Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Awal Ramadan 2026 Versi NU, Muhammadiyah, Pemerintah dan BRIN

Awal Ramadan 2026 Versi NU, Muhammadiyah, Pemerintah dan BRIN

  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • visibility 509
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Hasilnya berbeda jika menggunakan konsep hilal global, yang menetapkan awal bulan apabila hilal telah memenuhi kriteria di wilayah mana pun di dunia, serta konjungsi terjadi sebelum fajar di Selandia Baru,” tambah Thomas.

Kriteria global, hilal pada 17 Februari sudah memenuhi syarat di Alaska. Karena itu, awal Ramadan bisa ditetapkan pada 18 Februari 2026.

Pemerintah Tunggu Sidang Isbat pada penetapan resmi awal Ramadan di Indonesia tetap menunggu keputusan Kementerian Agama RI melalui sidang isbat. Kemenag dijadwalkan menggelar rukyatul hilal dan sidang isbat pada 17 Februari 2026. Berdasarkan prakiraan BMKG, posisi hilal saat matahari terbenam pada tanggal tersebut masih berada di bawah ufuk di seluruh wilayah Indonesia, dengan ketinggian berkisar antara minus 2,41 derajat di Jayapura hingga minus 0,93 derajat di Tua Pejat, Sumatera Barat.

“Kondisi itu membuat hilal diperkirakan belum dapat dirukyat. Jika merujuk kriteria ini, awal Ramadan berpotensi jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.” ungkapnya.

Indonesia mengacu pada kriteria imkanur rukyat MABIMS, yakni tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat. Pada 18 Februari 2026, BMKG mencatat posisi hilal telah berada di atas horizon dengan ketinggian antara 7,62 hingga 10,03 derajat, serta elongasi di atas 10 derajat, yang secara teori memenuhi syarat visibilitas.

Sementara itu Muhammadiyah menetapkan 18 Februari. Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan awal Ramadan. Melalui maklumat resmi, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Keputusan tersebut didasarkan pada metode hisab hakiki dengan acuan Kalender Hijriah Global Tunggal yang digunakan secara internal.

Disamping hal tersebut, NU Masih Menunggu Rukyat. Nahdlatul Ulama belum mengumumkan keputusan resmi. NU masih menunggu hasil rukyatul hilal menjelang akhir bulan Syaban. Meski demikian, berdasarkan Almanak NU, awal Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, sejalan dengan pendekatan hilal lokal.

Dengan kondisi tersebut, awal puasa 2026 berpotensi berbeda antara 18 dan 19 Februari. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil sidang isbat sebagai keputusan resmi nasional, seraya tetap saling menghormati perbedaan metode penetapan yang digunakan masing-masing pihak.

  • Penulis: (/* red/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • Indikasi Pelanggaran Hukum di Kios AKB Sanipah I Rugikan PAD

    Indikasi Pelanggaran Hukum di Kios AKB Sanipah I Rugikan PAD

    • 0Komentar

    Kejari Berau menaruh perhatian pada aspek administrasi, khususnya substansi perjanjian sewa. Dalam draf kontrak yang digunakan, tidak ditemukan klausul yang tegas terkait peruntukan kios maupun larangan alih fungsi dan alih sewa. “Kontraknya tidak spesifik mengatur peruntukan, sehingga posisi pemerintah jadi lemah,” jelasnya. Kondisi ini dinilai membuka celah pemanfaatan aset daerah secara tidak sah, meskipun secara […]

  • Realisasi 86,42%, Laporan Keuangan Kaltara Kembali Raih WTP

    Realisasi 86,42%, Laporan Keuangan Kaltara Kembali Raih WTP

    • 0Komentar

    KALTARA | BORNEO TERKINI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara menggelar Rapat Paripurna ke-12 Masa Persidangan III Tahun 2026, Senin (22/06). Agenda utama pertemuan ini adalah penyampaian Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kaltara, […]

  • Setujui Dua Ranperda Menjadi Perda Fraksi Nasdem Berikan Catatan Penting

    Setujui Dua Ranperda Menjadi Perda Fraksi Nasdem Berikan Catatan Penting

    • 0Komentar

    Pemerintah Daerah melalui OPD terkait diharapkan tetap bekerja keras dan tidak mengendur meskipun terjadi efisiensi anggaran. Bupati diharapkan dapat membentuk Satuan Tugas (Satgas) pengawasan, minimal untuk melakukan monitoring terhadap kinerja OPD. Kewajiban pelaksanaan APBD meskipun adanya efisiensi anggaran. Catatan-catatan ini menunjukkan fokus Fraksi Nasdem pada peningkatan kinerja, akuntabilitas, pelaksanaan anggaran yang efektif di Pemerintah Daerah. […]

  • Bapenda Bersinergi dalam Integrasi Data BPHTB dengan BPN Melalui SILPA

    Bapenda Bersinergi dalam Integrasi Data BPHTB dengan BPN Melalui SILPA

    • 0Komentar

    Menurutnya, keberhasilan penerapan SPLP memerlukan dukungan dan kolaborasi semua pihak, agar sistem dapat berjalan optimal dan terintegrasi secara menyeluruh. Sementara itu, pihak Bapenda Berau menyambut baik pelaksanaan rapat koordinasi ini. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci utama dalam memperkuat sistem pajak daerah berbasis digital, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik. Dalam kesempatan tersebut juga […]

  • SPMB Samarinda Dikaji Ulang, DPRD Tekan Potensi Kecurangan dan Ketimpangan Antar-Sekolah

    SPMB Samarinda Dikaji Ulang, DPRD Tekan Potensi Kecurangan dan Ketimpangan Antar-Sekolah

    • 0Komentar

    Masalah mendasar lain adalah ketersediaan ruang belajar. Novan membenarkan rencana penambahan rombongan belajar, terutama di kawasan padat penduduk yang beban pendidikannya sudah berlebih. “Beberapa sekolah sudah sangat membutuhkan ruang tambahan seiring tingginya kepadatan penduduk di wilayah tersebut. Ini kebutuhan mendesak,” ujarnya. Pihaknya bersama instansi terkait kini gencar mengupayakan dukungan Kementerian Pendidikan. Perencanaan penambahan ruang belajar […]

  • Sinergi Berbagai Pihak Sukseskan Kegiatan Sosial di Monpera

    Sinergi Berbagai Pihak Sukseskan Kegiatan Sosial di Monpera

    • 0Komentar

    PALEMBANG | BORNEO TERKINI – Fatayat NU Kota Palembang menggelar kegiatan donor darah, cek kesehatan gratis, dan senam sehat bersama di Pelataran Monpera, pada Minggu (14/6/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian sosial. Ketua Fatayat PC NU Kota Palembang, Silva Marcelina, menyatakan kegiatan tersebut diwujudkan sebagai bentuk […]

expand_less