Inovatif, Bank Sampah Lebak Jaya 3 Olah Limbah Jadi Ketahanan Pangan dan Ekonomi
- account_circle (/Amd/)
- calendar_month 16 jam yang lalu
- visibility 37
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa (tengah) hadiri pengelolaan Bank Sampah di Desa Qur’an Lebak Jaya 3. BORNEO TERKINI/Ahmad Safe'i
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PALEMBANG | BORNEO TERKINI – Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengapresiasi pengelolaan Bank Sampah di Desa Qur’an Lebak Jaya 3 yang dinilai tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga menghadirkan nilai tambah berupa edukasi, ketahanan pangan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penilaian itu disampaikan langsung saat ia meninjau aktivitas bank sampah tersebut, Rabu (20/5/2026).
Dalam kunjungan itu, Ratu Dewa melihat beragam program produktif yang dikembangkan pengelola, mulai dari pembibitan, penanaman padi, kangkung, hingga berbagai jenis tanaman produktif lainnya. Menurutnya, konsep pengelolaan ini patut dicontoh karena mampu mengubah persepsi sampah dari sekadar limbah menjadi sumber manfaat.
“Contohnya tadi kita lihat aspek ketahanan pangannya, ada pembibitan, penanaman padi yang baik, kangkung, dan tanaman produktif lain yang menghasilkan. Saya kira ini sangat positif dan menjadi inspirasi bagi bank sampah lain maupun seluruh masyarakat Kota Palembang,” ujar Ratu Dewa.
Ia menegaskan, pengelolaan sampah yang tepat, baik jenis organik maupun nonorganik, dapat diolah kembali menjadi produk bermanfaat seperti pupuk atau bahan baku lain yang bernilai guna. Oleh karena itu, ia berharap model pengelolaan serupa dapat dikembangkan dan diterapkan di tingkat kelurahan maupun kecamatan lain di Palembang.
“Harapan saya, wilayah kelurahan dan kecamatan lain bisa meniru dan mengembangkan konsep ini. Hal yang positif dan inspiratif ini harus bisa dirasakan manfaatnya di lebih banyak tempat,” tambahnya.
- Penulis: (/Amd/)
- Editor: (/red/ski*/)




Saat ini belum ada komentar