Tolak Sistem Parkir Elektronik di PSAD
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 16
- comment 0 komentar
- print Cetak

Aksi penolakan terhadap penerapan sistem parkir elektronik Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BERAU. Borneoterkini.co.id – Sejumlah pedagang di Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD) Kabupaten Berau menggelar aksi penolakan terhadap penerapan sistem parkir elektronik, yang mulai dioperasikan sejak Senin (23/2/2026) kemarin.
Informasih sebelumnya, sistem parkir elektronik di PSAD telah rampung dibangun sejak akhir tahun 2024 dan direncanakan untuk meningkatkan retribusi daerah sekaligus mengatasi kasus penggelapan retribusi yang pernah terjadi pada tahun 2024 silam. yang diduga merugikan negara hingga Rp 580 juta rupiah.
Namun, pada hari peluncuran resmi pada 24 Februari 2026, kebijakan ini menuai protes yang bahkan berujung pada kerusakan fasilitas portal parkir elektronik oleh sebagian massa yang tidak puas.
Mereka khawatir, kebijakan tersebut akan membuat jumlah pengunjung pasar semakin menurun dan memperparah kondisi usaha yang sudah lesu belakangan ini.
Dalam aksi yang dilakukan di halaman kantor UPT Pasar pada Rabu (25/2/2026), perwakilan pedagang Rahmatullah menyatakan bahwa para pedagang pada prinsipnya mendukung kebijakan parkir elektronik, terutama untuk mencegah kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, ia menegaskan bahwa kondisi ekonomi pasar saat ini belum memungkinkan kebijakan itu diterapkan segera.
- Penulis: (/*red/)


Saat ini belum ada komentar