Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis & Ekonomi » Ramadan Bukan Alasan Hentikan MBG Anak Sekolah

Ramadan Bukan Alasan Hentikan MBG Anak Sekolah

  • account_circle (/red */)
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 434
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemerintah juga memastikan bahwa kelompok penerima manfaat lainnya, seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, tetap mendapatkan layanan Program Makan Bergizi Gratis secara normal selama bulan Ramadan, dan tidak ada perubahan mekanisme distribusi maupun jenis layanan bagi kelompok ini, mengingat mereka tidak terikat dengan kewajiban berpuasa. Selain sekolah umum, penyesuaian juga dilakukan pada pelaksanaan MBG di lingkungan pesantren.

Zulhas menyebutkan bahwa waktu distribusi makanan bergizi di pesantren akan digeser ke sore hari. Dengan demikian, makanan dapat dikonsumsi oleh santri saat waktu berbuka puasa.

“Langkah ini dinilai penting mengingat pesantren memiliki pola kegiatan yang khas selama Ramadan, termasuk jadwal belajar dan ibadah yang berbeda dibandingkan hari biasa.” ungkapnya.

Penyesuaian waktu distribusi diharapkan membuat Program Makan Bergizi Gratis tetap efektif dan tidak menimbulkan kendala di lapangan.
Di sisi lain, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyampaikan bahwa skema pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis selama Ramadan telah disiapkan secara matang oleh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di daerah. Menurutnya, seluruh SPPG telah diberi panduan agar mampu menyesuaikan layanan sesuai dengan kondisi lokal.

“Untuk anak sekolah yang puasa, dibagikan saat pulang sekolah untuk berbuka,” ungkap Dadan.

Ia menambahkan, meskipun menu disajikan dalam bentuk makanan kering, aspek kecukupan dan keseimbangan gizi tetap menjadi perhatian utama. BGN memastikan bahwa kandungan gizi makanan MBG selama Ramadan tetap memenuhi standar yang telah ditetapkan, sehingga manfaat program tidak berkurang.

Pemerintah menegaskan bahwa penyesuaian mekanisme Program Makan Bergizi Gratis selama Ramadan merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan program jangka panjang. Selain bertujuan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, keberlanjutan MBG juga dinilai penting untuk menjaga dampak ekonomi yang dihasilkan program tersebut, khususnya di tingkat daerah.

Selama ini, Program Makan Bergizi Gratis melibatkan banyak pelaku usaha lokal, termasuk penyedia bahan pangan, dapur umum, dan tenaga kerja di daerah. Dengan tetap berjalannya MBG selama Ramadan, pemerintah berharap roda perekonomian lokal tetap bergerak dan manfaat program dapat dirasakan secara luas.

Terkait pendataan penerima manfaat, Badan Gizi Nasional juga memastikan proses pendataan dilakukan secara inklusif dan transparan.
Pendataan ini bertujuan untuk menjangkau seluruh kelompok sasaran Program Makan Bergizi Gratis, mulai dari peserta didik, balita, hingga ibu hamil dan ibu menyusui.

Dengan mekanisme yang adaptif dan pendataan yang akurat, pemerintah optimistis Program Makan Bergizi Gratis selama Ramadan dapat berjalan efektif, berkelanjutan, dan tetap memberikan dampak positif bagi pemenuhan gizi masyarakat Indonesia.

  • Penulis: (/red */)
  • Editor: (/redaktur/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • Ditersangkakan Polda Kaltara Oknum Anggota DPRD Bulungan Gunakan Ijazah Palsu

    Ditersangkakan Polda Kaltara Oknum Anggota DPRD Bulungan Gunakan Ijazah Palsu

    • account_circle (/red*/)
    • visibility 361
    • 0Komentar

    “Untuk sementara tidak dilakukan penahanan, karena rumah dan keberadaan yang bersangkutan jelas,”jelasnya. Dalam perkara ini, LL yang berusia 46 tahun diduga menggunakan ijazah palsu Paket C saat mendaftar sebagai calon anggota DPRD Bulungan pada Pemilihan Umum 2024. Dengan dokumen tersebut, LL dinyatakan memenuhi syarat pencalonan dan akhirnya terpilih sebagai anggota DPRD untuk periode 2024—2029. Polda […]

  • Serahkan SK PPPK, Gubernur Zainal: Jaga Integritas

    Serahkan SK PPPK, Gubernur Zainal: Jaga Integritas

    • account_circle (/red */)
    • visibility 516
    • 0Komentar

    Zainal juga berpesan kepada seluruh PPPK Paruh Waktu agar bekerja dengan integritas, disiplin dan loyalitas kepada negara serta masyarakat. Jaga etika ASN, bangun budaya kerja yang profesional dan terus tingkatkan kompetensi serta kinerja, meskipun dengan status paruh waktu. “Kedepan pemerintah daerah akan melakukan evaluasi kinerja secara obyektif, mendorong peningkatan kapasitas dan profesionalisme sehingga PPPK Paruh […]

  • Sinergi Pusat dan Daerah, Produk Lokal Kaltara Siap Bersaing

    Sinergi Pusat dan Daerah, Produk Lokal Kaltara Siap Bersaing

    • account_circle (/Dkisp/-Adv/)
    • visibility 32
    • 0Komentar

    JAKARTA | BORNEO TERKINI – Rencana kehadiran Sekolah Garuda di Kalimantan Utara (Kaltara) membuka peluang ekonomi besar bagi ribuan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta industri kreatif lokal. Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kaltara bersama Pemerintah Provinsi bergerak lebih awal untuk memastikan peluang tersebut dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh usaha daerah. Ketua Dekranasda Kaltara, […]

  • Pengelolaan Sampah Perlu Kolaborasi, DLH Minta Peran Aktif Lurah dan Camat

    Pengelolaan Sampah Perlu Kolaborasi, DLH Minta Peran Aktif Lurah dan Camat

    • account_circle (*/ariel)
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Berdasarkan edaran Wali Kota Balikpapan, setiap Kelurahan diwajibkan membentuk minimal enam bank sampah unit, sebagai upaya mencapai target pengurangan sampah hingga 50 persen di sumber. Pengelolaan sampah rumah tangga menjadi tanggung jawab Lurah dan Camat, sebagaimana diatur dalam Perda Nomor 4 Tahun 2022, mulai dari sosialisasi, pembentukan bank sampah, pembinaan, penyediaan sarana prasarana, sampai pengusulan […]

  • Sinergi OPD dan Fasilitas Ramah Anak, Kunci Malinau Kejar Target KLA 2029

    KLA Sempurna 2029, Wujud Komitmen Bangun SDM Unggul

    • account_circle (/Adv/)
    • visibility 152
    • 0Komentar

    MALINAU | BORNEO TERKINI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau menargetkan pencapaian standar tertinggi atau predikat Sempurna untuk penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) pada tahun 2029. Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang dalam mempersiapkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul sejak usia dini. Berdasarkan hasil penilaian terkini, Kabupaten Malinau telah berhasil mengantongi […]

  • Dugaan Pencabulan Anak, Oknum Figur Gelar Duta Budaya Berau Diringkus Polisi begini Kronologisnya

    Dugaan Pencabulan Anak, Oknum Figur Gelar Duta Budaya Berau Diringkus Polisi begini Kronologisnya

    • account_circle (/red */)
    • visibility 716
    • 1Komentar

    Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, yang mendengar kabar tersebut bahwa pemerintah tidak akan menoleransi pelanggaran hukum, apa pun latar belakang pelakunya. Pelanggaran berat, terutama yang menyangkut norma agama dan hukum, harus ditindak secara tegas. Meski seseorang memiliki pencapaian, sisi karakter tetap menjadi faktor penting dalam membawa nama daerah. “Boleh saja dia berprestasi. Tetapi ada karakter-karakter […]

expand_less