Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Sekda: Penyesuaian Tarif Bukan Kenaikan Harga

Sekda: Penyesuaian Tarif Bukan Kenaikan Harga

  • account_circle (/Adv- rfy)
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 248
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALINAU | BORNEO TERKINI – Upaya perbaikan layanan air bersih di Kabupaten Malinau masuk tahap krusial. Sekretaris Daerah Ernes Silvanus secara resmi membuka forum konsultasi publik yang digelar Perumda Air Minum Apa’ Mening di Ruang Laga Feratu, Senin pagi. Pertemuan ini menjadi langkah awal pemerintah mengajak masyarakat berdiskusi soal rencana penyesuaian tarif yang dinilai sangat diperlukan demi keberlanjutan pelayanan jangka panjang.

Ernes langsung meluruskan persepsi publik yang sering menyamakan penyesuaian tarif dengan kenaikan harga biasa. Menurutnya, istilah yang dipakai pemerintah memiliki makna berbeda dan tujuan yang jauh lebih luas. Kebijakan ini tidak dirancang untuk menambah keuntungan perusahaan, melainkan menyeimbangkan antara biaya pengelolaan yang terus membengkak dengan standar kualitas air yang wajib dipenuhi bagi seluruh warga.

“Sudah lama rencana ini kami siapkan, tapi kami tunda terus. Alasannya sederhana: kami ingin memastikan kondisi ekonomi masyarakat cukup kuat, dan semua pihak paham betul apa alasan di balik kebijakan ini. Air adalah kebutuhan hidup, tidak boleh ada keputusan sepihak,” ujar Ernes di hadapan para peserta. Ia menegaskan, proses ini sengaja dibuat panjang dan terbuka karena menyangkut hajat hidup banyak orang. Mulai dari sosialisasi, diskusi publik, hingga mendengar masukan langsung dari warga menjadi syarat mutlak sebelum penetapan akhir.

Pemerintah dan pengelola perusahaan menjamin, setiap rupiah yang diterima dari hasil penyesuaian tarif nanti akan dikembalikan sepenuhnya ke masyarakat. Dana tersebut akan dialokasikan untuk mengganti pipa-pipa tua yang sering bocor, meningkatkan kadar kebersihan air, memperluas jaringan ke wilayah yang belum terjangkau, serta menjaga kelestarian sumber mata air agar tidak kering atau rusak.

“Jangan ada yang berpikir ini keuntungan kantor. Orientasi kami cuma satu: layanan lebih baik. Kalau tarif disesuaikan, maka air yang keluar harus lebih jernih, aliran lancar setiap saat, dan pasokan aman sepanjang tahun. Itu janji kami,” tegas Ernes.

Salah satu alasan utama yang mendesak penyesuaian adalah lonjakan biaya operasional yang tak tertahankan lagi. Dalam tiga tahun terakhir, harga bahan bakar, material bangunan, bahan kimia pengolahan, hingga biaya pengiriman dan pemeliharaan naik drastis. Beban ini selama ini ditanggung sendiri oleh perusahaan, sehingga dana untuk perbaikan fasilitas jadi sangat terbatas. Jika dibiarkan, dikhawatirkan kualitas layanan akan terus menurun dan berisiko mengganggu kesehatan masyarakat.

Tantangan lain yang tak kalah besar datang dari rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air di wilayah hulu. Proyek ini akan mengubah tata guna lahan di kawasan tangkapan air seluas sekitar 27 ribu hektare. Perubahan ini berpotensi mengurangi debit air baku dan mengganggu ketersediaan pasokan di masa depan. Karena itu, pemerintah sudah memerintahkan tim teknis menyusun langkah antisipasi, seperti membangun waduk penampungan baru dan memperkuat sistem distribusi agar kebutuhan air tetap terjamin meski ada perubahan lingkungan.

Forum konsultasi ini menjadi ruang bagi masyarakat menyampaikan pendapat, kekhawatiran, maupun usulan. Segala masukan yang masuk akan dicatat dan dijadikan dasar perbaikan rencana tarif sebelum ditetapkan. Pemerintah berkomitmen, keputusan akhir nanti adalah hasil kesepahaman bersama, yang adil bagi warga dan sekaligus mampu menjamin layanan air bersih di Malinau tetap terjaga hingga puluhan tahun ke depan.

  • Penulis: (/Adv- rfy)
  • Editor: (/red/ski*/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • Gerobak Motor BAZNAS dan Bantuan Rumah Layak Huni

    Gerobak Motor BAZNAS dan Bantuan Rumah Layak Huni

    • account_circle (/red */)
    • visibility 326
    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id – Sebanyak 18 unit gerobak motor dan bantuan Rumah Layak Huni penerima manfaat dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Berau diserahkan langsung secara sibolis oleh Bupati Berau kepada masyarakat. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Berau terus memberikan perhatian penuh serta kemudahan kepada para pelaku UMKM. Penyerahan bantuan […]

  • Sidak Restoran, Komisi II Temukan Telat Bayar Pajak hingga Tak Bisa Tunjukkan Bukti Setor

    Sidak Pelaku Usaha Restoran, Komisi II Temukan Telat Bayar Pajak hingga Tak Bisa Tunjukkan Bukti Setor

    • account_circle (/*/)
    • visibility 238
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN. Borneoterkini.co.id – Sidak pelaku usaha Restoran dan sejumlah Hotel di Balikpapan dilakukan Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, mengungkap adanya sejumlah pelanggaran. Meliputi keterlambatan pembayaran hingga ketidakmampuan pelaku usaha menunjukkan bukti setor pajak. Fauzi Adi Firmansyah memperingatkan kepada pelaku usaha restoran tersebut akan segera melakukan pelaporan pajak yang belum dilaporkan ke DJP/KPP […]

  • Jalan Desa Rusak Jadi Sorotan Utama, DPRD Berau Mendesak Eksekutif Segera Perbaiki Kinerja

    Jalan Desa Rusak Jadi Sorotan Utama, DPRD Berau Mendesak Eksekutif Segera Perbaiki Kinerja

    • account_circle (/rfy/)
    • visibility 162
    • 0Komentar

    BERAU | BORNEO TERKINI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau mendesak Bupati untuk segera merespons dan menindaklanjuti catatan hasil evaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025. Perbaikan akses jalan di wilayah pedesaan menjadi sorotan utama yang harus diprioritaskan demi kelancaran distribusi dan kesejahteraan masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan Ketua DPRD Berau, Dedy Okto […]

  • ‘Absensi Gaib’ ASN disorot Bupati Berau

    ‘Absensi Gaib’ ASN disorot Bupati Berau

    • account_circle (/isg/eaf/)
    • visibility 474
    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyoroti isu yang selama ini menjadi “penyakit” bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), yaitu praktik absensi gaib. Di tengah momen penuh sukacita atas dilantiknya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II di Lingkungan . Fenomena ini merujuk pada kebiasaan ASN yang hanya datang untuk absen di pagi […]

  • Setujui Dua Ranperda Menjadi Perda Fraksi Nasdem Berikan Catatan Penting

    Setujui Dua Ranperda Menjadi Perda Fraksi Nasdem Berikan Catatan Penting

    • account_circle (/red */)
    • visibility 596
    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id – DPRD Kabupaten Berau membuka rapat Paripurna penyampaian pendapat akhir Fraksi terhadap persetujuan penetapan dua rancangan peraturan daerah Kabupaten Berau, tentang APBD Tahun Anggaran 2026 dan Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 7 tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Rapat tersebut dipimpin langsung unsur pimpinan DPRD Berau, dihadiri Bupati Berau, Forkopimda, Sekretaris […]

  • MoU Propemperda DPRD dan Pemkab untuk Pembangunan Berkelanjutan

    MoU Propemperda DPRD dan Pemkab untuk Pembangunan Berkelanjutan

    • account_circle (/rfy/)
    • visibility 101
    • 0Komentar

    BERAU | BORNEO TERKINI – Penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) tentang Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026, disepakati DPRD Berau bersama Pemkab Berau, di Ruang Rapat Gabungan Komisi Gedung DPRD Berau. Acara ini dihadiri oleh Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, Ketua DPRD Dedy Okto Nooryanto, serta seluruh anggota dewan dan pejabat daerah, Senin (13/4/2026) . MoU […]

expand_less