Bupati Wempi Mawa Tinjau Pemilihan RT, Tekankan Pentingnya Pemimpin yang Siap 24 Jam
- account_circle (/Adv/)
- calendar_month Senin, 4 Mei 2026
- visibility 118
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., didampingi Dandim 0910/Malinau, monitoring proses pemilihan Ketua RT ke sejumlah titik di wilayah Kecamatan Malinau Kota, Malinau Utara, dan Malinau Barat. BORNEO TERKINI/Spesial Foto
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MALINAU | BORNEO TERKINI – Kabupaten Malinau kembali menyelenggarakan pesta demokrasi skala kecil namun sangat bermakna. Senin (4/5), menjadi hari yang dinanti warga untuk menentukan siapa yang akan memimpin lingkungan tempat tinggal mereka. Berbeda dengan pemilihan umum tingkat nasional, hari ini masyarakat berbondong-bondong datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk memilih Ketua Rukun Tetangga (RT) secara serentak.
Menyadari betapa vitalnya peran pemimpin lingkungan ini, Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., mengambil langkah cepat dengan turun langsung memantau jalannya proses pemungutan suara. Didampingi Dandim 0910/Malinau, Wempi melakukan kunjungan kerja ke sejumlah titik di wilayah Kecamatan Malinau Kota, Malinau Utara, dan Malinau Barat.
Kehadirannya di lapangan bukan sekadar seremonial, melainkan upaya nyata untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan. Bupati ingin memastikan bahwa proses demokrasi di tingkat akar rumput ini berlangsung jujur, adil, transparan, dan tetap dalam suasana yang aman serta kondusif.
Selama monitoring, Wempi tidak hanya melihat dari kejauhan. Ia berbaur, menyapa warga yang sedang antre, dan berbincang akrab dengan panitia. Ia juga menyoroti langsung bagaimana mekanisme pencoblosan berjalan agar hak pilih setiap warga dapat tersalurkan dengan baik.
Dalam keterangannya, Wempi menekankan bahwa pemilihan RT adalah agenda strategis. Menurutnya, ini bukan sekadar formalitas, melainkan momen menentukan nasib pelayanan di tingkat paling bawah.
“Ketua RT itu adalah ujung tombak pemerintahan. Mereka yang paling dekat dengan warga, menerima aspirasi, dan menjadi jembatan informasi. Karena itu, sosok yang terpilih nanti harus benar-benar orang yang dipercaya dan punya komitmen tinggi,” ujar Wempi.
Lebih jauh, Bupati menjelaskan bahwa menjadi Ketua RT membutuhkan dedikasi yang luar biasa. Jabatan ini menuntut kesiapan penuh waktu tanpa mengenal jam istirahat.
“Jangan anggap remeh tugas ini. Ketua RT itu bekerja 24 jam non-stop. Kapan saja warga butuh bantuan atau ada masalah, mereka harus sigap hadir. Itu adalah pengabdian yang berat namun mulia,” tegasnya.
Sementara itu, antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Di berbagai TPS, warga dari berbagai kalangan usia tampak tertib menunggu giliran. Suasana terasa hangat dengan adanya interaksi sosial antarwarga. Canda tawa dan sapaan akrab mewarnai proses pemilihan ini, menunjukkan bahwa ikatan kekeluargaan di Malinau sangat kuat.
Momen ini membuktikan bahwa demokrasi di Malinau tumbuh sehat dan dinamis. Lebih dari sekadar mencoblos kertas suara, kegiatan ini menjadi sarana mempererat tali persaudaraan. Proses yang tertib dan damai ini menjadi cerminan bahwa masyarakat Malinau mampu menjaga keharmonisan dan melaksanakan hak politiknya dengan penuh tanggung jawab demi lingkungan yang lebih baik.
- Penulis: (/Adv/)
- Editor: (/red/ski */)







Saat ini belum ada komentar