Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Sekda: Penyesuaian Tarif Bukan Kenaikan Harga

Sekda: Penyesuaian Tarif Bukan Kenaikan Harga

  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 292
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALINAU | BORNEO TERKINI – Upaya perbaikan layanan air bersih di Kabupaten Malinau masuk tahap krusial. Sekretaris Daerah Ernes Silvanus secara resmi membuka forum konsultasi publik yang digelar Perumda Air Minum Apa’ Mening di Ruang Laga Feratu, Senin pagi. Pertemuan ini menjadi langkah awal pemerintah mengajak masyarakat berdiskusi soal rencana penyesuaian tarif yang dinilai sangat diperlukan demi keberlanjutan pelayanan jangka panjang.

Ernes langsung meluruskan persepsi publik yang sering menyamakan penyesuaian tarif dengan kenaikan harga biasa. Menurutnya, istilah yang dipakai pemerintah memiliki makna berbeda dan tujuan yang jauh lebih luas. Kebijakan ini tidak dirancang untuk menambah keuntungan perusahaan, melainkan menyeimbangkan antara biaya pengelolaan yang terus membengkak dengan standar kualitas air yang wajib dipenuhi bagi seluruh warga.

“Sudah lama rencana ini kami siapkan, tapi kami tunda terus. Alasannya sederhana: kami ingin memastikan kondisi ekonomi masyarakat cukup kuat, dan semua pihak paham betul apa alasan di balik kebijakan ini. Air adalah kebutuhan hidup, tidak boleh ada keputusan sepihak,” ujar Ernes di hadapan para peserta. Ia menegaskan, proses ini sengaja dibuat panjang dan terbuka karena menyangkut hajat hidup banyak orang. Mulai dari sosialisasi, diskusi publik, hingga mendengar masukan langsung dari warga menjadi syarat mutlak sebelum penetapan akhir.

Pemerintah dan pengelola perusahaan menjamin, setiap rupiah yang diterima dari hasil penyesuaian tarif nanti akan dikembalikan sepenuhnya ke masyarakat. Dana tersebut akan dialokasikan untuk mengganti pipa-pipa tua yang sering bocor, meningkatkan kadar kebersihan air, memperluas jaringan ke wilayah yang belum terjangkau, serta menjaga kelestarian sumber mata air agar tidak kering atau rusak.

“Jangan ada yang berpikir ini keuntungan kantor. Orientasi kami cuma satu: layanan lebih baik. Kalau tarif disesuaikan, maka air yang keluar harus lebih jernih, aliran lancar setiap saat, dan pasokan aman sepanjang tahun. Itu janji kami,” tegas Ernes.

Salah satu alasan utama yang mendesak penyesuaian adalah lonjakan biaya operasional yang tak tertahankan lagi. Dalam tiga tahun terakhir, harga bahan bakar, material bangunan, bahan kimia pengolahan, hingga biaya pengiriman dan pemeliharaan naik drastis. Beban ini selama ini ditanggung sendiri oleh perusahaan, sehingga dana untuk perbaikan fasilitas jadi sangat terbatas. Jika dibiarkan, dikhawatirkan kualitas layanan akan terus menurun dan berisiko mengganggu kesehatan masyarakat.

Tantangan lain yang tak kalah besar datang dari rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air di wilayah hulu. Proyek ini akan mengubah tata guna lahan di kawasan tangkapan air seluas sekitar 27 ribu hektare. Perubahan ini berpotensi mengurangi debit air baku dan mengganggu ketersediaan pasokan di masa depan. Karena itu, pemerintah sudah memerintahkan tim teknis menyusun langkah antisipasi, seperti membangun waduk penampungan baru dan memperkuat sistem distribusi agar kebutuhan air tetap terjamin meski ada perubahan lingkungan.

Forum konsultasi ini menjadi ruang bagi masyarakat menyampaikan pendapat, kekhawatiran, maupun usulan. Segala masukan yang masuk akan dicatat dan dijadikan dasar perbaikan rencana tarif sebelum ditetapkan. Pemerintah berkomitmen, keputusan akhir nanti adalah hasil kesepahaman bersama, yang adil bagi warga dan sekaligus mampu menjamin layanan air bersih di Malinau tetap terjaga hingga puluhan tahun ke depan.

  • Penulis: (/Adv- rfy)
  • Editor: (/red/ski*/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • Paripurna DPRD, Pemprov Kaltara Terima Opini WTP Ke-12 dari BPK

    Paripurna DPRD, Pemprov Kaltara Terima Opini WTP Ke-12 dari BPK

    • 0Komentar

    KALTARA | BORNEO TERKINI – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara kembali menerima predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK). Ini merupakan kali ke-12 secara berturut-turut capaian tersebut diperoleh, diserahkan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Senin 8 Juni 2026. Penyerahan dilakukan dalam Rapat ke-11 Masa Persidangan III Tahun 2026, […]

  • Pansus II DPRD Kaltara Kejar Rampung Ranperda Perkebunan Akhir Juni

    Pansus II DPRD Kaltara Kejar Rampung Ranperda Perkebunan Akhir Juni

    • 0Komentar

    KALTARA | BORNEO TERKINI – Panitia Khusus (Pansus) II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara terus mempercepat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pembangunan Perkebunan Berkelanjutan. Target penyelesaian ditetapkan paling lambat akhir Juni 2026. Upaya tersebut diwujudkan melalui rapat kerja bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yang digelar di Ruang Rapat DPRD Kaltara, […]

  • Komisi IV DPRD Kaltara Minta Seluruh Pekerja SPPG Didaftarkan ke JKN

    Komisi IV DPRD Kaltara Minta Seluruh Pekerja SPPG Didaftarkan ke JKN

    • 0Komentar

    KALTARA | BORNEO TERKINI – Komisi IV DPRD Kalimantan Utara meminta agar seluruh tenaga kerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) segera didaftarkan sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Langkah ini dilakukan untuk memastikan hak dan kesejahteraan pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terpenuhi sepenuhnya. Permintaan itu disampaikan dalam rapat kerja yang digelar Jumat (19/6/2026) di […]

  • DPRD Kota Palembang Dapil I Gelar Reses di Euforia Cafe & Resto, Ketenagakerjaan dan Perizinan Jadi Sorotan

    DPRD Kota Palembang Dapil I Gelar Reses di Euforia Cafe & Resto, Ketenagakerjaan dan Perizinan Jadi Sorotan

    • 0Komentar

    PALEMBANG | BORNEO TERKINI – Kegiatan reses Anggota DPRD Kota Palembang Daerah Pemilihan (Dapil) I yang dihelat di Euforia Cafe & Resto, Selasa (1/9/2026), menjadi momentum dialog langsung antara wakil rakyat dan pelaku usaha untuk mengevaluasi aspek operasional bisnis secara komprehensif. Dalam kegiatan tersebut, sejumlah hal krusial dibahas bersama, mulai dari kelengkapan administrasi, ketenagakerjaan, keselamatan […]

  • Apes Banget! Dua Calon PPPK di Berau Kedapatan Palsukan Ijazah

    Apes Banget! Dua Calon PPPK di Berau Kedapatan Palsukan Ijazah

    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id – Sungguh sangat disayangkan, baru-baru ini terjadi di Kapubaten Berau di mana dua calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) nekat memalsukan ijazah. Kejadian ini terungkap setelah pihak BKPSDM Berau melakukan pemeriksaan validasi dokumen secara teliti dan detail. Sebelumnya, kedua calon PPPK tersebut sempat diterima dan bahkan telah bekerja di Organisasi Perangkat Daerah […]

  • Pemprov Perkuat Komitmen Menuju Kaltara Bebas Kusta

    Pemprov Perkuat Komitmen Menuju Kaltara Bebas Kusta

    • 0Komentar

    JAKARTA | BORNEO TERKINI – Upaya menghapus kusta di Indonesia terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah pusat dan daerah. Di tengah komitmen nasional tersebut, Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan keseriusannya dengan mengambil bagian dalam Konferensi Nasional Kusta 2026 yang berlangsung di Puri Agung Convention Hall, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (10/7). Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara Ingkong […]

expand_less