Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Sekda: Penyesuaian Tarif Bukan Kenaikan Harga

Sekda: Penyesuaian Tarif Bukan Kenaikan Harga

  • account_circle (/Adv- rfy)
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 247
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALINAU | BORNEO TERKINI – Upaya perbaikan layanan air bersih di Kabupaten Malinau masuk tahap krusial. Sekretaris Daerah Ernes Silvanus secara resmi membuka forum konsultasi publik yang digelar Perumda Air Minum Apa’ Mening di Ruang Laga Feratu, Senin pagi. Pertemuan ini menjadi langkah awal pemerintah mengajak masyarakat berdiskusi soal rencana penyesuaian tarif yang dinilai sangat diperlukan demi keberlanjutan pelayanan jangka panjang.

Ernes langsung meluruskan persepsi publik yang sering menyamakan penyesuaian tarif dengan kenaikan harga biasa. Menurutnya, istilah yang dipakai pemerintah memiliki makna berbeda dan tujuan yang jauh lebih luas. Kebijakan ini tidak dirancang untuk menambah keuntungan perusahaan, melainkan menyeimbangkan antara biaya pengelolaan yang terus membengkak dengan standar kualitas air yang wajib dipenuhi bagi seluruh warga.

“Sudah lama rencana ini kami siapkan, tapi kami tunda terus. Alasannya sederhana: kami ingin memastikan kondisi ekonomi masyarakat cukup kuat, dan semua pihak paham betul apa alasan di balik kebijakan ini. Air adalah kebutuhan hidup, tidak boleh ada keputusan sepihak,” ujar Ernes di hadapan para peserta. Ia menegaskan, proses ini sengaja dibuat panjang dan terbuka karena menyangkut hajat hidup banyak orang. Mulai dari sosialisasi, diskusi publik, hingga mendengar masukan langsung dari warga menjadi syarat mutlak sebelum penetapan akhir.

Pemerintah dan pengelola perusahaan menjamin, setiap rupiah yang diterima dari hasil penyesuaian tarif nanti akan dikembalikan sepenuhnya ke masyarakat. Dana tersebut akan dialokasikan untuk mengganti pipa-pipa tua yang sering bocor, meningkatkan kadar kebersihan air, memperluas jaringan ke wilayah yang belum terjangkau, serta menjaga kelestarian sumber mata air agar tidak kering atau rusak.

“Jangan ada yang berpikir ini keuntungan kantor. Orientasi kami cuma satu: layanan lebih baik. Kalau tarif disesuaikan, maka air yang keluar harus lebih jernih, aliran lancar setiap saat, dan pasokan aman sepanjang tahun. Itu janji kami,” tegas Ernes.

Salah satu alasan utama yang mendesak penyesuaian adalah lonjakan biaya operasional yang tak tertahankan lagi. Dalam tiga tahun terakhir, harga bahan bakar, material bangunan, bahan kimia pengolahan, hingga biaya pengiriman dan pemeliharaan naik drastis. Beban ini selama ini ditanggung sendiri oleh perusahaan, sehingga dana untuk perbaikan fasilitas jadi sangat terbatas. Jika dibiarkan, dikhawatirkan kualitas layanan akan terus menurun dan berisiko mengganggu kesehatan masyarakat.

Tantangan lain yang tak kalah besar datang dari rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air di wilayah hulu. Proyek ini akan mengubah tata guna lahan di kawasan tangkapan air seluas sekitar 27 ribu hektare. Perubahan ini berpotensi mengurangi debit air baku dan mengganggu ketersediaan pasokan di masa depan. Karena itu, pemerintah sudah memerintahkan tim teknis menyusun langkah antisipasi, seperti membangun waduk penampungan baru dan memperkuat sistem distribusi agar kebutuhan air tetap terjamin meski ada perubahan lingkungan.

Forum konsultasi ini menjadi ruang bagi masyarakat menyampaikan pendapat, kekhawatiran, maupun usulan. Segala masukan yang masuk akan dicatat dan dijadikan dasar perbaikan rencana tarif sebelum ditetapkan. Pemerintah berkomitmen, keputusan akhir nanti adalah hasil kesepahaman bersama, yang adil bagi warga dan sekaligus mampu menjamin layanan air bersih di Malinau tetap terjaga hingga puluhan tahun ke depan.

  • Penulis: (/Adv- rfy)
  • Editor: (/red/ski*/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • Buka Rakernis Perpustakaan, Herman Deru: Peningkatan Literasi Harus Terintegrasi dan Berkelanjutan

    Buka Rakernis Perpustakaan, Herman Deru: Peningkatan Literasi Harus Terintegrasi dan Berkelanjutan

    • account_circle (/amd/)
    • visibility 110
    • 0Komentar

    PALEMBANG | BORNEO TERKINI – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, secara resmi membuka Rapat Teknis Urusan Perpustakaan se-Sumatera Selatan di Ballroom Hotel The Zuri, Palembang, Selasa (28/04/2026). Kegiatan ini mengusung tema peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM). Dalam arahannya, Herman Deru menegaskan bahwa upaya peningkatan literasi masyarakat harus dilakukan […]

  • Rupiah Melemah Dibanding Ringgit dan SGD

    Rupiah Melemah Dibanding Ringgit dan SGD

    • account_circle (/*red/)
    • visibility 282
    • 0Komentar

    NASIONAL. Borneoterkini.co.id –  Berdasarkan data Refinitiv, per pukul 09.23 WIB nilai tukar rupiah berada di level Rp4.298/MYR melemah 0,53% atau menjadi level terlemah. Rupiah mencatatkan rekor terlemahnya dibanding dua mata uang tetangga yakni, ringgit Malaysia (MYR) dan dolar Singapura (SGD) pada intraday perdagangan, pada tahun 2026, Sabtu, (14/2/). Hal ini juga berbarengan dengan kurs nilai […]

  • Sosialisasi Peraturan Bupati Berau Terkait Empat Pilar Kearsipan dan SRIKANDI

    Sosialisasi Peraturan Bupati Berau Terkait Empat Pilar Kearsipan dan SRIKANDI

    • account_circle (/red */)
    • visibility 583
    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bidang Pembinaan dan Pelayanan Kearsipan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Peraturan Bupati Berau Terkait Empat Pilar Kearsipan dan SRIKANDI, dalam rangka meningkatkan kinerja dan mendukung terciptanya tertib administrasi kearsipan, meningkatkan layanan prima kearsipan serta melestarikan arsip yang memiliki nilai guna sejarah. Bertempat di Ruang Multimedia Lantai 1 Dispusip Berau pada […]

  • Sekda Berau hadiri Rapat Koordinasi Program Kegiatan LPNK

    Sekda Berau hadiri Rapat Koordinasi Program Kegiatan LPNK

    • account_circle (/red */)
    • visibility 1.086
    • 0Komentar

    SUMEDANG. Borneoterkini.co.id – Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, ikuti Retret Sekretaris Daerah se-Indonesia atau Rapat Koordinasi sebagai singkronisasi program dan kegiatan Kementerian (LPNK) dengan Pemerintah daerah Tahun 2025, dengan didampingi Kepala Badan Perencanaan, Penelitan dan Pengembangan Kabupaten, Berau Renny Triariani. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 5 hari kedepan sejak tanggal 26 sampai dengan 29 Oktober 2025 […]

  • UMK 2026 Naik 5,17 Persen atau Rp.198.512

    UMK 2026 Naik 5,17 Persen atau Rp.198.512

    • account_circle (/red */)
    • visibility 523
    • 0Komentar

    MALINAU. Borneoterkini.co.id –  Upah Minimum Kabupaten (UMK) Malinau Tahun 2026 resmi disepakati sebesar Rp4.040.073. Angka tersebut mengalami kenaikan 5,17 persen atau Rp198.512 dibandingkan UMK Tahun 2025. “Penetapan UMK dan UMSK 2026 mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 serta Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 16 Tahun 2024, dan juga berdasarkan Keputusan Bupati Malinau tentang Dewan […]

  • Saefuddin Zuhri: Aksi Pungut Sampah dan Tebar Ikan Digelar

    Saefuddin Zuhri: Aksi Pungut Sampah dan Tebar Ikan Digelar

    • account_circle (/red/)
    • visibility 747
    • 0Komentar

    SAMARINDA. Borneoterkini.co.id – Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, Saefuddin Zuhri, bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus menunjukkan komitmennya menjaga kebersihan dan kelestarian sungai, di salah-satu bantaran Sungai Karang Mumus (SKM), Jalan Tarmidi, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Kecamatan Samarinda Kota, Sabtu pagi (25/10/2025). Aksi pungut sampah dan tebar ikan digelar dengan dirangkai peresmian speed boat baru […]

expand_less