Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Sekda: Penyesuaian Tarif Bukan Kenaikan Harga

Sekda: Penyesuaian Tarif Bukan Kenaikan Harga

  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 265
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALINAU | BORNEO TERKINI – Upaya perbaikan layanan air bersih di Kabupaten Malinau masuk tahap krusial. Sekretaris Daerah Ernes Silvanus secara resmi membuka forum konsultasi publik yang digelar Perumda Air Minum Apa’ Mening di Ruang Laga Feratu, Senin pagi. Pertemuan ini menjadi langkah awal pemerintah mengajak masyarakat berdiskusi soal rencana penyesuaian tarif yang dinilai sangat diperlukan demi keberlanjutan pelayanan jangka panjang.

Ernes langsung meluruskan persepsi publik yang sering menyamakan penyesuaian tarif dengan kenaikan harga biasa. Menurutnya, istilah yang dipakai pemerintah memiliki makna berbeda dan tujuan yang jauh lebih luas. Kebijakan ini tidak dirancang untuk menambah keuntungan perusahaan, melainkan menyeimbangkan antara biaya pengelolaan yang terus membengkak dengan standar kualitas air yang wajib dipenuhi bagi seluruh warga.

“Sudah lama rencana ini kami siapkan, tapi kami tunda terus. Alasannya sederhana: kami ingin memastikan kondisi ekonomi masyarakat cukup kuat, dan semua pihak paham betul apa alasan di balik kebijakan ini. Air adalah kebutuhan hidup, tidak boleh ada keputusan sepihak,” ujar Ernes di hadapan para peserta. Ia menegaskan, proses ini sengaja dibuat panjang dan terbuka karena menyangkut hajat hidup banyak orang. Mulai dari sosialisasi, diskusi publik, hingga mendengar masukan langsung dari warga menjadi syarat mutlak sebelum penetapan akhir.

Pemerintah dan pengelola perusahaan menjamin, setiap rupiah yang diterima dari hasil penyesuaian tarif nanti akan dikembalikan sepenuhnya ke masyarakat. Dana tersebut akan dialokasikan untuk mengganti pipa-pipa tua yang sering bocor, meningkatkan kadar kebersihan air, memperluas jaringan ke wilayah yang belum terjangkau, serta menjaga kelestarian sumber mata air agar tidak kering atau rusak.

“Jangan ada yang berpikir ini keuntungan kantor. Orientasi kami cuma satu: layanan lebih baik. Kalau tarif disesuaikan, maka air yang keluar harus lebih jernih, aliran lancar setiap saat, dan pasokan aman sepanjang tahun. Itu janji kami,” tegas Ernes.

Salah satu alasan utama yang mendesak penyesuaian adalah lonjakan biaya operasional yang tak tertahankan lagi. Dalam tiga tahun terakhir, harga bahan bakar, material bangunan, bahan kimia pengolahan, hingga biaya pengiriman dan pemeliharaan naik drastis. Beban ini selama ini ditanggung sendiri oleh perusahaan, sehingga dana untuk perbaikan fasilitas jadi sangat terbatas. Jika dibiarkan, dikhawatirkan kualitas layanan akan terus menurun dan berisiko mengganggu kesehatan masyarakat.

Tantangan lain yang tak kalah besar datang dari rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air di wilayah hulu. Proyek ini akan mengubah tata guna lahan di kawasan tangkapan air seluas sekitar 27 ribu hektare. Perubahan ini berpotensi mengurangi debit air baku dan mengganggu ketersediaan pasokan di masa depan. Karena itu, pemerintah sudah memerintahkan tim teknis menyusun langkah antisipasi, seperti membangun waduk penampungan baru dan memperkuat sistem distribusi agar kebutuhan air tetap terjamin meski ada perubahan lingkungan.

Forum konsultasi ini menjadi ruang bagi masyarakat menyampaikan pendapat, kekhawatiran, maupun usulan. Segala masukan yang masuk akan dicatat dan dijadikan dasar perbaikan rencana tarif sebelum ditetapkan. Pemerintah berkomitmen, keputusan akhir nanti adalah hasil kesepahaman bersama, yang adil bagi warga dan sekaligus mampu menjamin layanan air bersih di Malinau tetap terjaga hingga puluhan tahun ke depan.

  • Penulis: (/Adv- rfy)
  • Editor: (/red/ski*/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • Pria 38 Tahun Diciduk Edarkan Sabu 73,30 Gram

    Pria 38 Tahun Diciduk Edarkan Sabu 73,30 Gram

    • visibility 616
    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id – Kasat Resnarkoba Polres Berau, AKP Agus Priyanto, menerangkan bahwa informasi awal diperoleh dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas peredaran sabu di wilayah Karang Ambun, Tanjung Redeb. “Kami menerima laporan sekitar pukul 18.30 WITA dan langsung menurunkan tim untuk memastikan kebenaran informasi itu,” ujarnya. Setelah melakukan pemantauan, petugas Satuan Reserse Narkoba Polres bergerak […]

  • Gubernur Kaltara Resmikan Perpustakaan di SMAN 4 Tarakan

    Gubernur Kaltara Resmikan Perpustakaan di SMAN 4 Tarakan

    • visibility 476
    • 0Komentar

    TARAKAN. Borneoterkini.co.id – Gubernur Zainal menyambut baik peresmian perpustakaan di SMAN 4 Tarakan yang merupakan langkah nyata dalam memperkuat budaya literasi di kalangan muda, terkhususnya bagi pelajar SMAN 4 Tarakan. Peresmian perpustakaan dengan tema, “Sehat Raga, Cerdas Literasi Wujudkan Generasi Emas Kalimantan Utara”. Acara peresmian ini juga sekaligus dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional ke-42 […]

  • Teheran Tengah Mengupayakan Kerja Sama Dengan Indonesia di Bidang Teknologi Baru

    Teheran Tengah Mengupayakan Kerja Sama Dengan Indonesia di Bidang Teknologi Baru

    • visibility 341
    • 0Komentar

    NASIONAL. Borneoterkini.co.id – Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi mengatakan Teheran tengah mengupayakan kerja sama dengan Indonesia di bidang teknologi baru. “Wacana imi sedang mengupayakan kerja sama antara kedua pihak, perusahaan Iran dan Indonesia,” kata Dubes Boroujerdi dalam wawancara khusus di, Jakarta, Sabtu Februari kemarin 2026. dikutip media republikaonline.com Dikatakan Boroujerdi, Iran […]

  • 56 Kasus Terbongkar, Sembilan Perempuan Masuk Jaringan Pengedar Narkoba

    56 Kasus Terbongkar, Sembilan Perempuan Masuk Jaringan Pengedar Narkoba

    • visibility 161
    • 0Komentar

    BERAU | BORNEOTERKINI – Peredaran gelap narkotika di Kabupaten Berau masih masif. Sepanjang semester pertama tahun 2026, Kepolisian Resor Berau menyita sedikitnya 20,1 kilogram sabu-sabu hasil pengungkapan 56 kasus di berbagai wilayah hukum Berau. ​Selain puluhan kilogram sabu, petugas mengamankan 72 orang tersangka. Dari total tersebut, sembilan tersangka di antaranya merupakan perempuan yang diduga kuat terlibat […]

  • Tanpa Andalalin, THM Hotman Paris Kena Sorotan DPRD Samarinda

    Tanpa Andalalin, THM Hotman Paris Kena Sorotan DPRD Samarinda

    • visibility 160
    • 0Komentar

    SAMARINDA | BORNEO TERKINI – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda berencana memanggil pihak pengelola Tempat Hiburan Malam (THM) baru yang dikabarkan dimiliki pengacara ternama, Hotman Paris. Langkah ini diambil setelah ditemukan fakta bahwa dokumen perizinan utama, yakni Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), hingga kini belum rampung diselesaikan. Informasi yang dihimpun menyebutkan […]

  • Perkuat Warisan dan Ekonomi Kreatif, Pemprov Kaltara Dukung Kampus Budaya

    Perkuat Warisan dan Ekonomi Kreatif, Pemprov Kaltara Dukung Kampus Budaya

    • visibility 499
    • 0Komentar

    KALTARA | BORNEO TERKINI – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memberikan dukungan penuh terhadap rencana kehadiran lembaga pendidikan tinggi yang berfokus pada pengembangan ilmu kebudayaan. Langkah ini ditempuh sebagai upaya memperkuat pelestarian warisan budaya, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di wilayah tersebut. Dukungan tersebut disampaikan oleh Asisten Bidang Administrasi […]

expand_less