Pengawasan Dewan Melempem, Antrean Panjang BBM di Berau Kian Menggurita
- calendar_month 17 jam yang lalu
- visibility 268
- comment 0 komentar
- print Cetak

ILUSTRASI GAMBAR: Beberapa SPBU Tanjung Redeb selalu padat, antrean kendaraan mengular ke jalan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BERAU | BORNEO TERKINI – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang terus berulang di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, memicu sorotan tajam terhadap efektivitas fungsi pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Warga menilai lembaga legislatif terkesan lamban dan minim tindakan taktis dalam menyikapi karut-marut distribusi energi yang merugikan masyarakat luas.
Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Tanjung Redeb dan sekitarnya terpantau konsisten dipadati antrean kendaraan roda dua maupun empat yang mengular hingga badan jalan. Kondisi ini tidak hanya memicu kemacetan arus lalu lintas, tetapi juga secara langsung memangkas jam produktif warga, nelayan, serta pelaku usaha mikro yang sangat bergantung pada kepastian pasokan BBM harian.
- Penulis: (/rfy/)
- Editor: (/red/)







Saat ini belum ada komentar