Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parlementaria » Pansus IV DPRD Kaltara Bahas Ranperda Pengarusutamaan Gender di Kemendagri

Pansus IV DPRD Kaltara Bahas Ranperda Pengarusutamaan Gender di Kemendagri

  • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
  • visibility 119
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA | BORNEO TERKINI – Guna memastikan payung hukum daerah yang matang dan berkeadilan, Panitia Khusus (Pansus) IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara melakukan kunjungan kerja koordinasi dan konsultasi ke Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Kamis (23/7/2026). Langkah strategis ini ditempuh untuk menyempurnakan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Daerah.

Pansus IV berkomitmen agar substansi aturan yang tengah digodok ini selaras dengan regulasi nasional yang berlaku. Aturan tersebut nantinya diproyeksikan menjadi landasan kuat dalam mewujudkan pembangunan yang adil, merata, serta memberikan kesempatan yang setara bagi laki-laki maupun perempuan di Bumi Benuanta.

Rombongan wakil rakyat Kaltara ini dipimpin langsung oleh Ketua Pansus IV, Syamsuddin Arfah. Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut para anggota Pansus IV, yakni Siti Lelah, Listiani, Vamelia, Muhammad Hatta, Dino Adrian, dan Rahman, bersama dengan Tim Pakar Pansus.

Melalui konsultasi intensif di tingkat pusat ini, DPRD Kaltara menegaskan keseriusannya dalam mengoptimalkan fungsi legislasi. Produk hukum daerah yang dihasilkan diharapkan tidak hanya taat asas dan mudah diterapkan, tetapi juga benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat serta tantangan pembangunan daerah ke depan.

​Pihak Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Otonomi Daerah menyambut baik langkah proaktif DPRD Kaltara dalam mengkonsultasikan draf regulasi ini secara mendalam sebelum disahkan.

Dalam arahannya, pihak Kemendagri menekankan pentingnya sinkronisasi antara produk hukum daerah dengan peraturan perundang-undangan tingkat nasional yang lebih tinggi, agar substansi pasal-pasal di dalamnya tidak bertentangan dan lebih mudah diimplementasikan secara teknis di lapangan.

  • Penulis: (/rfy/ hms - ADV/)
  • Editor: (/red/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • PLN Diminta Optimalkan Angkutan Tambang Listrik

    PLN Diminta Optimalkan Angkutan Tambang Listrik

    • 0Komentar

    SUMSEL | BORNEO TERKINI –  Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meminta PT PLN (Persero) bergerak cepat menangkap potensi pasar angkutan pertambangan di Sumsel yang kini mulai beralih dari bahan bakar minyak ke energi listrik. Langkah taktis ini dinilai menjadi momentum strategis bagi BUMN kelistrikan tersebut untuk memperluas penetrasi layanan pengisian daya kendaraan listrik secara masif. […]

  • Rapat Kerja dan Paparan Program Kerja sama Ekonomi Biru

    Rapat Kerja dan Paparan Program Kerja sama Ekonomi Biru

    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id – Pemerintah Kabupaten Berau menerima kunjungan resmi Utusan Khusus Presiden Seychelles untuk ASEAN, Nico Barito, dalam kegiatan rapat kerja dan paparan program kerja sama ekonomi biru, yang berlangsung pada Jumat (31/10/2025) di Ruang Sangalakki, Kantor Bupati Berau. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, bersama jajaran Forkopimda, pimpinan OPD terkait, […]

  • Dirut Perumda Batiwakkal Berau Paparkan Best Practice

    Dirut Perumda Batiwakkal Berau Paparkan Best Practice

    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id – Plt. Direktur PDAM Tirta Sungoi Sesayap Kabupaten Tana Tidung, Provinsi Kalimantan Utara, Tedi Kongso Suseno, baru-baru ini melakukan studi banding ke Perumda Air Minum Batiwakkal Berau. Kunjungan tersebut disambut Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Batiwakkal Berau, Saipul Rahman, yang kemudian memaparkan Best Practice (Praktik Terbaik) dan berbagai inovasi yang telah diterapkannya, […]

  • Dialog Tripartit Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Pekerja, Pengusaha dan Pemerintah

    Dialog Tripartit Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Pekerja, Pengusaha dan Pemerintah

    • 0Komentar

    SUMSEL | Borneo Terkini – Dialog ketenagakerjaan yang digagas oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia bersama Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Selatan berlangsung dengan penuh antusias dan semangat kolaborasi. Forum ini menghadirkan Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, dilakukan di hotel the zuri Palembang, Rabu (08/04/2026). Kusumo Wulandari, selaku perwakilan dari Kementerian […]

  • Hanya 4.578 Terlindungi, Sri Puji Minta Semua Pihak Dukung Jaminan Sosial Pekerja Informal

    Hanya 4.578 Terlindungi, Sri Puji Minta Semua Pihak Dukung Jaminan Sosial Pekerja Informal

    • 0Komentar

    SAMARINDA | BORNEO TERKINI – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, mendesak seluruh pihak untuk memperkuat dukungan terhadap jaminan sosial bagi pekerja informal. Pasalnya, dari total sasaran yang sangat besar di Samarinda, saat ini baru 4.578 pekerja informal rentan yang perlindungannya mampu dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Keterbatasan […]

  • Ritel Modern Menjamur, Keberadaan Pasar Tradisional kian Terkikis

    Ritel Modern Menjamur, Keberadaan Pasar Tradisional kian Terkikis

    • 0Komentar

    KALTARA. Borneoterkini.co.id – Sejauh ini makin banyak toko ritel modern tepatnya di Kota Tanjung Selor, Bulungan. Meski berdampak positif terciptanya lapangan pekerjaan, namun ada imbas lain yang mempengaruhi penurunan perekonomian masyarakat, pengusaha usaha mikro atau toko tradisional. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulungan, Riyanto, menilai dampak negatif atau imbas lain yang mempengaruhi penurunan […]

expand_less