PLN dan ESDM Geber Listrik Perdesaan, 98 Titik di Sumsel Dikebut
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 109
- comment 0 komentar
- print Cetak

RAPAT LISDES: Wakil Bupati Ogan Ilir, H. Ardani, menghadiri sinkronisasi Program Listrik Perdesaan 2026 di Kantor PLN UID S2JB, Rabu (16/9/2026), (BORNEO TERKINI/Foto: Asf.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PALEMBANG | BORNEO TERKINI – PT PLN (Persero) bersama Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta pemerintah daerah mempercepat program elektrifikasi hingga ke pelosok. Langkah awal ini diwujudkan lewat penyelarasan data, kesiapan lahan, dan perizinan sebagai fondasi Program Listrik Perdesaan (Lisdes) 2026–2029.
Sinkronisasi tersebut dibahas dalam forum resmi di Kantor PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB), Palembang, Rabu (16/9/2026). Kegiatan yang diinisiasi Direktorat Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian ESDM ini fokus memetakan usulan desa dan dusun belum berlistrik, memastikan lahan, serta merampungkan perizinan jalur kelistrikan, termasuk yang melintasi kawasan hutan.
Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Strategis Kementerian ESDM, Andriah Feby Misna, menegaskan pentingnya data yang akurat dan terverifikasi agar pembangunan tepat sasaran.
“Program Listrik Perdesaan merupakan upaya pemerintah mempercepat penyediaan akses tenaga listrik secara merata di wilayah perdesaan dan terpencil. Kita perlu memastikan setiap lokasi memenuhi prasyarat, terutama kesiapan lahan dan perizinan,” ujar Andriah.
- Penulis: (/Asf/)
- Editor: (/Red/)





Saat ini belum ada komentar