KSBSI Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan Kerja dan Luncurkan Aplikasi Pengaduan Daring
- account_circle (/adm/)
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 30
- comment 0 komentar
- print Cetak

Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) OGAN ILIR. BORNEO TERKINI/Ahmad Safe'i
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
OGAN ILIR | BORNEO TERKINI – Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) menggelar sosialisasi dan kampanye hak-hak pekerja, dengan fokus utama pencegahan kekerasan serta diskriminasi gender di lingkungan kerja, pada Jumat (29/5/2026. Kegiatan ini sekaligus menjadi momen pengenalan aplikasi pengaduan berbasis daring bagi anggota serikat.
Sekretaris Jenderal alumni KSBSI, Edward Mangpuang, menjelaskan kegiatan yang bertujuan membuka wawasan bahwa kekerasan di tempat kerja tidak hanya berupa fisik, namun juga ekonomi, psikologis, seksual, hingga perundungan. Berdasarkan penelitian, dua jenis kekerasan terakhir justru menjadi faktor terbesar penurunan produktivitas, namun selama ini luput dari perhatian dan belum dimasukkan dalam sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
“Kekerasan di tempat kerja adalah bagian dari risiko kerja dan harus menjadi perhatian dalam penerapan K3. Dampaknya sangat besar bagi pekerja maupun perusahaan,” tegas Edward.
- Penulis: (/adm/)
- Editor: (/red/)






Saat ini belum ada komentar