Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis & Ekonomi » Pemprov Kaltara Intensifkan Koordinasi dengan Pusat, Kejar Percepatan Jalan Perbatasan Krayan

Pemprov Kaltara Intensifkan Koordinasi dengan Pusat, Kejar Percepatan Jalan Perbatasan Krayan

  • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA | BORNEO TERKINI – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) terus menggenjot percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan. Melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim), Pemprov Kaltara memperkuat koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Jakarta, Kamis (23/7).

​Langkah ini dilakukan untuk mengawal aspirasi masyarakat terkait kelanjutan pembangunan Jalan Lingkar Krayan di Kabupaten Nunukan yang saat ini dikerjakan melalui skema Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah.

Kepala DPUPR-Perkim Kaltara, Ir. Helmi, usai melakukan audiensi dengan Kementerian PU mengungkapkan bahwa pihaknya mengusulkan penyesuaian metode penanganan agar selaras dengan kondisi geografis perbatasan yang cukup menantang.

​”Kami berharap penanganan jalan dapat disesuaikan dengan kondisi lapangan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujar Helmi.

Dalam pertemuan tersebut, Pemprov Kaltara mengusulkan penggunaan perkerasan agregat pada beberapa ruas tertentu. Tujuannya, jangkauan pembangunan bisa lebih luas dan optimal dibandingkan jika seluruhnya menggunakan perkerasan aspal. Kendati demikian, pemerintah pusat tetap memiliki standar teknis tersendiri dalam pelaksanaan Inpres Jalan Daerah, termasuk penggunaan perkerasan aspal.

Guna mencari jalan tengah, kedua belah pihak kini tengah mematangkan formulasi yang memadukan kebutuhan daerah dengan regulasi teknis yang berlaku, termasuk opsi penyesuaian lebar perkerasan jalan agar efisiensi anggaran tercapai tanpa mengorbankan aspek keselamatan.

​Helmi menambahkan, skema penanganan untuk sejumlah titik pada tahun 2026 ini masih dimatangkan agar pelaksanaannya berjalan efektif dan efisien.

Pemprov Kaltara juga berharap sinergi lintas instansi melibatkan Kementerian PU dan Kementerian Keuanga terus diperkuat terkait pola penganggaran jalan provinsi.

​Upaya ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama masyarakat di DPRD Provinsi Kaltara, yang dilanjutkan dengan kunjungan kerja langsung ke kementerian terkait.

Sebagai informasi, Jalan Lingkar Krayan terbagi menjadi dua segmen utama sepanjang kurang lebih 90 kilometer, meliputi segmen Long Bawan–Lembudud–Long Layu serta segmen Long Layu menuju Binuang. Mengingat sebagian besar ruas masih berupa jalan tanah dan kerap terkendala cuaca saat musim hujan, penanganan bertahap menjadi kunci utama.

​”Jalan ini merupakan jalan provinsi yang ditangani pemerintah pusat melalui Inpres Jalan Daerah. Setelah selesai, nantinya akan diserahkan kembali kepada Pemprov Kaltara untuk pemeliharaan berkelanjutan,” pungkas Helmi.

  • Penulis: (/rfy/ dkisp- ADV/)
  • Editor: (/red/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • Bunuh Istri dan 2 Belita, Pria Di Berau Divonis Mati

    Bunuh Istri dan 2 Belita, Pria Di Berau Divonis Mati

    • 0Komentar

    BERAU | BORNEO TERKINI – Majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjung Redeb, Berau, memvonis terdakwa yang menghabisi istri yang sedang mengandung dan dua anaknya. Terdakwa J, 34 tahun, menerima putusan tersebut sehingga akan menjalani masa percobaan tahanan 10 tahun sebelum dieksekusi. Dalam putusannya, Senin, 30 Maret 2026, majelis hakim yang diketuai Agung Dwi Prabowo menyatakan J […]

  • Gubernur Kaltara H. Zainal A. Paliwang: Pokir DPRD Instrumen Pembangunan Akuntabel

    Gubernur Kaltara H. Zainal A. Paliwang: Pokir DPRD Instrumen Pembangunan Akuntabel

    • 0Komentar

    KALTARA. Borneoterkini.co.id – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) H. Zainal A. Paliwang, menegaskan bahwa terkait penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) kedepan Tahun 2027 harus dilakukan lebih terukur dan realistis, seiring kondisi fiskal daerah. Zainal, memastikan agar Program Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dapat menjadi instrumen pembangunan yang akuntabel. “Sosialisasi Kamus Pokok-Pokok Pikiran […]

  • DPRD Bulungan Turun Tangan Tuntaskan Sengketa Lahan WIP dan MGS Bunyu Barat

    DPRD Bulungan Turun Tangan Tuntaskan Sengketa Lahan WIP dan MGS Bunyu Barat

    • 0Komentar

    BULUNGAN | BORNEO TERKINI – DPRD Kabupaten Bulungan bergerak cepat memfasilitasi penyelesaian pembebasan lahan untuk proyek strategis nasional pembangunan Water Injection Plant  (WIP) dan Main Gathering Station (MGS) di Desa Bunyu Barat. Langkah taktis ini diwujudkan melalui Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bulungan, H. Riyanto, Forum strategis yang berlangsung di […]

  • Lomba Rakyat Semarakkan Kemerdekaan, Ambulans Siap Membantu Warga

    Lomba Rakyat Semarakkan Kemerdekaan, Ambulans Siap Membantu Warga

    • 0Komentar

    PALEMBANG | BORNEO TERKINI – Memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan warga, Partai Demokrat Kota Palembang menggelar serangkaian perlombaan rakyat yang berlangsung meriah di Jalan Bukit Baru 1, Palembang, Minggu (23/8/2026). Berbagai perlombaan tradisional seperti panjat pinang, tarik tambang, lomba kelereng, hingga balap karung menjadi daya tarik utama yang […]

  • Herman Deru: Sumsel 3 Besar Produktivitas Pangan, Harus Makin Maju lewat AI

    Herman Deru: Sumsel 3 Besar Produktivitas Pangan, Harus Makin Maju lewat AI

    • 0Komentar

    PALEMBANG | BORENO TERKINI – Universitas Sjakhyakirti menggelar lomba kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dengan mengusung tema ketahanan pangan. Kegiatan  merupakan bentuk dukungan terhadap program prioritas Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan dilaksanakan di Atrium Baru Palembang Square Mall, Minggu (19/04/2026). Kegiatan ini mendapat perhatian langsung dari Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru. Ia menegaskan bahwa ketahanan pangan […]

  • Bergeser Garis Perbatasan Indonesia - Malaysia, Tiga Desa di Nunukan Diambil Malaysia

    Bergeser Garis Perbatasan Indonesia – Malaysia, Tiga Desa di Nunukan Diambil Malaysia

    • 0Komentar

    Nasional. borneoterkini.co.id – Terdapat tiga desa di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, kini ditetapkan masuk ke wilayah administrasi Malaysia. Ketiga desa yang terletak di Kecamatan Lumbis Hulu adalah Desa Kabulangalor, Desa Lepaga dan Desa Tetagas. “Garis batas wilayah antara Indonesia dan Malaysia telah bergeser sehingga mengakibatkan hal itu terjadi.” ujar Wakil Menteri Agraria Tata Ruang atau […]

expand_less