Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Rencana Aksi Daerah Kelanjutusiaan Segera Disusun

Rencana Aksi Daerah Kelanjutusiaan Segera Disusun

  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALTARA | BORNEO TERKINI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mulai menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) Kelanjutusiaan sebagai langkah memperkuat perlindungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lanjut usia (lansia) melalui kebijakan yang terintegrasi dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Komitmen itu disampaikan Gubernur Kaltara yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa dan Pemerintahan, Tomy Labo, saat membuka Pertemuan Konsolidasi Persiapan Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) dan Pembahasan Teknis Tata Kelola Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Provinsi Kaltara di Ruang Aula Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (29/7).

Dalam sambutannya, Tomy menegaskan bahwa masyarakat lanjut usia merupakan bagian penting dari perjalanan pembangunan daerah. Mereka telah memberikan pengabdian bagi keluarga, masyarakat, daerah, hingga negara sehingga sudah selayaknya memperoleh perhatian melalui kebijakan yang berpihak.

Menurutnya, lansia tidak boleh hanya dipandang sebagai kelompok yang membutuhkan bantuan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki pengalaman, pengetahuan, dan kemampuan yang masih dapat berkontribusi bagi pembangunan.

“Lansia memiliki kondisi yang beragam. Karena itu kita membutuhkan kebijakan yang mampu melihat mereka secara utuh. Penyusunan Rencana Aksi Daerah Kelanjutusiaan harus dilakukan dengan sungguh-sungguh,” kata Tommy.

Tomy menjelaskan, kebijakan kelanjutusiaan tidak dapat menjadi tanggung jawab satu perangkat daerah saja. Isu yang dihadapi lansia mencakup kesehatan, perlindungan sosial, administrasi kependudukan, lingkungan yang ramah lansia, perlindungan dari kekerasan dan penelantaran, hingga kemudahan akses terhadap pelayanan publik.

Karena itu, ia menilai diperlukan kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, dunia usaha, akademisi, organisasi masyarakat, serta keluarga agar program yang disusun mampu menjawab kebutuhan masyarakat lanjut usia secara menyeluruh.

“Tidak mungkin pemerintah bekerja sendiri. Di tengah keterbatasan sumber daya dan efisiensi anggaran, kita justru harus semakin kreatif membangun kolaborasi,” ujarnya.

Ia juga mendorong keterlibatan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan, (Corporate Social Responsibility/CSR), lembaga masyarakat, komunitas, serta berbagai mitra pembangunan untuk mendukung peningkatan kualitas hidup lansia.

Lebih lanjut, Tomy mengingatkan bahwa penyusunan RAD Kelanjutusiaan harus mempertimbangkan karakteristik masing-masing daerah. Kondisi dan kebutuhan lansia di setiap kabupaten dan kota berbeda sehingga masukan dari pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam penyusunan kebijakan.

“Kita tidak boleh menyusun kebijakan hanya dari perspektif pemerintah provinsi. Suara dan pengalaman daerah harus menjadi dasar agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ia juga meminta seluruh pihak memastikan program yang telah berjalan dipetakan dan disinergikan sehingga tidak terjadi tumpang tindih kewenangan maupun kegiatan.

Di akhir sambutannya, Tomy berharap hasil pertemuan tersebut dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan yang benar-benar dapat diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lanjut usia di Kaltara.

“Saya berharap Rencana Aksi Daerah Kelanjutusiaan Provinsi Kaltara tidak hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi menjadi komitmen bersama seluruh pihak untuk menghadirkan pelayanan yang lebih baik, akses yang lebih mudah, dan kehidupan yang lebih bermartabat bagi masyarakat lanjut usia,” tutupnya.

  • Penulis: (/rfy/ dkisp- ADV/)
  • Editor: (/red/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • Pansus IV DPRD Kaltara Bahas Ranperda Pengarusutamaan Gender di Kemendagri

    Pansus IV DPRD Kaltara Bahas Ranperda Pengarusutamaan Gender di Kemendagri

    • visibility 67
    • 0Komentar

    JAKARTA | BORNEO TERKINI – Guna memastikan payung hukum daerah yang matang dan berkeadilan, Panitia Khusus (Pansus) IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara melakukan kunjungan kerja koordinasi dan konsultasi ke Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Kamis (23/7/2026). Langkah strategis ini ditempuh untuk menyempurnakan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan […]

  • Infrastruktur Dominan Usulan Warga di Musrenbang Gunung Tabur

    Infrastruktur Dominan Usulan Warga di Musrenbang Gunung Tabur

    • visibility 268
    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id – Sebanyak 378 usulan Musrenbang dari 10 desa/kampung dan 1 kelurahan Kecamatan Gunung Tabur, dibahas dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan yang digelar di Balai Kantor Kecamatan Gunung Tabur, Kamis, (12/2/2026). Berdasarkan rincihan usulan yakni, Kelurahan Gunung Tabur 92 usulan, Kampung Tasuk 6 usulan, Birang 18 usulan, Maluang 50 usulan, Sambakungan 28 usulan, […]

  • Sinergi Pemkab, BAZNAS, dan Kemenag Kuatkan Pendidikan di Ponpes Al-Ittifaqiyah

    Sinergi Pemkab, BAZNAS, dan Kemenag Kuatkan Pendidikan di Ponpes Al-Ittifaqiyah

    • visibility 70
    • 0Komentar

    OGAN ILIR | BORNEO TERKINI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ogan Ilir turut hadir dalam rangkaian kegiatan Haflah Akhir Sanah, Wisuda Santri, serta Peringatan Hari Ulang Tahun ke-59 Pondok Pesantren Al-Ittifaqiyah Indralaya. Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan di Kampus D Pondok Pesantren Al-Ittifaqiyah Indralaya, Desa Tanjung, Kecamatan Indralaya Selatan, pada Senin […]

  • DKISP Kaltara Imbau Perbarui Kata Sandi dan Waspada Ancaman Siber

    DKISP Kaltara Imbau Perbarui Kata Sandi dan Waspada Ancaman Siber

    • visibility 104
    • 0Komentar

    KALTARA | BORNEO TERKINI –  Guna mengantisipasi risiko kebocoran data, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) memperketat sistem pengawasan dan koordinasi keamanan siber. Upaya ini ditempuh mengingat data milik Aparatur Sipil Negara (ASN) dan warga masyarakat menjadi aset penting yang wajib dijaga kerahasiaannya. Kepala DKISP Kaltara, Dr. H. Iskandar, […]

  • Gubernur Kaltara H. Zainal A. Paliwang: Pokir DPRD Instrumen Pembangunan Akuntabel

    Gubernur Kaltara H. Zainal A. Paliwang: Pokir DPRD Instrumen Pembangunan Akuntabel

    • visibility 259
    • 0Komentar

    KALTARA. Borneoterkini.co.id – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) H. Zainal A. Paliwang, menegaskan bahwa terkait penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) kedepan Tahun 2027 harus dilakukan lebih terukur dan realistis, seiring kondisi fiskal daerah. Zainal, memastikan agar Program Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dapat menjadi instrumen pembangunan yang akuntabel. “Sosialisasi Kamus Pokok-Pokok Pikiran […]

  • Sekda Berau turut Hadiri Apel Peringatan Hari Jadi ke-13 Bulungan

    Sekda Berau turut Hadiri Apel Peringatan Hari Jadi ke-13 Bulungan

    • visibility 639
    • 0Komentar

    BULUNGAN. Borneoterkini.co.id – Sekretaris Kabupaten Berau, M Said, mewakili Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menghadiri apel peringatan Hari Jadi ke-13 Kabupaten Bulungan dilaksanakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Kehadiran Sekkab M Said pada peringatan ini sebagai bentuk komitmen Pemkab Berau dalam mendukung kerja sama antar daerah di berbagai sektor. Hal ini dinilai cukup penting mengingat Berau […]

expand_less