PLN Diminta Optimalkan Angkutan Tambang Listrik
- calendar_month 13 jam yang lalu
- visibility 169
- comment 0 komentar
- print Cetak

Prosesi pemotongan pita peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PLN oleh para pejabat. (BORNEO TERKINI/Foto: Asf)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSEL | BORNEO TERKINI – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meminta PT PLN (Persero) bergerak cepat menangkap potensi pasar angkutan pertambangan di Sumsel yang kini mulai beralih dari bahan bakar minyak ke energi listrik. Langkah taktis ini dinilai menjadi momentum strategis bagi BUMN kelistrikan tersebut untuk memperluas penetrasi layanan pengisian daya kendaraan listrik secara masif.
Permintaan tersebut disampaikan Herman Deru usai meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center di Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan Rivai, Jalan Demang Lebar Daun Nomor 170, Palembang, Jumat (25/9/2026).
Menurut Herman Deru, pergeseran pola penggunaan energi pada kendaraan operasional sektor pertambangan, khususnya armada angkutan batu bara atau hauling, membuka peluang bisnis baru yang sangat potensial bagi PLN. Tren konversi ini sekaligus menjadi pilar penting dalam mengakselerasi transisi energi bersih serta menekan emisi karbon di wilayah Sumatera Selatan.
Peralihan dari BBM ke tenaga listrik pada armada tambang dinilai menciptakan kebutuhan mendesak akan kesiapan infrastruktur pengisian daya berkapasitas besar. Oleh karena itu, PLN diharapkan mampu menyediakan jaringan pengisian arus listrik yang andal dan terintegrasi guna menjamin kelancaran aktivitas operasional industri pertambangan di daerah tersebut.
- Penulis: (/Asf/)
- Editor: (/Red/)





Saat ini belum ada komentar