Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pemerintahan » Pemprov Perkuat Komitmen Menuju Kaltara Bebas Kusta

Pemprov Perkuat Komitmen Menuju Kaltara Bebas Kusta

  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • visibility 114
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA | BORNEO TERKINI – Upaya menghapus kusta di Indonesia terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah pusat dan daerah. Di tengah komitmen nasional tersebut, Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan keseriusannya dengan mengambil bagian dalam Konferensi Nasional Kusta 2026 yang berlangsung di Puri Agung Convention Hall, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (10/7).

Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara Ingkong Ala, hadir sekaligus menandatangani Komitmen Bersama Percepatan Eliminasi Kusta bersama kepala daerah dari berbagai provinsi. Penandatanganan itu menjadi penegasan bahwa Kaltara siap berkontribusi mewujudkan Indonesia bebas kusta.

Menurut Ingkong, tantangan terbesar bukan hanya mengobati penyakitnya, tetapi juga menghapus stigma yang masih melekat di tengah masyarakat. Karena itu, edukasi harus berjalan beriringan dengan penguatan pelayanan kesehatan hingga ke daerah-daerah terpencil.

“Kalau ditemukan lebih awal, kusta bisa disembuhkan. Yang harus kita hilangkan adalah rasa takut dan stigma terhadap penderitanya. Semua pihak harus ikut memberi pemahaman kepada masyarakat,” kata Ingkong.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara akan membentuk Tim Percepatan Eliminasi Kusta yang bertugas memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota agar penemuan kasus, pengobatan dan pemantauan dapat berjalan lebih optimal.

Komitmen tersebut mendapat dukungan pemerintah pusat. Menteri Dalam Negeri H. Muhammad Tito Karnavian, menilai percepatan eliminasi kusta dapat dicapai apabila deteksi dini dan pengobatan dilakukan secara konsisten.

Senada dengan itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (PMK) Pratikno mengajak seluruh pihak menghentikan stigma negatif karena kusta merupakan penyakit yang dapat disembuhkan.

Di Kaltara sendiri, data Dinas Kesehatan Kaltara hingga Triwulan II 2025 menunjukkan terdapat 18 kasus baru dengan total 37 kasus terdaftar. Kabupaten Nunukan masih menjadi wilayah dengan jumlah kasus terbanyak. Meski demikian, tidak ditemukan kasus baru pada anak, sementara tingkat kesembuhan untuk tipe PB telah mencapai 100 persen.

Konferensi Nasional Kusta 2026 juga dihadiri sejumlah tokoh kesehatan dunia, di antaranya Regional Director WHO Regional Office for the Western Pacific (WPRO) Dr. Saia Ma’u Piukala dan WHO Goodwill Ambassador for Leprosy Elimination Mr. Yohei Sasakawa, yang mendukung langkah Indonesia mempercepat eliminasi kusta melalui kolaborasi lintas sektor.

  • Penulis: (/dkisp-adv/rfy/)
  • Editor: (/red/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • Perkuat Pencegahan Karhutla Libatkan Unsur Posyandu

    Perkuat Pencegahan Karhutla Libatkan Unsur Posyandu

    • 0Komentar

    PALEMBANG | BORNEO TERKINI – Pemerintah Kota Palembang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan melibatkan tiga unsur Posyandu, yakni Posyandu PKK, Posyandu Pramuka, dan Posyandu PMI. Kegiatan sosialisasi tersebut dipusatkan di ruang rapat Prameswara Palembang, Senin (7/9). Sekretaris BPBD Kota Palembang, Iran Tabrani, menyatakan bahwa langkah […]

  • Bergeser Garis Perbatasan Indonesia - Malaysia, Tiga Desa di Nunukan Diambil Malaysia

    Bergeser Garis Perbatasan Indonesia – Malaysia, Tiga Desa di Nunukan Diambil Malaysia

    • 0Komentar

    Nasional. borneoterkini.co.id – Terdapat tiga desa di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, kini ditetapkan masuk ke wilayah administrasi Malaysia. Ketiga desa yang terletak di Kecamatan Lumbis Hulu adalah Desa Kabulangalor, Desa Lepaga dan Desa Tetagas. “Garis batas wilayah antara Indonesia dan Malaysia telah bergeser sehingga mengakibatkan hal itu terjadi.” ujar Wakil Menteri Agraria Tata Ruang atau […]

  • Banggar DPRD Bulungan Bahas KUA-PPAS APBD Perubahan 2026 dan 2027

    Banggar DPRD Bulungan Bahas KUA-PPAS APBD Perubahan 2026 dan 2027

    • 0Komentar

    BULUNGAN | BORNO TERKINI – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Bulungan menggelar Rapat Dengar Pendapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), membahas Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026 serta KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bulungan, Riyanto, di Tanjung Selor, belum lama ini. […]

  • Sinergi Polres Ogan Ilir dan Petani Dukung Ketahanan Pangan

    Sinergi Polres Ogan Ilir dan Petani Dukung Ketahanan Pangan

    • 0Komentar

    OGAN ILIR | BORNEO TERKINI – Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2026, Polres Ogan Ilir bersama Pemerintah Daerah dan kelompok tani melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II secara virtual melalui video conference yang dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Indonesia, Sabtu (16/05/2026). Kegiatan panen raya di wilayah Kabupaten Ogan Ilir dipusatkan […]

  • Peredaran Sabu 8,09 Kg Diputus di Berau

    Peredaran Sabu 8,09 Kg Diputus di Berau

    • 0Komentar

    BERAU | BORNEO TERKINI – Dua serangkaian operasi yang dilaksanakan Satresnarkoba Polres Berau pada 12 dan 13 Juni 2026 berhasil memutus rantai peredaran narkotika jenis sabu. Total barang bukti yang diamankan mencapai 8.090 gram, atau setara 8,09 kilogram. Aksi penindakan pertama dilaksanakan Jumat malam, sekitar pukul 23.40 Wita. Tim menyasar sebuah rumah di Jalan Gunung […]

  • Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah Kaltara Dukung Penuh

    Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah Kaltara Dukung Penuh

    • 0Komentar

    JAKARTA | BORNEO TERKINI – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meresmikan pembangunan 1.151 kilometer jalan daerah di seluruh Indonesia melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah Tahun 2025. Peresmian dilakukan secara daring pada Selasa (23/6), dengan dihadiri langsung Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum. Dalam sambutannya, Presiden Prabowo […]

expand_less