Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kapal Induk Pertama RI Giuseppe Garibaldi Hibah dari Italia

Kapal Induk Pertama RI Giuseppe Garibaldi Hibah dari Italia

  • account_circle (*/red/)
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NASIONAL. Borneoterkini.co.id – Kapal induk Giuseppe Garibaldi (C-551) direncanakan menjadi kapal induk pertama di Indonesia melalui skema hibah dari Italia, dengan target kedatangan sebelum HUT TNI pada 5 Oktober 2026 mendatang.

Kapal difokuskan untuk Operasi Militer Selain Perang (OMSP) seperti penanggulangan bencana, dengan dana retrofit sekitar US$450 juta. Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menjelaskan sejumlah manfaat dari kapal induk Giuseppe Garibaldi asal Italia telah dihibahkan ke Indonesia.

“Tidak ada niatan dari bangsa kita, bangsa Indonesia, dengan memiliki kapal induk seperti ini bersifat agresif. Jadi tidak ada sifat invasif,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemenhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait di Menteng, Jakarta Pusat, disiarkan Kompas tv, Jum’at, 6/3/2026 kemarin.

Rico Ricardo Sirait lanjut menjelaskan, kapal induk Giuseppe Garibaldi direncanakan untuk mendukung Operasi Militer Selain Perang (OMSP), terutama dalam penanggulangan bencana.

Kapal induk Giuseppe Garibaldi kedepannya dapat juga dimanfaatkan untuk penanggulangan bencana.

“Karena bisa membantu mempercepat distribusi logistik dan mobilisasi personel.” ujarnya.

Selain itu kepemilikan kapal induk Giuseppe Garibaldi tidak dimaksudkan untuk kepentingan ofensif atau invasi wilayah mana pun.

“Meskipun kapal didapatkan tanpa pembelian, pemerintah tetap menyiapkan anggaran untuk pemeliharaan dan peningkatan kemampuan alutsista tersebut.” ungkap Rico Ricardo Sirait.

  • Penulis: (*/red/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ritel Modern Menjamur, Keberadaan Pasar Tradisional kian Terkikis

    Ritel Modern Menjamur, Keberadaan Pasar Tradisional kian Terkikis

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle (/red */)
    • visibility 61
    • 0Komentar

    KALTARA. Borneoterkini.co.id – Sejauh ini makin banyak toko ritel modern tepatnya di Kota Tanjung Selor, Bulungan. Meski berdampak positif terciptanya lapangan pekerjaan, namun ada imbas lain yang mempengaruhi penurunan perekonomian masyarakat, pengusaha usaha mikro atau toko tradisional. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulungan, Riyanto, menilai dampak negatif atau imbas lain yang mempengaruhi penurunan […]

  • Rupiah Melemah Dibanding Ringgit dan SGD

    Rupiah Melemah Dibanding Ringgit dan SGD

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle (/*red/)
    • visibility 189
    • 0Komentar

    NASIONAL. Borneoterkini.co.id –  Berdasarkan data Refinitiv, per pukul 09.23 WIB nilai tukar rupiah berada di level Rp4.298/MYR melemah 0,53% atau menjadi level terlemah. Rupiah mencatatkan rekor terlemahnya dibanding dua mata uang tetangga yakni, ringgit Malaysia (MYR) dan dolar Singapura (SGD) pada intraday perdagangan, pada tahun 2026, Sabtu, (14/2/). Hal ini juga berbarengan dengan kurs nilai […]

  • Ketidakpenuhan Hak Buruh, Komisi 1 DPRD Bulungan: Pengusaha dan Pemda "Jangan Diam"

    Ketidakpenuhan Hak Buruh, Komisi 1 DPRD Bulungan: Pengusaha dan Pemda “Jangan Diam”

    • calendar_month 1 jam yang lalu
    • account_circle /*red/)
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KALTARA. Borneoterkini.co.id – Ketua Komisi I DPRD Bulungan, Rozana Bin Serang, terkait ketidakpenuhan hak-hak buruh, mendesak pengusaha dan Pemerintah Daerah (Pemda) Bulungan untuk proaktif dan tidak berdiam diri terhadap kesejahteraan Buruh yang kian memburuk. “Tidak hanya soal pemenuhan kewajiban normatif, akan tetapi juga diharapkannya pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Bulungan dan Pengusaha yang ada di Bulungan […]

  • Mobil Dinas Gubernur Kaltim Rp 8,5 Miliar jadi Sorotan Publik, Rudy Mas'ud: Saya Akan Mengembalikannya

    Mobil Dinas Gubernur Kaltim Rp 8,5 Miliar jadi Sorotan Publik, Rudy Mas’ud: Saya Akan Mengembalikannya

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle (*/Wijaya)
    • visibility 184
    • 0Komentar

    SAMARINDA, Borneoterkini.co.id – Jadi sorotan publik di media sosial dan di tengah masyarakat Kalimantan Timur, khsusnya di Samarinda. Banyak masyarakat yang menganggap penggunaan mobil seharga miliaran rupiah tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebagian besar warga Kaltim, terutama di daerah-daerah yang masih membutuhkan pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, sekolah, dan fasilitas kesehatan. Peduli Kaltim, Siti Aminah, […]

  • Hilang Dua Hari, Staff Foreman Pompa PT SBE Ditemukan Tak Bernyawa

    Hilang Dua Hari, Staff Foreman Pompa PT SBE Ditemukan Tak Bernyawa

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle (red/sl/)
    • visibility 536
    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id – Dua hari pencarian tanpa henti sejak diilaporkan hilang, Selasa (21/10/2025) sekitar pukul 12.15 WITA. Setyo Budi Jtomo (43) yang bekerja di tambang PT Supra Bara Energi (SBE) Berau, sebagai staff foreman pompa, akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di kolam tambang Pit 59 Pegat Bukur, pada Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 12.15 WITA. […]

  • Komisi I DPRD Berau Tinjau Pembangunan Gedung SMPN 1 Yang Baru

    Komisi I DPRD Berau Tinjau Pembangunan Gedung SMPN 1 Yang Baru

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle (timhumas/swp)
    • visibility 376
    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke SMPN 1 Sambaliung dan Balai Latihan Kerja (BLK) yang berlokasi di Jalan Poros Limunjan pada Selasa (14/10/2025). Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, bersama seluruh anggota Komisi I lainnya. Kunjungan kerja pertama dilaksanakan […]

expand_less