Proyek Deepwater Development Kaltim Dikelolah Perusahaan Italia, Target Produksi Gas 2027
- account_circle /*red/)
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 102
- comment 0 komentar
- print Cetak

Indonesia Deepwater Development (IDD). BORNEO TERKINI/Foto tender-indonesia.com
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BALIKPAPAN. Borneoterkini.co.id – Proyek Deepwater Development (IDD) atau produksi gas laut dalam milik Indonesia berada di Kalimantan Timur (Kaltim) kini dikelola perusahaan energi raksasa asal Italia. IDD yang terletak di perairan cekungan Kutai dengan kedalaman mencapai 2.000 meter, proyek ini menjadi salah satu investasi migas terbesar yang dijalankan oleh pihak internasional di wilayah Indonesia.
Perusahaan energi asal Italia, Eni, saat ini menguasai pengelolaan penuh proyek setelah mengakuisisi seluruh hak partisipasi milik Chevron dan beberapa pemegang saham lokal lainnya pada kuartal pertama tahun 2026.
Hal ini membuat Eni menjadi pemilik dan operator tunggal dengan kepemilikan 100%, setelah melalui proses evaluasi dan persetujuan resmi dari pemerintah melalui SKK Migas dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sebelumnya, Chevron telah mengelola tahap awal proyek namun memutuskan untuk menarik diri sepenuhnya karena penyesuaian prioritas bisnis global perusahaan.
Proyek IDD mencakup tiga kawasan kerja utama yang menjadi fokus pengembangan: Kawasan Utara dengan lapangan Gehem dan Geng North, Kawasan Selatan dengan lapangan Gendalo dan Gandang, serta Kawasan Ekstensi yang meliputi area eksplorasi baru di sekitar blok Ganal dan Rapak.
Kawasan Selatan telah mulai beroperasi secara terbatas menggunakan Fasilitas Produksi Mengambang (FPU) Jangkrik yang dimodifikasi, sementara Kawasan Utara sedang dalam tahap konstruksi FPU baru yang dirancang khusus untuk kondisi kedalaman ekstrem dan cuaca tropis yang berubah-ubah.
- Penulis: /*red/)

Saat ini belum ada komentar