Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » AS-Israel Sepakat Gencatan Senjata Selama Dua Pekan dengan Iran, Ini Syarat-Syaratnya

AS-Israel Sepakat Gencatan Senjata Selama Dua Pekan dengan Iran, Ini Syarat-Syaratnya

  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 501
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NASIONAL | BORNEO TERKINI – Setelah berlangsung lamanya ketegangan dalam konflik militer yang melanda kawasan Timur Tengah, akhirnya Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran mencapai kesepakatan untuk melakukan gencatan senjata selama dua minggu atau dua pekan. Kesepakatan ini mulai berlaku mulai Rabu, 8 April 2026, setelah melalui proses mediasi intensif yang dipimpin oleh Pakistan.

Keputusan ini diumumkan secara resmi oleh Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif melalui akun media sosialnya. Sharif menyatakan bahwa ketiga pihak telah sepakat untuk menghentikan serangan di mana pun, termasuk di Lebanon dan wilayah lainnya, dan berlaku segera. Presiden AS Donald Trump juga mengonfirmasi hal ini melalui akun Truth Social, menyatakan bahwa ia telah menyetujui penangguhan pemboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu, dan menyebutnya sebagai “gencatan senjata dua sisi”.

Syarat yang Diajukan Iran

Sebelum menyetujui gencatan senjata, Iran mengajukan sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh AS dan Israel. Berikut adalah poin-poin utama yang diajukan Teheran:

1. Mengakhiri perang secara permanen dan menolak gencatan senjata sementara.
2. Mendapatkan jaminan bahwa Iran tidak akan diserang kembali.
3. Menghentikan serangan Israel terhadap Hizbullah di Lebanon.
4. Menghentikan seluruh serangan di kawasan, bukan hanya terhadap Iran.
5. Pencabutan penuh seluruh sanksi AS dan sanksi internasional terhadap Iran.
6. Sebagai imbalan, Iran akan mencabut blokade dan membuka kembali Selat Hormuz.
7. Menyusun protokol jalur aman bagi pelayaran melalui Selat Hormuz.
8. Iran akan memberlakukan biaya transit sebesar US$2 juta per kapal, yang akan dibagi dengan Oman.
9. Meminta rekonstruksi infrastruktur yang dihancurkan oleh AS dan Israel sebagai syarat terpisah.
10. Mendapatkan pengakuan atas haknya untuk mengembangkan program nuklir untuk tujuan damai, seperti medis dan energi.

Syarat yang Diajukan Israel dan AS

Di sisi lain, Israel dan AS juga memiliki syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh Iran agar gencatan senjata dapat berjalan lancar. Berikut adalah poin-poin utamanya:
1. Iran harus menghentikan seluruh aktivitas militer yang mengancam keamanan kawasan.
2. Membuka kembali Selat Hormuz secara penuh, segera, dan aman sebagai jalur perdagangan global.
3. Menghentikan semua serangan terhadap AS, Israel, dan negara-negara lain di kawasan.
4. Mengakhiri ancaman nuklir, pengembangan rudal, dan aktivitas yang dianggap sebagai terorisme secara permanen.
5. Israel menegaskan bahwa kesepakatan ini tidak mencakup wilayah Lebanon, sehingga konflik di sana berpotensi tetap berlangsung.

  • Penulis: (/red/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau, H. Didi Rahmadi, S.Sos., MM.

    Terbentuknya AMN di Berau Diapresiasi, Diskominfo Harap Tercipta Kompetisi Sehat

    • 0Komentar

    BERAU | BORNEO TERKINI – Terbentuknya Asosiasi Media Nusantara (AMN) di Kabupaten Berau pada 25 April 2026 diapresiasi. Organisasi yang menghimpun pemilik media siber dan insan pers ini diharapkan mampu meningkatkan standarisasi kualitas jurnalistik serta membentuk ekosistem media yang sehat dan berkelanjutan. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau, H. Didi Rahmadi, S.Sos., MM., […]

  • Audiensi dengan Mendag RI, Gubernur Perjuangkan FTZ untuk Krayan dan Sebatik

    Audiensi dengan Mendag RI, Gubernur Perjuangkan FTZ untuk Krayan dan Sebatik

    • 0Komentar

    JAKARTA | BORNEO TERKINI – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), H. Zainal A. Paliwang, mengusulkan pembentukan zona bebas perdagangan (Free Trade Zone/FTZ) di Kecamatan Krayan dan Sebatik saat melakukan audiensi dengan Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia (RI), Budi Santoso, di Kantor Kementerian Perdagangan RI, Selasa (21/7). Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Zainal didampingi Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, […]

  • Polres Ogan Ilir Gelar Turnamen E-Sport Mobile Legends Sambut Hari Bhayangkara ke-80

    Polres Ogan Ilir Gelar Turnamen E-Sport Mobile Legends Sambut Hari Bhayangkara ke-80

    • 0Komentar

    OGAN ILIR | BORNEO TERKINI – Menyemarakkan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Ogan Ilir resmi membuka Kapolres Ogan Ilir Cup Mobile Legends E-Sport Tournament. Acara pembukaan berlangsung di Aula Tathya Dharaka Polres Ogan Ilir, Jumat (26/6). Kegiatan dibuka langsung oleh Kapolres Ogan Ilir, AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K., M.H. Turut hadir Wakapolres Ogan […]

  • Masalah Mutasi & Sistem SPMB Dibenahi, DPRD Samarinda Punya Solusi Baru

    Masalah Mutasi & Sistem SPMB Dibenahi, DPRD Samarinda Punya Solusi Baru

    • 0Komentar

    SAMARINDA | BORNEO TERKINI –  Proses penerimaan murid baru atau SPMB kembali menjadi sorotan. Komisi IV DPRD Kota Samarinda melakukan evaluasi mendalam untuk menemukan solusi atas berbagai keluhan yang muncul dari masyarakat. Ada tiga hal utama yang dibahas: banyaknya aduan warga, celah mutasi penduduk yang terasa merugikan warga lama, hingga keakuratan sistem satelit dalam mengukur […]

  • RDP Memanas, Buruh dan DPRD Adu Mulut Soal Plasma Sawit

    RDP Memanas, Buruh dan DPRD Adu Mulut Soal Plasma Sawit

    • 0Komentar

    KALTARA. Borneoterkini.co.id –  RDP yang digelar di ruang rapat DPRD Bulungan tidak hanya menghadirkan perwakilan masyarakat dan perusahaan, tetapi juga sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Dinas Pertanian (Dispertan) Bulungan. Berbagai aspirasi dari masyarakat Desa Tengkapak, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara) yang merupakan pemilik lahan plasma. Awalnya, RDP berjalan normal dengan penyampaian […]

  • Gubernur Dorong Koperasi Sawit Rakyat Lebih Profesional

    Gubernur Dorong Koperasi Sawit Rakyat Lebih Profesional

    • 0Komentar

    KALTARA | BORNEO TERKINI – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A. Paliwang, membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Koperasi Kelapa Sawit Rakyat yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kaltara di Hotel Pangeran Khar, Selasa (28/7/26). Dalam sambutannya, Zainal mengapresiasi Apkasindo Kaltara atas inisiatif pelatihan tersebut. Ia berharap kegiatan ini mampu […]

expand_less