Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Ritual Dayak Punan Mekan Taun Tano Negeri Sang Pengendali Air Pesona Budaya IRAU Malinau

Ritual Dayak Punan Mekan Taun Tano Negeri Sang Pengendali Air Pesona Budaya IRAU Malinau

  • account_circle (/sk/hms/)
  • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
  • visibility 671
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALINAU. Borneoterkini.co.id – Masyarakat Dayak Punan menampilkan salah satu ritual adat tertua mereka yaitu, “Mekan Taun Tano”, dalam pagelaran seni budaya Dayak Punan yang digelar di Panggung Budaya Padan Liu’ Burung, Malinau, Kaltara, Jumat (17/10/2025).

Ritual sakral ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-26 dan IRAU ke-11 Kabupaten Malinau. Upacara adat Mekan Taun Tano merupakan bentuk penghormatan terhadap alam, tanah dan air yang sejak dulu dipercaya sebagai sumber kehidupan yang tak ternilai bagi masyarakat Dayak Punan. Penampilan ini menjadi pengingat bagi generasi muda bahwa tradisi leluhur masih hidup dan perlu terus dijaga.

Ketua Adat Punan Malinau, Elison, menjelaskan bahwa upacara adat ini dahulu sering dilakukan oleh para leluhur Dayak Punan.

“Tujuan kami menampilkan kembali upacara adat ini agar masyarakat, terutama generasi muda, bisa melihat dan menyadari bahwa tradisi ini masih ada dan tetap menjadi bagian dari identitas kita,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, masyarakat Dayak Punan sangat menghormati alam dan lingkungan.

“Dalam istilah kami, lunang telang otah ini, ungei telang keriman hutan adalah air susu ibu, dan air adalah kemuliaan. Tanpa air, kita tidak hidup,” tuturnya penuh makna.

Pagelaran seni budaya Dayak Punan tahun ini mengangkat semangat tema besar “Malinau Negeri Sang Pengendali Air”, selaras dengan subtema “Dari Malinau Menyala Harapan Menuju Kaltara Maju, Indonesia Emas.” Melalui semangat tersebut, masyarakat Dayak Punan ingin menegaskan bahwa pelestarian budaya dan kepedulian terhadap alam adalah bagian dari jati diri mereka.

Selain ritual adat, pagelaran ini juga menampilkan beragam tarian dan aktivitas seni khas Punan yang menggambarkan hubungan manusia dengan alam serta kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun.

  • Penulis: (/sk/hms/)
  • Editor: Redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • Pemerintah Jamin Cadangan BBM Aman di Tengah Penutupan Selat Hormuz

    Pemerintah Jamin Cadangan BBM Aman di Tengah Penutupan Selat Hormuz

    • account_circle (/*red/)
    • visibility 258
    • 0Komentar

    NASIONAL. Borneoterkini.co.id – Pemerintah Republik Indonesia (RI) melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman dan terjaga, meskipun Iran telah menutup Selat Hormuz menyusul eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Penegasan ini disampaikan untuk meredam kekhawatiran publik dan mencegah terjadinya panic buying yang berpotensi mengganggu […]

  • AS-Israel Sepakat Gencatan Senjata Selama Dua Pekan dengan Iran, Ini Syarat-Syaratnya

    AS-Israel Sepakat Gencatan Senjata Selama Dua Pekan dengan Iran, Ini Syarat-Syaratnya

    • account_circle (/red/)
    • visibility 358
    • 0Komentar

    NASIONAL | BORNEO TERKINI – Setelah berlangsung lamanya ketegangan dalam konflik militer yang melanda kawasan Timur Tengah, akhirnya Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran mencapai kesepakatan untuk melakukan gencatan senjata selama dua minggu atau dua pekan. Kesepakatan ini mulai berlaku mulai Rabu, 8 April 2026, setelah melalui proses mediasi intensif yang dipimpin oleh Pakistan. Keputusan […]

  • Dorong Transformasi Desa Mandiri, Edward Candra Tekankan Sinergi Lintas Sektor

    Dorong Transformasi Desa Mandiri, Edward Candra Tekankan Sinergi Lintas Sektor

    • account_circle (/hmd/)
    • visibility 88
    • 0Komentar

    PALEMBANG | BORNOE TERKINI – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H. Edward Candra, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) untuk urusan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Senin (27/04/2026). Dalam kesempatan tersebut, Edward Candra menyampaikan bahwa saat ini Sumsel memiliki 2.853 desa. Dari jumlah tersebut, sekitar 18,9 persen telah masuk kategori desa […]

  • 965 Dokumen Eks Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Dimusnahkan

    965 Dokumen Eks Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Dimusnahkan

    • account_circle (/red */)
    • visibility 679
    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id – Dalam rangka upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang tertib dan akuntabel, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau melakukan pemusnahan arsip dokumen eks Bagian Keuangan Sekretariat Daerah, Kamis (20/11/2025). Arsip dokumen yang dimusnahkan melalui mesin cacah pada kegiatan tersebut merupakan arsip dokumen eks Bagian Keuangan Setda Berau tahun 1993 hingga 1996 sekitar […]

  • Tingginya Angka Realisasi Produksi Batu Bara, CSR Dinilai Hanya Formalitas Belaka

    Angka Realisasi Produksi Batu Bara Tinggi, CSR Dinilai Hanya Formalitas Belaka

    • account_circle (/red */)
    • visibility 770
    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id – Ketua Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (GM FKPPI) Kaltim, Bastian, menilai banyak perusahaan tambang batu bara belum memahami pentingnya program tanggung jawab sosial terhadap masyarakat atau lingkungan sekitar (corporate social responsibility/CSR). Menurutnya program CSR perusahaan harus nyata, bukan sekadar formalitas belaka, program berbasis kebutuhan lokal, melibatkan […]

  • Temuan Mayat Pria di Sungai Berau, Diduga Karena Tenggelam

    Temuan Mayat Pria di Sungai Berau, Diduga Karena Tenggelam

    • account_circle (/red */)
    • visibility 545
    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id – Sosok Pria ditemuakan sudah tidak bernyawa, di Sungai Segah di Jalan Pulau Derawan Kelelurahan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. Jasad korban pertama dilihat oleh Suliadi, saat ketika itu bekerja menaikan barang distribusi sembako ke kapal Kayu. Suliadi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polsek Tanjung Redeb. Dalam laporannya, Petugas kepolisian dan Basarnas yang […]

expand_less