Wagub Kaltara Temui Pemprov Kaltim di Samarinda, Bahas Akses Jalan Trans-Provinsi
- account_circle (/Adv/)
- calendar_month 12 jam yang lalu
- visibility 25
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala (Kanan). Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud. (Kiri). BORNEO TERKINI/Foto: Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SAMARINDA | BORNEO TERKINI – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara terus mempererat kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur guna mempercepat pembangunan dan pemeliharaan ruas jalan utama yang menghubungkan kedua wilayah. Langkah ini diambil untuk meningkatkan konektivitas yang dinilai sangat strategis bagi kemajuan daerah.
Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, memimpin kunjungan kerja ke Kantor Gubernur Kaltim di Samarinda pada Selasa (30/6). Dalam pertemuannya, ia menegaskan infrastruktur jalan menjadi tulang punggung kelancaran mobilitas warga, distribusi barang dan jasa, serta pemerataan pembangunan, terutama di wilayah pedalaman dan perbatasan.
“Ruas jalan penghubung adalah urat nadi konektivitas antarprovinsi. Keberadaannya mendukung pengembangan kawasan perbatasan, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memastikan pembangunan dapat dirasakan secara merata,” ujarnya.
Pertemuan yang menjadi sarana mengevaluasi langkah-langkah yang telah dijalankan sekaligus memperkuat koordinasi kedua pihak. Bagi Kaltara, akses jalan menuju Kaltim menjadi prioritas utama untuk mengurangi keterisolasian wilayah pedalaman.
Ingkong Ala menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemprov Kaltim dalam mendukung kerja sama ini. Ia meyakini kolaborasi akan menjaga kelancaran arus logistik dan mobilitas antarwilayah.
Kerja sama sebelumnya telah disepakati melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama pada 7 Agustus 2025 di Tarakan. Rencananya, akan dibangun ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Long Bagun (Kabupaten Mahakam Ulu, Kaltim) sepanjang 120 kilometer dengan Kecamatan Apau Kayan (Kabupaten Malinau, Kaltara) sepanjang 22 kilometer.
Pemprov Kaltara berharap sinergi yang terjalin dapat mempercepat terwujudnya jalan yang andal. Hal ini diharapkan dapat membuka akses ekonomi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat pembangunan di kawasan perbatasan.
- Penulis: (/Adv/)
- Editor: (/Red/)







Saat ini belum ada komentar