Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parlementaria » Pertambangan Sekatak, DPRD Kaltara Gelar Dialog Lintas Pihak

Pertambangan Sekatak, DPRD Kaltara Gelar Dialog Lintas Pihak

  • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
  • visibility 256
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALTARA | BORNEO TERKINI – Masalah pertambangan emas dan keberadaan PT BTM di Kecamatan Sekatak Buji, Kalimantan Utara, masuk meja Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Provinsi Kaltara. Pertemuan ini digelar sebagai tanggapan nyata atas aspirasi warga yang sebelumnya disampaikan lewat aksi pendapat di Kantor Gubernur Kalimantan Utara.

Rapat yang berlangsung di ruang sidang DPRD Kaltara, dipimpin Wakil Ketua DPRD H. Muddain, ST. Turut hadiri Wakil Ketua H. Muhammad Nasir, SE., MM, serta anggota Alimuddin, ST., Hj. Aluh Berlian, SH., M.Si., H. Moh. Nafis, ST., dan Yancong, S.Pi. Peserta meliputi perwakilan AMPT, Kementerian ESDM, Dinas ESDM provinsi, pemerintah kecamatan‑desa, dan tokoh masyarakat setempat.

Wakil Ketua DPRD H. Muddain, ST., menegaskan forum ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan wujud fungsi dewan sebagai perwakilan rakyat.

“Kita cari solusi saling menguntungkan. Masalah ini butuh pandangan maju, bukan pertentangan,” tegasnya, Selasa (16/6/2026)

Di sisi masyarakat, AMPT menyampaikan dua poin utama: minta ruang partisipasi lebih luas bagi warga lokal dalam pengelolaan sumber daya alam, dan minta evaluasi dampak operasional, termasuk keberadaan PT BTM yang menjadi sorotan warga.

Pihak dewan menegaskan seluruh masukan dicatat dan akan dibahas lebih lanjut. Kehadiran perwakilan pusat dan daerah diharapkan menjamin hasil yang berpijak pada kepastian hukum, perlindungan warga, serta keberlanjutan lingkungan.

DPRD juga berharap dialog ini menjadi pola penyelesaian masalah ke depan, menjaga stabilitas sosial, dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan di wilayah Kaltara.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Utara, Ferdy, menyampaikan sejumlah alternatif yang dapat ditempuh, di antaranya pengusulan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), pembentukan koperasi masyarakat, maupun kerja sama antara masyarakat dengan perusahaan pemegang izin.

Dalam catatan DPRD, luas IUP PT BTM mencapai sekitar 4.300 hektare. Karena itu, Muddain meminta Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Utara memfasilitasi pencocokan peta wilayah desa dengan wilayah konsesi perusahaan guna mengetahui secara pasti kondisi di lapangan.

“Prioritas kita adalah bagaimana masyarakat lokal Sekatak mendapat ruang dan manfaat dari keberadaan sumber daya alam yang ada. Apabila di luar wilayah konsesi masih terdapat potensi, maka dapat diusulkan untuk dilakukan penelitian lebih lanjut,” katanya.

  • Penulis: (/rfy/- ADV/)
  • Editor: (/red/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • Rupiah Melemah Dibanding Ringgit dan SGD

    Rupiah Melemah Dibanding Ringgit dan SGD

    • 0Komentar

    NASIONAL. Borneoterkini.co.id –  Berdasarkan data Refinitiv, per pukul 09.23 WIB nilai tukar rupiah berada di level Rp4.298/MYR melemah 0,53% atau menjadi level terlemah. Rupiah mencatatkan rekor terlemahnya dibanding dua mata uang tetangga yakni, ringgit Malaysia (MYR) dan dolar Singapura (SGD) pada intraday perdagangan, pada tahun 2026, Sabtu, (14/2/). Hal ini juga berbarengan dengan kurs nilai […]

  • Ketua DPRD Bulungan Minta Pemkab Perhatikan Fasilitas Kesehatan di Pelosok, Pemkab Sudah Jadi Prioritas

    Ketua DPRD Bulungan Minta Pemkab Perhatikan Fasilitas Kesehatan di Pelosok, Pemkab: Sudah Jadi Prioritas

    • 0Komentar

    BULUNGAN | BORNEO TERKINI – Ketua DPRD Kabupaten Bulungan, Riyanto, meminta Pemerintah Kabupaten Bulungan terus meningkatkan dan memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah pelosok. Riyanto menegaskan, peningkatan pelayanan kesehatan harus dilakukan secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Bulungan tanpa terkecuali. Perhatian pemerintah tidak boleh hanya difokuskan pada fasilitas kesehatan di […]

  • Asisten III Setda Malinau Resmikan Rumah Dinas Gembala di Tulid

    Asisten III Setda Malinau Resmikan Rumah Dinas Gembala di Tulid

    • 0Komentar

    MALINAU | BORNEO TERKINI – Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Malinau, Francis, meresmikan Rumah Dinas Gembala GKII Harapan Baru yang berlokasi di Jalan Gereja, wilayah Tulid, pada Rabu (13 Mei 2026). Acara ini jadi momen penting untuk menunjang kegiatan pelayanan gereja sekaligus mempererat persatuan antarwarga di sekitar. Dalam sambutannya, Francis menyampaikan rasa syukur […]

  • KKG Pemulutan Gelar Hari Belajar Guru, Upaya Tingkatkan Kompetensi Pendidik

    KKG Pemulutan Gelar Hari Belajar Guru, Upaya Tingkatkan Kompetensi Pendidik

    • 0Komentar

    OGAN ILIR | BORNEO TERKINI – Forum Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan Pemulutan menggelar kegiatan “Hari Belajar Guru” di Aula SD Negeri 02 Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (07/05/2026). Agenda rutin bulanan ini menjadi wadah strategis bagi para tenaga pendidik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta mempererat silaturahmi antar sekolah. Kepala Sekolah SD Negeri 02 Pemulutan, […]

  • ria Paruh Baya Ditemukan Tak Bernyawa di Toilet Umum

    Pria Paruh Baya Ditemukan Tak Bernyawa di Toilet Umum

    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id –  Warga di Jalan HARM Ayoeb, Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, digegerkan dengan adanya penemuan mayat Pria paruh baya, di toilet Masjid Baitul Makmur, tepatnya di dalam Pasar Sanggam Adji Dilayas, Kabupaten Berau. Mayat Lelaki berkisar usia 75 tahun itu pertama kali ditemuakan Agus Salim yang merupakan marbot masjid. Yang sebelumnya saksi mengatakan […]

  • Pemprov Kaltara Integrasikan E-Katalog v6 dan SP2D Online demi Tata Kelola Keuangan Lebih Baik

    Pemprov Kaltara Integrasikan E-Katalog v6 dan SP2D Online demi Tata Kelola Keuangan Lebih Baik

    • 0Komentar

    KALTARA | BORNEO TERKINI – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mengambil langkah konkret membenahi sistem pengadaan barang dan jasa. Caranya dengan menyatukan E-Katalog Versi 6 buatan LKPP dengan sistem pembayaran Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Online. Tujuannya jelas: proses lebih cepat, bebas dari penyimpangan, dan pengelolaan keuangan makin bertanggung jawab. Langkah ini disosialisasikan dalam acara pembukaan […]

expand_less