Kepengurusan PBPI Sumsel Resmi Dikukuhkan, M. Arris: Siap Dorong Padel Jadi Olahraga Unggulan
- calendar_month 23 jam yang lalu
- visibility 64
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pengukuhkan dan pelantikan PBPI Provinsi Sumatera Selatan masa bakti 2025–2029, di Hotel Salatin, Palembang, Sumsel, Selasa (14/04/2025). BORNEO TERKINI/Ahmad Safe'i
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PALEMBANG | BORNEO TERKINI – Pengurus Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Provinsi Sumatera Selatan masa bakti 2025–2029 resmi dikukuhkan dan dilantik.
“Hal ini jadi momentum penting untuk PBPI Sumsel dalam memulai langkah strategis mengembangkan olahraga di wilayah Sumatera Selatan, dan kedepannya siap mendorong Padel jadi olahraga unggulan” kata Ketua PBPI Sumsel yang baru dilantik, M. Arris Alkautsar, di pelantikan yang digelar di Hotel Salatin, Palembang, Sumsel, Selasa (14/04/2025).
Perkembangan olahraga padel di Sumatera Selatan terus menunjukkan tren positif, meski tergolong sebagai olahraga baru, para pengurus optimistis PBPI akan berkembang pesat dan memberikan dampak luas, tidak hanya di bidang olahraga tetapi juga ekonomi masyarakat.
Ketua pengurus padel Sumsel, Arris Al Kautsar, mengakui bahwa membangun olahraga baru bukanlah hal mudah. Namun, pihaknya berkomitmen untuk terus mendorong kemajuan PBPI di Sumatera Selatan, khususnya di Kota Palembang.
“Sebagai ketua memang berat, karena ini olahraga baru. Tapi kami akan terus berusaha memajukan PBPI di Sumatera Selatan dan menumbuhkan bibit-bibit atlet baru,” ujar.
Menurut M. Arris Alkautsar perkembangan PBPI saat ini juga membawa dampak positif terhadap sektor ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM. Dengan seiring berkembangnya PBPI, aktivitas masyarakat di sekitar lokasi dipastikan ikut meningkat.
“Sekarang ini PBPI sedang tren naik. Banyak lapangan baru bermunculan, dan ini berdampak pada UMKM di sekitarnya. Penjual-penjual kecil ikut merasakan manfaat karena ramainya masyarakat yang datang,” jelasnya.
- Penulis: (/amd/)
- Editor: (/red*/)

Saat ini belum ada komentar