Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Keagamaan » LPTQ Kaltara Pastikan Seleksi MTQN 2026 Terbuka dan Objektif

LPTQ Kaltara Pastikan Seleksi MTQN 2026 Terbuka dan Objektif

  • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
  • visibility 72
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALTARA |BORNEO TERKINI – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan bahwa proses penetapan peserta yang akan berlaga di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXI Tahun 2026 di Semarang telah dilaksanakan secara objektif dan terbuka.

Ketua Umum LPTQ Kaltara, H. Sanusi, menyatakan bahwa seluruh tahapan telah melalui koordinasi matang bersama para pemangku kepentingan di tingkat kabupaten/kota.

“Proses ini telah kami komunikasikan dan koordinasikan bersama Kepala Kemenag, Ketua LPTQ, serta jajaran kabupaten/kota se-Kaltara melalui surat resmi pada 20 Juli 2026, sebelum seleksi dilaksanakan,” ujar Sanusi, Rabu (29/7).

Dalam rapat koordinasi tersebut, disepakati bahwa seleksi lanjutan digelar khusus bagi seluruh Juara I dari masing-masing cabang dan golongan. Kebijakan ini merujuk pada Surat Keputusan Dewan Hakim MTQ X Tingkat Provinsi Kaltara Tahun 2026 di Kabupaten Malinau.

​Sanusi menegaskan, perolehan predikat terbaik pertama pada tingkat provinsi tidak serta-merta menjadikan seorang peserta otomatis lolos sebagai wakil daerah di kancah nasional.

“Dalam keputusan tersebut telah dijelaskan bahwa peserta terbaik I tidak secara otomatis menjadi wakil daerah pada MTQ Nasional. Karena itu, seleksi lanjutan menjadi bagian dari proses untuk menentukan peserta yang akan mewakili Kaltara,” jelasnya.

Dari total 48 Juara I (putra dan putri) yang mengikuti seleksi secara daring pada 27–28 Juli 2026, Tim Seleksi akhirnya menetapkan 19 peserta terbaik berdasarkan penilaian objektif. Kebijakan pembatasan kuota ini, lanjut Sanusi, dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran agar pembinaan kontingen dapat berjalan maksimal.

​”Idealnya seluruh juara dapat berangkat ke tingkat nasional. Namun dengan mempertimbangkan kondisi anggaran, kami berupaya agar peserta yang ditetapkan memperoleh pembinaan dan dukungan yang maksimal sehingga mampu bersaing,” tambahnya.

Bagi peserta yang belum masuk dalam kuota prioritas provinsi, LPTQ Kaltara menyatakan tetap membuka peluang untuk berangkat melalui dukungan pembiayaan mandiri dari LPTQ kabupaten/kota asal masing-masing.

​Menanggapi dinamika informasi yang berkembang di tengah masyarakat, LPTQ Kaltara mengimbau agar seluruh pihak senantiasa mengedepankan komunikasi lewat jalur resmi. Pihaknya memastikan pintu dialog selalu terbuka guna merespons masukan dari peserta, pendamping, maupun masyarakat luas.

 

  • Penulis: (/rfy/ dkisp- ADV/)
  • Editor: (/red/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • Ratna Usul Aktraksi Wisata di Malam Hari

    Ratna Usul Aktraksi Wisata di Malam Hari

    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id – Anggota DPRD Berau, Ratna Kalalembang, menilai, selama ini aktivitas wisata di Berau masih didominasi kegiatan siang hari, seperti berenang dan snorkeling. “Ketika malam tiba, minimnya pilihan hiburan membuat wisatawan tidak memiliki banyak aktivitas selain beristirahat di penginapan.” ujarnya. Seperti dikutip media Okegas. Iya menyarankan kepada Pemekab Berau melalui Disbudpar untuk menambah atraksi […]

  • Pengawasan Dewan Melempem, Antrean Panjang BBM di Berau Kian Menggurita

    Pengawasan Dewan Melempem, Antrean Panjang BBM di Berau Kian Menggurita

    • 0Komentar

    BERAU | BORNEO TERKINI – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang terus berulang di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, memicu sorotan tajam terhadap efektivitas fungsi pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Warga menilai lembaga legislatif terkesan lamban dan minim tindakan taktis dalam menyikapi karut-marut distribusi energi yang merugikan masyarakat luas. Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan […]

  • Pengelolaan Sampah Perlu Kolaborasi, DLH Minta Peran Aktif Lurah dan Camat

    Pengelolaan Sampah Perlu Kolaborasi, DLH Minta Peran Aktif Lurah dan Camat

    • 0Komentar

    BALIKPAPAN. Borneoterkini.co.id – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, menegaskan bahwa pengelolaan sampah di Kota Balikpapan tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada DLH. Maka diperlukan peran aktif Camat dan Lurah yang dinilai menjadi acuan kunci utama terutama dalam upaya pengurangan sampah sejak dari sumbernya. Lurah dan Camat diminta proaktif dalam memantau, mengedukasi, dan […]

  • Penyerahan LKPD OPD Malinau dorong Percepatan

    Penyerahan LKPD OPD Malinau dorong Percepatan

    • 0Komentar

    Malinau| Borneo Terkini – Pemerintah Kabupaten Malinau menggelar entry meeting pemeriksaan terinci Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 bersama perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Provinsi Kalimantan Utara di Ruang Intulun Kantor Bupati Malinau, Senin (6/4/2026). Rapat tersebut dipimpin oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Malinau, Francis, dan dihadiri oleh perwakilan organisasi perangkat daerah […]

  • Gubernur Hadiri Raker APPSI 2026, Bahas Strategi Hadapi Tantangan Daerah

    Gubernur Hadiri Raker APPSI 2026, Bahas Strategi Hadapi Tantangan Daerah

    • 0Komentar

    LOMBOK | BORNEO TERKINI – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), H. Zainal A. Paliwang, menghadiri Rapat Kerja (Raker) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Tahun 2026 yang resmi dibuka Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto di Aruna Senggigi Resort & Convention, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (16/7). Raker yang mengusung tema “Pemberdayaan UMKM […]

  • Pembahasan Merger STIPER-UMB Berau Ricuh, Mahasiswa-Alumni Walk Out

    Pembahasan Merger STIPER-UMB Berau Ricuh, Mahasiswa-Alumni Walk Out

    • 0Komentar

    BERAU | BORNEO TERKINI – Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kabupaten Berau terkait rencana penggabungan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Berau ke Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) memanas, Senin (13/7). Perwakilan mahasiswa dan alumni memutuskan meninggalkan ruangan di tengah rapat sebagai bentuk protes. Aksi tersebut dilakukan karena mereka menilai forum belum mengundang semua pihak yang […]

expand_less