Indonesia Borong 16 Unit Jet Tempur KF-21, Langkah Strategis Perkuat Pertahanan Udara
- account_circle (/red/)
- calendar_month 19 jam yang lalu
- visibility 58
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pesawat tempur generasi 4.5 buatan Korea Selatan, KF-21 Boramae, dijadwalkan mendarat pertama kali di Indonesia. BORNEO TERKINI/Foto ilustrasi wikipedia
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NASIONAL | Borneoterkini.co.id – Indonesia resmi akan mengakuisisi 16 unit pesawat Jet tempur supersonik generasi 4,5 KF-21 Boramae dari Korea Selatan.
Kontrak pembelian tersebut dijadwalkan dieksekusi selama kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Seoul pada 1 April 2026, seperti yang dilaporkan media lokal Korea Selatan dan dikonfirmasi oleh berbagai sumber resmi.
Kesepakatan ini menjadi tonggak penting dalam kerja sama pertahanan kedua negara. Yang sebelumnya, Indonesia telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mengakuisisi hingga 48 unit pesawat, setelah program pengembangan bersama selesai. Namun, mengingat dinamika keuangan dan kebutuhan pertahanan saat ini, pemerintah mengambil langkah hati-hati dengan memprioritaskan pembelian awal sebanyak 16 unit.
Program pengembangan KF-21 sendiri telah dimulai sejak tahun 2000-an, dengan Korea Selatan dan Indonesia sebagai mitra pengembang.
Awalnya, Indonesia sepakat berkontribusi sekitar 1,6 triliun won (sekitar Rp 18 triliun) atau 20 persen dari total biaya pengembangan. Namun, karena kendala anggaran, kontribusi tersebut kemudian dikurangi menjadi sekitar 600 miliar won (sekitar Rp 6,8 triliun), dengan imbalan transfer teknologi yang disesuaikan.
- Penulis: (/red/)

Saat ini belum ada komentar