LPTQ Kaltara Pastikan Seleksi MTQN 2026 Terbuka dan Objektif
- calendar_month 12 jam yang lalu
- visibility 24
- comment 0 komentar
- print Cetak

Jajaran pengurus LPTQ Kalimantan Utara dan pejabat terkait berdiri saat pembukaan acara. (BORNEO TERKINI/Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KALTARA |BORNEO TERKINI – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan bahwa proses penetapan peserta yang akan berlaga di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXI Tahun 2026 di Semarang telah dilaksanakan secara objektif dan terbuka.
Ketua Umum LPTQ Kaltara, H. Sanusi, menyatakan bahwa seluruh tahapan telah melalui koordinasi matang bersama para pemangku kepentingan di tingkat kabupaten/kota.
“Proses ini telah kami komunikasikan dan koordinasikan bersama Kepala Kemenag, Ketua LPTQ, serta jajaran kabupaten/kota se-Kaltara melalui surat resmi pada 20 Juli 2026, sebelum seleksi dilaksanakan,” ujar Sanusi, Rabu (29/7).
Dalam rapat koordinasi tersebut, disepakati bahwa seleksi lanjutan digelar khusus bagi seluruh Juara I dari masing-masing cabang dan golongan. Kebijakan ini merujuk pada Surat Keputusan Dewan Hakim MTQ X Tingkat Provinsi Kaltara Tahun 2026 di Kabupaten Malinau.
Sanusi menegaskan, perolehan predikat terbaik pertama pada tingkat provinsi tidak serta-merta menjadikan seorang peserta otomatis lolos sebagai wakil daerah di kancah nasional.
“Dalam keputusan tersebut telah dijelaskan bahwa peserta terbaik I tidak secara otomatis menjadi wakil daerah pada MTQ Nasional. Karena itu, seleksi lanjutan menjadi bagian dari proses untuk menentukan peserta yang akan mewakili Kaltara,” jelasnya.
Dari total 48 Juara I (putra dan putri) yang mengikuti seleksi secara daring pada 27–28 Juli 2026, Tim Seleksi akhirnya menetapkan 19 peserta terbaik berdasarkan penilaian objektif. Kebijakan pembatasan kuota ini, lanjut Sanusi, dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran agar pembinaan kontingen dapat berjalan maksimal.
”Idealnya seluruh juara dapat berangkat ke tingkat nasional. Namun dengan mempertimbangkan kondisi anggaran, kami berupaya agar peserta yang ditetapkan memperoleh pembinaan dan dukungan yang maksimal sehingga mampu bersaing,” tambahnya.
Bagi peserta yang belum masuk dalam kuota prioritas provinsi, LPTQ Kaltara menyatakan tetap membuka peluang untuk berangkat melalui dukungan pembiayaan mandiri dari LPTQ kabupaten/kota asal masing-masing.
Menanggapi dinamika informasi yang berkembang di tengah masyarakat, LPTQ Kaltara mengimbau agar seluruh pihak senantiasa mengedepankan komunikasi lewat jalur resmi. Pihaknya memastikan pintu dialog selalu terbuka guna merespons masukan dari peserta, pendamping, maupun masyarakat luas.
- Penulis: (/rfy/ dkisp- ADV/)
- Editor: (/red/)








Saat ini belum ada komentar