Bapenda Kaltara Pimpin Digitalisasi Retribusi, Gubernur Zainal Targetkan PAD Maksimal
- calendar_month 12 jam yang lalu
- visibility 23
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gubernur Zainal A. Paliwang menyerahkan penghargaan kepada Kepala Jasa Raharja Kalimantan Utara dalam puncak Gebyar Pajak 2026. (BORNEO TERKINI/Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KALTARA | BORNEO TERKINI – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A. Paliwang, melakukan langkah konkret untuk memperkuat sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD). Secara resmi, ia membuka High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Kaltara di Aula Kantor Gubernur, Senin (13/7).
Dalam pertemuan strategis tersebut, Gubernur menetapkan perubahan struktur penting dalam pengelolaan digitalisasi daerah. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltara kini resmi ditunjuk sebagai lead sector TP2DD, menggantikan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).
Gubernur Zainal menegaskan, perombakan ini bertujuan agar pengawasan terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil retribusi menjadi lebih fokus. Bapenda ditugaskan untuk mengawal penuh penerapan elektronifikasi transaksi guna menutup celah kebocoran pendapatan.
“Regulasi (Keppres Nomor 3/2021 dan Permendagri Nomor 56/2021) menegaskan bahwa digitalisasi adalah instrumen wajib. Saya instruksikan kepada seluruh OPD pengampu retribusi untuk segera memaksimalkan potensi daerah melalui inovasi dan kreativitas,” tegas Gubernur di hadapan peserta rapat.
Menurutnya, penerapan sistem pembayaran nontunai (cashless) adalah kunci utama. Gubernur mengingatkan bahwa setiap rupiah dari pajak dan retribusi yang terkumpul akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, layanan kesehatan, serta pendidikan yang lebih baik.
“Saya berharap, peningkatan kesadaran masyarakat membayar kewajiban harus diiringi dengan penyediaan kanal pembayaran digital yang mudah, aman, dan cepat,” tambah mantan Wakapolda Kaltara ini.
Di sela kegiatan tersebut, Gubernur Zainal juga memberikan apresiasi berupa piagam penghargaan kepada Kepala Jasa Raharja Kantor Wilayah Kalimantan Timur, Gentur Anggoro Waseso.
Acara ditutup dengan perhelatan Gebyar Pajak 2026. Sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak kendaraan bermotor yang taat, Pemprov Kaltara membagikan sejumlah hadiah menarik, termasuk unit sepeda listrik dan emas batangan seberat 0,5 gram melalui mekanisme pengundian.
- Penulis: (/dkisp-adv/rfy/)
- Editor: (/red/)








Saat ini belum ada komentar