penguatan komunikasi publik juga dinilai vital untuk menjaga kepercayaan masyarakat sebagai modal utama dalam menjalankan tugas kepolisian.
Rangkaian kegiatan yang berjalan dengan disiplin tinggi ini diisi dengan pengucapan Tribrata dan penghormatan pasukan, sebelum akhirnya ditutup pada pukul 08.50 WIB dalam situasi yang aman dan kondusif. Langkah ke depan bagi seluruh insan Bhayangkara di Ogan Ilir kini berfokus pada implementasi nyata di lapangan demi mewujudkan situasi kamtibmas yang stabil.
- Penulis: (/Ams/)
- Editor: (/Red/)







Saat ini belum ada komentar