Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Sekda: Penyesuaian Tarif Bukan Kenaikan Harga

Sekda: Penyesuaian Tarif Bukan Kenaikan Harga

  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 291
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALINAU | BORNEO TERKINI – Upaya perbaikan layanan air bersih di Kabupaten Malinau masuk tahap krusial. Sekretaris Daerah Ernes Silvanus secara resmi membuka forum konsultasi publik yang digelar Perumda Air Minum Apa’ Mening di Ruang Laga Feratu, Senin pagi. Pertemuan ini menjadi langkah awal pemerintah mengajak masyarakat berdiskusi soal rencana penyesuaian tarif yang dinilai sangat diperlukan demi keberlanjutan pelayanan jangka panjang.

Ernes langsung meluruskan persepsi publik yang sering menyamakan penyesuaian tarif dengan kenaikan harga biasa. Menurutnya, istilah yang dipakai pemerintah memiliki makna berbeda dan tujuan yang jauh lebih luas. Kebijakan ini tidak dirancang untuk menambah keuntungan perusahaan, melainkan menyeimbangkan antara biaya pengelolaan yang terus membengkak dengan standar kualitas air yang wajib dipenuhi bagi seluruh warga.

“Sudah lama rencana ini kami siapkan, tapi kami tunda terus. Alasannya sederhana: kami ingin memastikan kondisi ekonomi masyarakat cukup kuat, dan semua pihak paham betul apa alasan di balik kebijakan ini. Air adalah kebutuhan hidup, tidak boleh ada keputusan sepihak,” ujar Ernes di hadapan para peserta. Ia menegaskan, proses ini sengaja dibuat panjang dan terbuka karena menyangkut hajat hidup banyak orang. Mulai dari sosialisasi, diskusi publik, hingga mendengar masukan langsung dari warga menjadi syarat mutlak sebelum penetapan akhir.

Pemerintah dan pengelola perusahaan menjamin, setiap rupiah yang diterima dari hasil penyesuaian tarif nanti akan dikembalikan sepenuhnya ke masyarakat. Dana tersebut akan dialokasikan untuk mengganti pipa-pipa tua yang sering bocor, meningkatkan kadar kebersihan air, memperluas jaringan ke wilayah yang belum terjangkau, serta menjaga kelestarian sumber mata air agar tidak kering atau rusak.

“Jangan ada yang berpikir ini keuntungan kantor. Orientasi kami cuma satu: layanan lebih baik. Kalau tarif disesuaikan, maka air yang keluar harus lebih jernih, aliran lancar setiap saat, dan pasokan aman sepanjang tahun. Itu janji kami,” tegas Ernes.

Salah satu alasan utama yang mendesak penyesuaian adalah lonjakan biaya operasional yang tak tertahankan lagi. Dalam tiga tahun terakhir, harga bahan bakar, material bangunan, bahan kimia pengolahan, hingga biaya pengiriman dan pemeliharaan naik drastis. Beban ini selama ini ditanggung sendiri oleh perusahaan, sehingga dana untuk perbaikan fasilitas jadi sangat terbatas. Jika dibiarkan, dikhawatirkan kualitas layanan akan terus menurun dan berisiko mengganggu kesehatan masyarakat.

Tantangan lain yang tak kalah besar datang dari rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air di wilayah hulu. Proyek ini akan mengubah tata guna lahan di kawasan tangkapan air seluas sekitar 27 ribu hektare. Perubahan ini berpotensi mengurangi debit air baku dan mengganggu ketersediaan pasokan di masa depan. Karena itu, pemerintah sudah memerintahkan tim teknis menyusun langkah antisipasi, seperti membangun waduk penampungan baru dan memperkuat sistem distribusi agar kebutuhan air tetap terjamin meski ada perubahan lingkungan.

Forum konsultasi ini menjadi ruang bagi masyarakat menyampaikan pendapat, kekhawatiran, maupun usulan. Segala masukan yang masuk akan dicatat dan dijadikan dasar perbaikan rencana tarif sebelum ditetapkan. Pemerintah berkomitmen, keputusan akhir nanti adalah hasil kesepahaman bersama, yang adil bagi warga dan sekaligus mampu menjamin layanan air bersih di Malinau tetap terjaga hingga puluhan tahun ke depan.

  • Penulis: (/Adv- rfy)
  • Editor: (/red/ski*/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • 56 Kasus Terbongkar, Sembilan Perempuan Masuk Jaringan Pengedar Narkoba

    56 Kasus Terbongkar, Sembilan Perempuan Masuk Jaringan Pengedar Narkoba

    • 0Komentar

    BERAU | BORNEOTERKINI – Peredaran gelap narkotika di Kabupaten Berau masih masif. Sepanjang semester pertama tahun 2026, Kepolisian Resor Berau menyita sedikitnya 20,1 kilogram sabu-sabu hasil pengungkapan 56 kasus di berbagai wilayah hukum Berau. ​Selain puluhan kilogram sabu, petugas mengamankan 72 orang tersangka. Dari total tersebut, sembilan tersangka di antaranya merupakan perempuan yang diduga kuat terlibat […]

  • Gubernur Dorong Koperasi Sawit Rakyat Lebih Profesional

    Gubernur Dorong Koperasi Sawit Rakyat Lebih Profesional

    • 0Komentar

    KALTARA | BORNEO TERKINI – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A. Paliwang, membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Koperasi Kelapa Sawit Rakyat yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kaltara di Hotel Pangeran Khar, Selasa (28/7/26). Dalam sambutannya, Zainal mengapresiasi Apkasindo Kaltara atas inisiatif pelatihan tersebut. Ia berharap kegiatan ini mampu […]

  • PW KKST Kaltara Kenalkan KUR dan Perlindungan Aset Usaha

    PW KKST Kaltara Kenalkan KUR dan Perlindungan Aset Usaha

    • 0Komentar

    KALTARA | BORNEO TERKIN – Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara Kalimantan Utara (PW KKST Kaltara) memperkenalkan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan program perlindungan aset bagi pelaku usaha, pada Minggu (14/6/2026) di salah satu kafe dan restoran kawasan Perumnas, Kota Tarakan. Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi antaranggota sekaligus menambah wawasan mengenai akses permodalan dan […]

  • Seriusi Aspirasi! Pemkab Ogan Ilir Janji Panggil Perusahaan yang Diduga Langgar Aturan Ketenagakerjaan

    Seriusi Aspirasi! Pemkab Ogan Ilir Janji Panggil Perusahaan yang Diduga Langgar Aturan Ketenagakerjaan

    • 0Komentar

    OGAN ILIR | BORNEO TERKINI – Suasana aman dan kondusif mewarnai peringatan Hari Buruh Internasional di Kabupaten Ogan Ilir, Jumat (1/5/2026). Polres Ogan Ilir bersama Pemerintah Daerah menggelar dialog terbuka dengan Aliansi Buruh KASBI di Ruang Rapat Bupati, Tanjung Senai, sebagai wadah resmi penyaluran aspirasi. Sebelum dialog dimulai, sebanyak 70 orang buruh terlebih dahulu berkumpul […]

  • PAN Berau Lantik Relawan, Fokus Program Pendidikan dan Kesejahteraan P3K

    PAN Berau Lantik Relawan, Fokus Program Pendidikan dan Kesejahteraan P3K

    • 0Komentar

    BERAU | BORNEO TERKINI – Partai Amanat Nasional (PAN) resmi melantik jaringan relawan pendukung Edi Oloan Pasaribu, Anggota DPR-RI Komisi X Dapil Kalimantan Timur. Acara bertajuk “Bantu Rakyat, Kaltim Hebat, Indonesia Kuat” digelar di Hotel Cantika, Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Minggu (30/08/2026). Dalam sambutannya, Edi Oloan Pasaribu menyatakan pembentukan relawan bukan sekadar kepentingan politik, melainkan […]

  • Mertua Temukan Menantu Tewas Tergantung di Ruang Tamu

    Mertua Temukan Menantu Tewas Tergantung di Ruang Tamu

    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id – Seorang pria berinisial GKD (33) ditemukan tewas dengan kondisi tergantung di pintu tengah ruang tamu rumahnya, di Perumahan perusahaan sawit RT 005 Kampung Capuak Kecamatan Talisayan, Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 13.30 Wita kemarin. Korban ditemukan pertama kali oleh mertuanya yang kebetulan datang ke rumah korban namun mendapati kondisi rumah terkunci seluruhnya. Saat […]

expand_less