Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Audiensi dengan Mendag RI, Gubernur Perjuangkan FTZ untuk Krayan dan Sebatik

Audiensi dengan Mendag RI, Gubernur Perjuangkan FTZ untuk Krayan dan Sebatik

  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA | BORNEO TERKINI – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), H. Zainal A. Paliwang, mengusulkan pembentukan zona bebas perdagangan (Free Trade Zone/FTZ) di Kecamatan Krayan dan Sebatik saat melakukan audiensi dengan Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia (RI), Budi Santoso, di Kantor Kementerian Perdagangan RI, Selasa (21/7).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Zainal didampingi Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kaltara, H. Edy Suharto, serta Kepala Badan Penghubung (Banhub) Kaltara, H. Teddy Kusuma.

Gubernur Zainal menjelaskan lima agenda prioritas yang menjadi fokus koordinasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dengan Kementerian Perdagangan. Salah satunya adalah perlindungan produk lokal melalui pengawasan ketat pasar domestik di wilayah perbatasan dari masuknya produk impor ilegal.

Selain itu, Pemprov Kaltara juga mendorong fasilitasi “business matching” dan perluasan akses pameran dagang nasional maupun internasional bagi produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), percepatan digitalisasi pelaku usaha, serta penguatan jaringan kemitraan bisnis.

Pada sektor promosi produk unggulan daerah, Zainal mengusulkan pendampingan intensif untuk meningkatkan citra merek dan memperluas akses pasar bagi produk khas Kaltara.

Sementara itu, dalam penguatan perdagangan antarwilayah, Pemprov Kaltara menekankan pentingnya integrasi rantai pasok dan efisiensi distribusi barang dan jasa guna menjaga kelancaran arus perdagangan dan keterjangkauan harga.

Untuk mendukung daya saing ekspor, Zainal juga mendorong pendampingan sertifikasi internasional bagi pelaku usaha lokal, seperti Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) dan General Administration of Customs of China (GACC).

Zainal menegaskan bahwa Pemprov Kaltara berkomitmen menjadikan kawasan perbatasan tidak hanya sebagai benteng ketahanan ekonomi nasional, tetapi juga sebagai hub ekspor dan gerbang perdagangan internasional di kawasan utara Indonesia.

“Saya mengharapkan adanya zona bebas perdagangan atau Free Trade Zone khususnya di Kecamatan Krayan dan Sebatik karena kedua daerah ini berbatasan langsung dengan Malaysia,” kata Zainal.

Ia menilai keberadaan FTZ akan memperkuat aktivitas perdagangan lintas batas, meningkatkan efisiensi logistik, serta membuka peluang investasi dan ekspor yang lebih besar bagi masyarakat perbatasan.

Sebagai informasi, FTZ merupakan kawasan dalam wilayah hukum Republik Indonesia yang memperoleh fasilitas pembebasan bea masuk, PPN, PPnBM, dan cukai. Saat ini Indonesia memiliki empat kawasan bebas, yaitu Sabang, Batam, Bintan, dan Karimun, yang dikembangkan sebagai pusat perdagangan, industri, jasa, dan investasi strategis nasional.

  • Penulis: (/rfy/ - ADV/)
  • Editor: (/red/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • IRAU Malinau: Kungfu Shaolin dari Kota Tenshang Provinsi Henan Tiongkok

    IRAU Malinau: Kungfu Shaolin dari Kota Tenshang Provinsi Henan Tiongkok

    • visibility 856
    • 1Komentar

    MALINAU. Borneoterkini.co.id –  Perayaan Hari Ulang Tahun ke-26 dan IRAU ke-11 Kabupaten Malinau kembali menghadirkan suguhan istimewa. Kali ini, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Malinau menampilkan pertunjukan seni beladiri dan budaya khas Tionghoa, di depan ribuan penonton Panggung Budaya Padan Liu’ Burung, Jumat (17/10/2025). Rangkaian pertunjukan sebelumnya dimulai dengan tarian tradisional Tionghoa dan atraksi […]

  • Paripurna DPRD, Pemprov Kaltara Terima Opini WTP Ke-12 dari BPK

    Paripurna DPRD, Pemprov Kaltara Terima Opini WTP Ke-12 dari BPK

    • visibility 167
    • 0Komentar

    KALTARA | BORNEO TERKINI – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara kembali menerima predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK). Ini merupakan kali ke-12 secara berturut-turut capaian tersebut diperoleh, diserahkan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Senin 8 Juni 2026. Penyerahan dilakukan dalam Rapat ke-11 Masa Persidangan III Tahun 2026, […]

  • Penyerahan LKPD OPD Malinau dorong Percepatan

    Penyerahan LKPD OPD Malinau dorong Percepatan

    • visibility 183
    • 0Komentar

    Malinau| Borneo Terkini – Pemerintah Kabupaten Malinau menggelar entry meeting pemeriksaan terinci Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 bersama perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Provinsi Kalimantan Utara di Ruang Intulun Kantor Bupati Malinau, Senin (6/4/2026). Rapat tersebut dipimpin oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Malinau, Francis, dan dihadiri oleh perwakilan organisasi perangkat daerah […]

  • Pansus II DPRD Kaltara Kejar Rampung Ranperda Perkebunan Akhir Juni

    Pansus II DPRD Kaltara Kejar Rampung Ranperda Perkebunan Akhir Juni

    • visibility 105
    • 0Komentar

    KALTARA | BORNEO TERKINI – Panitia Khusus (Pansus) II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara terus mempercepat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pembangunan Perkebunan Berkelanjutan. Target penyelesaian ditetapkan paling lambat akhir Juni 2026. Upaya tersebut diwujudkan melalui rapat kerja bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yang digelar di Ruang Rapat DPRD Kaltara, […]

  • Mempererat Silaturahmi antar Kecamatan, Pemkab Berau Gelar Kejuaraan Bupati Cup

    Mempererat Silaturahmi antar Kecamatan, Pemkab Berau Gelar Kejuaraan Bupati Cup

    • visibility 407
    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id – Pemerintah Kabupaten Berau resmi membuka Kejuaraan Bola Voli dan Sepak Bola Bupati Cupantar kecamatan se-Kabupaten Berau tahun 2025. Pembukaan berlangsung di GOR Pemuda, pada Senin (20/10/2025), dan dibuka secara langsung oleh Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih Mas. Turnamen yang dijadwalkan berlangsung hingga 25 Oktober 2025 ini diikuti oleh seluruh kecamatan di Kabupaten […]

  • Rupiah Melemah Dibanding Ringgit dan SGD

    Rupiah Melemah Dibanding Ringgit dan SGD

    • visibility 295
    • 0Komentar

    NASIONAL. Borneoterkini.co.id –  Berdasarkan data Refinitiv, per pukul 09.23 WIB nilai tukar rupiah berada di level Rp4.298/MYR melemah 0,53% atau menjadi level terlemah. Rupiah mencatatkan rekor terlemahnya dibanding dua mata uang tetangga yakni, ringgit Malaysia (MYR) dan dolar Singapura (SGD) pada intraday perdagangan, pada tahun 2026, Sabtu, (14/2/). Hal ini juga berbarengan dengan kurs nilai […]

expand_less