AS-Israel Sepakat Gencatan Senjata Selama Dua Pekan dengan Iran, Ini Syarat-Syaratnya
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 106
- comment 0 komentar
- print Cetak

ILUSTRASI: Sepakat gencatan senjata, AS-Israel VS Iran. BORNEO TERKINI/ Foto Red
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NASIONAL | BORNEO TERKINI – Setelah berlangsung lamanya ketegangan dalam konflik militer yang melanda kawasan Timur Tengah, akhirnya Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran mencapai kesepakatan untuk melakukan gencatan senjata selama dua minggu atau dua pekan. Kesepakatan ini mulai berlaku mulai Rabu, 8 April 2026, setelah melalui proses mediasi intensif yang dipimpin oleh Pakistan.
Keputusan ini diumumkan secara resmi oleh Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif melalui akun media sosialnya. Sharif menyatakan bahwa ketiga pihak telah sepakat untuk menghentikan serangan di mana pun, termasuk di Lebanon dan wilayah lainnya, dan berlaku segera. Presiden AS Donald Trump juga mengonfirmasi hal ini melalui akun Truth Social, menyatakan bahwa ia telah menyetujui penangguhan pemboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu, dan menyebutnya sebagai “gencatan senjata dua sisi”.
Syarat yang Diajukan Iran
Sebelum menyetujui gencatan senjata, Iran mengajukan sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh AS dan Israel. Berikut adalah poin-poin utama yang diajukan Teheran:
1. Mengakhiri perang secara permanen dan menolak gencatan senjata sementara.
2. Mendapatkan jaminan bahwa Iran tidak akan diserang kembali.
3. Menghentikan serangan Israel terhadap Hizbullah di Lebanon.
4. Menghentikan seluruh serangan di kawasan, bukan hanya terhadap Iran.
5. Pencabutan penuh seluruh sanksi AS dan sanksi internasional terhadap Iran.
6. Sebagai imbalan, Iran akan mencabut blokade dan membuka kembali Selat Hormuz.
7. Menyusun protokol jalur aman bagi pelayaran melalui Selat Hormuz.
8. Iran akan memberlakukan biaya transit sebesar US$2 juta per kapal, yang akan dibagi dengan Oman.
9. Meminta rekonstruksi infrastruktur yang dihancurkan oleh AS dan Israel sebagai syarat terpisah.
10. Mendapatkan pengakuan atas haknya untuk mengembangkan program nuklir untuk tujuan damai, seperti medis dan energi.
Syarat yang Diajukan Israel dan AS
Di sisi lain, Israel dan AS juga memiliki syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh Iran agar gencatan senjata dapat berjalan lancar. Berikut adalah poin-poin utamanya:
1. Iran harus menghentikan seluruh aktivitas militer yang mengancam keamanan kawasan.
2. Membuka kembali Selat Hormuz secara penuh, segera, dan aman sebagai jalur perdagangan global.
3. Menghentikan semua serangan terhadap AS, Israel, dan negara-negara lain di kawasan.
4. Mengakhiri ancaman nuklir, pengembangan rudal, dan aktivitas yang dianggap sebagai terorisme secara permanen.
5. Israel menegaskan bahwa kesepakatan ini tidak mencakup wilayah Lebanon, sehingga konflik di sana berpotensi tetap berlangsung.
- Penulis: (/red/)

Saat ini belum ada komentar