Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis & Ekonomi » Sidak Pengelola THM Taufik Temukan Banyak Yang Tidak Bayar Pajak

Sidak Pengelola THM Taufik Temukan Banyak Yang Tidak Bayar Pajak

  • account_circle (*/ariel)
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • visibility 237
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BALIKPAPAN. Borneoterkini.co.id – Komisi II DPRD Kota Balikpapan kembali melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM), untuk memastikan kepatuhan pelaku usaha terhadap kewajiban pajak daerah atau Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sidak yang merupakan hari ketiga rangkaian pengawasan yang dilakukan DPRD Balikpapan guna mengoptimalkan PAD. Sidak dipimpin langsung Sekretaris Komisi II DPRD Balikpapan, Taufik Qul Rahman, bersama sejumlah anggota Komisi II dan perwakilan dari Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Balikpapan, Rabu (28/1/2026) malam.

Sekretaris Komisi II DPRD Balikpapan, Taufik Qul Rahman, mengatakan sidak difokuskan pada penerapan sistem E-Box (Entrepreneurship Box), sebagai instrumen pencatatan transaksi dan pelaporan pajak usaha hiburan.

“Fokus utama yakni, penerapan sistem E-Box, dan disitu kami bisa menilai sejauh mana kepatuhan pelaku usaha dalam membayar pajak sesuai aturan,” ujar Taufik di sela-sela sidak.

Kata Taufik, diketahui bahwa ketentuan pajak THM telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2025. Dalam regulasi tersebut, tarif pajak untuk tempat hiburan malam ditetapkan sebesar 60 persen, sedangkan pajak restoran dikenakan tarif 10 persen.

“Ini sudah ditetapkan dan disahkan melalui rapat paripurna DPRD Kota Balikpapan,” tegasnya.

Hasil pengawasan di lapangan menunjukkan tingkat kepatuhan pelaku usaha masih sangat rendah. Pihaknya menemukan banyak THM yang belum menerapkan ketentuan pajak sesuai perda dan membayar pajak tidak berdasarkan sistem yang telah ditetapkan.

“Khusus temuan malam ini cukup banyak. Ada pelaku usaha THM yang sesuka hatinya tidak membayar pajak, dan tidak mengikuti ketentuan Perda,” ungkap Taufik.

  • Penulis: (*/ariel)
  • Editor: (/redaktur/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramadan Bukan Alasan Hentikan MBG Anak Sekolah

    Ramadan Bukan Alasan Hentikan MBG Anak Sekolah

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle (/red */)
    • visibility 323
    • 0Komentar

    NASIONAL Borneoterkini.co.id – Pemerintah memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama bulan Ramadan 1447 Hijriah. Kebijakan ini dilakukan agar pelaksanaan program strategis nasional tersebut tetap tepat sasaran sekaligus menghormati pelaksanaan ibadah puasa bagi masyarakat, khususnya peserta didik Muslim dengan sejumlah penyesuaian mekanisme layanan. “Pelaksanaan MBG pada bulan Ramadan tetap berjalan,” kata Menteri Koordinator […]

  • Hubungan Intim Malam Hari di Bulan Ramadan: Diperbolehkan Sesuai Ajaran Islam

    Hubungan Intim Malam Hari di Bulan Ramadan: Diperbolehkan Sesuai Ajaran Islam

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle (/*red/)
    • visibility 136
    • 0Komentar

    GAYA HIDUP – Bulan suci Ramadan, umat Islam menjalankan ibadah puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Bagi pasangan suami istri, terdapat ketentuan jelas mengenai hubungan intim yang berdasarkan Al-Quran dan ajaran agama. Berdasarkan Surat Al-Baqarah ayat 187, hubungan intim di malam hari selama Ramadan diperbolehkan setelah berbuka puasa (iftar) dan sebelum terbit fajar (subuh). […]

  • Bergeser Garis Perbatasan Indonesia - Malaysia, Tiga Desa di Nunukan Diambil Malaysia

    Bergeser Garis Perbatasan Indonesia – Malaysia, Tiga Desa di Nunukan Diambil Malaysia

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle (/red */)
    • visibility 361
    • 0Komentar

    Nasional. borneoterkini.co.id – Terdapat tiga desa di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, kini ditetapkan masuk ke wilayah administrasi Malaysia. Ketiga desa yang terletak di Kecamatan Lumbis Hulu adalah Desa Kabulangalor, Desa Lepaga dan Desa Tetagas. “Garis batas wilayah antara Indonesia dan Malaysia telah bergeser sehingga mengakibatkan hal itu terjadi.” ujar Wakil Menteri Agraria Tata Ruang atau […]

  • Sidak Tambang PT BSS, DPRD Bulungan Temukan Dugaan Penggusuran Lahan

    Sidak Tambang PT BSS, DPRD Bulungan Temukan Dugaan Penggusuran Lahan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle (/*red/)
    • visibility 155
    • 0Komentar

    KALTARA. Borneoterkini.co.id – Inspeksi mendadak (sidak) yang dilaksanakan jajaran Komisi II DPRD Bulungan, merupakan tindaklanjut mengenai surat yang dilayangkan oleh warga Tengkapak ke DPRD Bulungan dan hasil tindaklanjut Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilaksanakan beberapa waktu lalu. “Ini bentuk tindaklanjut surat yang disampaikan oleh masyarakat kita Desa Tengkapak. Surat yang mereka sampaikan meminta kami untuk […]

  • BBM Pertamax Series dan Dex Series Turun Harga Mulai Januari 2026

    BBM Pertamax Series dan Dex Series Turun Harga Mulai Januari 2026

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle (/red */)
    • visibility 702
    • 0Komentar

    Nasional. borneoterkini.co.id – PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading Pertamina, kembali melakukan penyesuaian harga berkala untuk produk Bahan Bakar Minyak (BBM) Non-Subsidi. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menyampaikan penyesuaian harga ini dilakukan dengan mengacu pada formula harga dari pemerintah serta mengikuti tren harga rata-rata publikasi minyak dunia, seperti Argus atau […]

  • Indonesia Borong 16 Unit Jet Tempur KF-21, Langkah Strategis Perkuat Pertahanan Udara

    Indonesia Borong 16 Unit Jet Tempur KF-21, Langkah Strategis Perkuat Pertahanan Udara

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle (/red/)
    • visibility 91
    • 0Komentar

    NASIONAL | Borneoterkini.co.id – Indonesia resmi akan mengakuisisi 16 unit pesawat Jet tempur supersonik generasi 4,5 KF-21 Boramae dari Korea Selatan. Kontrak pembelian tersebut dijadwalkan dieksekusi selama kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Seoul pada 1 April 2026, seperti yang dilaporkan media lokal Korea Selatan dan dikonfirmasi oleh berbagai sumber resmi. Kesepakatan ini menjadi tonggak […]

expand_less