Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Kuota Haji Malinau 2026 Terbatas, Pemkab Tetap Beri Dukungan Penuh dan Targetkan Peningkatan Bertahap

Kuota Haji Malinau 2026 Terbatas, Pemkab Tetap Beri Dukungan Penuh dan Targetkan Peningkatan Bertahap

  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • visibility 287
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALINAU | BORNEO TERKINI – Jumlah keberangkatan jemaah haji asal Kabupaten Malinau pada tahun 2026 hanya tercatat sebanyak dua orang. Angka ini mengalami penurunan signifikan dibandingkan rata-rata tahun-tahun sebelumnya yang mencapai 51 orang, akibat perubahan sistem penetapan kuota secara nasional. Pemerintah daerah tetap menjamin fasilitasi perjalanan jemaah dan menargetkan peningkatan jumlah keberangkatan secara bertahap .

Wakil Bupati Malinau, Jakaria, menyampaikan bahwa meskipun jumlah yang berangkat tahun ini sangat terbatas, pemerintah daerah tetap menjalankan kewajiban dan dukungannya sepenuhnya. Pemkab Malinau tetap mengalokasikan anggaran untuk biaya transportasi jemaah, baik perjalanan dari Malinau menuju embarkasi Balikpapan maupun perjalanan kepulangan kembali ke daerah asal.

“Kita biayai sampai masuk embarkasi, pulangnya kita jemput lagi. Meskipun jumlahnya cuma dua sehingga beban pembiayaan terasa lebih ringan, namun tantangan terbesar bagi kami adalah berupaya agar kuota ke depan bisa kembali seperti biasanya, bahkan lebih baik lagi,” ujar Jakaria usai melepas keberangkatan jemaah haji beberapa waktu lalu.

Ia berharap kondisi jumlah keberangkatan yang terbatas ini hanya bersifat sementara, dan pada tahun-tahun mendatang kuota dapat kembali meningkat hingga mencapai angka rata-rata sebelumnya. “Kita berharap ke depannya jemaah kita bisa kembali berangkat hingga 51 orang seperti dulu,” tambahnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malinau, Umar Maya, menjelaskan bahwa dua jemaah yang diberangkatkan pada 2026 sejatinya merupakan jemaah dari daftar lunas cadangan tahun 2025. Ia juga memaparkan bahwa penurunan jumlah ini merupakan dampak dari perubahan aturan penetapan kuota nasional yang tidak lagi berpatokan pada alokasi tetap per kabupaten.

“Sistemnya sekarang dihitung secara nasional, bukan lagi per kabupaten seperti dahulu. Penetapan kuota kini disesuaikan dengan masa tunggu dan jumlah pendaftar di seluruh Indonesia,” jelas Umar.

Untuk tahun 2026 hingga 2027, kuota murni keberangkatan haji untuk Malinau tercatat belum ada, kecuali untuk kategori prioritas lanjut usia. Namun, Umar memproyeksikan adanya kenaikan jumlah keberangkatan yang konsisten mulai tahun 2028. Pada tahun tersebut, diproyeksikan ada sembilan jemaah yang berangkat, naik menjadi 24 orang di 2029, dan mencapai 65 orang pada tahun 2030. Angka tersebut diprediksi akan melebihi rata-rata kuota tahunan yang pernah diterima Kabupaten Malinau sebelumnya. (Adv)

  • Penulis: (/rfy/)
  • Editor: (/red/ski*/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • Sinergi Pusat dan Daerah, Produk Lokal Kaltara Siap Bersaing

    Sinergi Pusat dan Daerah, Produk Lokal Kaltara Siap Bersaing

    • 0Komentar

    JAKARTA | BORNEO TERKINI – Rencana kehadiran Sekolah Garuda di Kalimantan Utara (Kaltara) membuka peluang ekonomi besar bagi ribuan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta industri kreatif lokal. Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kaltara bersama Pemerintah Provinsi bergerak lebih awal untuk memastikan peluang tersebut dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh usaha daerah. Ketua Dekranasda Kaltara, […]

  • Buronan Kasus Korupsi Hibah Pariwisata Kaltara Diamankan di Apartemen Makassar

    Buronan Kasus Korupsi Hibah Pariwisata Kaltara Diamankan di Apartemen Makassar

    • 0Komentar

    KALTARA | BORNEO TERKINI – Tim Intelijen Kejaksaan Agung melalui Asset Recovery and Money Chasing Centre (AMC) bekerja sama dengan Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara berhasil mengamankan tersangka korupsi berinisial MI (44). Penangkapan ini memutus pergerakan buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). MI diamankan di […]

  • Rokok Ilegal Diduga Berasal Dari Gudang di Karang Ambon Berau

    Rokok Ilegal Diduga Berasal Dari Gudang di Karang Ambon Berau

    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id – Naiknya harga rokok membuat maraknya perdagangan rokok menggunakan pita cukai palsu (ilegal) dengan beragam merek baru. Rokok tersebut kini laris manis dikonsumsi para ahli hisap alias perokok aktif lantaran harganya yang murah, dan mudah ditemukan di berbagai toko maupun warung eceran. Ketua LSM Ledham Berau, Saipul Bahri, mengatakan pemilik Gudang yang distribusi […]

  • PAN Palembang Panaskan Mesin Politik, Fokus Rebut Kursi Pimpinan DPRD

    PAN Palembang Panaskan Mesin Politik, Fokus Rebut Kursi Pimpinan DPRD

    • 0Komentar

    PALEMBANG | BORNEO TERKINI – DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Palembang resmi mendeklarasikan pembentukan relawan pemenangan untuk menyongsong Pemilu 2029. Langkah ini menandai kesiapan partai mengonsolidasi basis suara hingga ke tingkat TPS dan RT. Deklarasi yang dipusatkan di Universitas Muhammadiyah Palembang, Jumat (17/7/2026), dihadiri oleh jajaran pengurus pusat dan wilayah, termasuk Muhammad Rasyid Abdur […]

  • Tiga Penumpang Tewas di KM Dharma Kartika IX

    Tiga Penumpang Tewas di KM Dharma Kartika IX

    • 0Komentar

    BALIKPAPAN. Borneoterkini.co.id –  Kapal Feri KM Dharma Kartika IX rute Parepare – Balikpapan miring saat bersandar di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Selasa (27/1/2026). Dikabarkan ada tiga penumpang yang tewas dalam insiden tersebut. Tim Search Anf Rescue (SAR) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, mengevakuasi tiga korban yang tertindih muatan truk di atas kapal feri penumpang dan barang. Nampak […]

  • Mobil Dinas Gubernur Kaltim Rp 8,5 Miliar jadi Sorotan Publik, Rudy Mas'ud: Saya Akan Mengembalikannya

    Mobil Dinas Gubernur Kaltim Rp 8,5 Miliar jadi Sorotan Publik, Rudy Mas’ud: Saya Akan Mengembalikannya

    • 0Komentar

    SAMARINDA, Borneoterkini.co.id – Jadi sorotan publik di media sosial dan di tengah masyarakat Kaltim, khsusnya di Samarinda. Banyak masyarakat yang menganggap penggunaan mobil seharga miliaran rupiah tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebagian besar warga Kaltim, terutama di daerah-daerah yang masih membutuhkan pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, sekolah, dan fasilitas kesehatan. Peduli Kaltim, Siti Aminah, berpendapat […]

expand_less