Pembahasan Merger STIPER-UMB Berau Ricuh, Mahasiswa-Alumni Walk Out
- calendar_month 8 jam yang lalu
- visibility 95
- comment 0 komentar
- print Cetak

Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kabupaten Berau terkait rencana penggabungan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Berau ke Universitas Muhammadiyah Berau (UMB). (BORNEO TERKINI/Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BERAU | BORNEO TERKINI – Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kabupaten Berau terkait rencana penggabungan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Berau ke Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) memanas, Senin (13/7). Perwakilan mahasiswa dan alumni memutuskan meninggalkan ruangan di tengah rapat sebagai bentuk protes.
Aksi tersebut dilakukan karena mereka menilai forum belum mengundang semua pihak yang memegang wewenang atas keputusan penyatuan ini. Akibatnya, mereka menilai pembahasan tidak menyentuh inti masalah yang sudah lama diperdebatkan.
Rapat yang dipimpin Wakil Ketua II DPRD Berau Subroto ini sejatinya digelar untuk menjembatani perbedaan pandangan yang masih tajam di kalangan sivitas akademika terkait rencana merger tersebut.
“Kami kecewa, pihak yang seharusnya mengambil keputusan tidak hadir. Artinya pembahasan ini belum bisa menjawab apa yang kami tanyakan sejak awal,” ujar perwakilan Forum Mahasiswa dan Alumni sebelum beranjak keluar ruangan. Mereka menuntut proses penyatuan dibuka seluas-luasnya dengan melibatkan semua elemen terkait.
- Penulis: Redaktur








Saat ini belum ada komentar