Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Audiensi dengan Mendag RI, Gubernur Perjuangkan FTZ untuk Krayan dan Sebatik

Audiensi dengan Mendag RI, Gubernur Perjuangkan FTZ untuk Krayan dan Sebatik

  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • visibility 155
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA | BORNEO TERKINI – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), H. Zainal A. Paliwang, mengusulkan pembentukan zona bebas perdagangan (Free Trade Zone/FTZ) di Kecamatan Krayan dan Sebatik saat melakukan audiensi dengan Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia (RI), Budi Santoso, di Kantor Kementerian Perdagangan RI, Selasa (21/7).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Zainal didampingi Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kaltara, H. Edy Suharto, serta Kepala Badan Penghubung (Banhub) Kaltara, H. Teddy Kusuma.

Gubernur Zainal menjelaskan lima agenda prioritas yang menjadi fokus koordinasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dengan Kementerian Perdagangan. Salah satunya adalah perlindungan produk lokal melalui pengawasan ketat pasar domestik di wilayah perbatasan dari masuknya produk impor ilegal.

Selain itu, Pemprov Kaltara juga mendorong fasilitasi “business matching” dan perluasan akses pameran dagang nasional maupun internasional bagi produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), percepatan digitalisasi pelaku usaha, serta penguatan jaringan kemitraan bisnis.

Pada sektor promosi produk unggulan daerah, Zainal mengusulkan pendampingan intensif untuk meningkatkan citra merek dan memperluas akses pasar bagi produk khas Kaltara.

Sementara itu, dalam penguatan perdagangan antarwilayah, Pemprov Kaltara menekankan pentingnya integrasi rantai pasok dan efisiensi distribusi barang dan jasa guna menjaga kelancaran arus perdagangan dan keterjangkauan harga.

Untuk mendukung daya saing ekspor, Zainal juga mendorong pendampingan sertifikasi internasional bagi pelaku usaha lokal, seperti Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) dan General Administration of Customs of China (GACC).

Zainal menegaskan bahwa Pemprov Kaltara berkomitmen menjadikan kawasan perbatasan tidak hanya sebagai benteng ketahanan ekonomi nasional, tetapi juga sebagai hub ekspor dan gerbang perdagangan internasional di kawasan utara Indonesia.

“Saya mengharapkan adanya zona bebas perdagangan atau Free Trade Zone khususnya di Kecamatan Krayan dan Sebatik karena kedua daerah ini berbatasan langsung dengan Malaysia,” kata Zainal.

Ia menilai keberadaan FTZ akan memperkuat aktivitas perdagangan lintas batas, meningkatkan efisiensi logistik, serta membuka peluang investasi dan ekspor yang lebih besar bagi masyarakat perbatasan.

Sebagai informasi, FTZ merupakan kawasan dalam wilayah hukum Republik Indonesia yang memperoleh fasilitas pembebasan bea masuk, PPN, PPnBM, dan cukai. Saat ini Indonesia memiliki empat kawasan bebas, yaitu Sabang, Batam, Bintan, dan Karimun, yang dikembangkan sebagai pusat perdagangan, industri, jasa, dan investasi strategis nasional.

  • Penulis: (/rfy/ - ADV/)
  • Editor: (/red/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • Proyek Deepwater Development Kaltim Dikelolah Perusahaan Italia, Target Produksi Gas 2027

    Proyek Deepwater Development Kaltim Dikelolah Perusahaan Italia, Target Produksi Gas 2027

    • 0Komentar

    BALIKPAPAN.  Borneoterkini.co.id – Proyek Deepwater Development (IDD) atau produksi gas laut dalam milik Indonesia berada di Kalimantan Timur (Kaltim) kini dikelola perusahaan energi raksasa asal Italia. IDD yang terletak di perairan cekungan Kutai dengan kedalaman mencapai 2.000 meter, proyek ini menjadi salah satu investasi migas terbesar yang dijalankan oleh pihak internasional di wilayah Indonesia. Perusahaan […]

  • Bimtek DPRD Berau di Yogyakarta Kolaborasi dengan Unriyo

    Bimtek DPRD Berau di Yogyakarta Kolaborasi dengan Unriyo

    • 0Komentar

    YOGYAKARTA. Borneoterkini.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Bagi Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Berau Dalam Rangka Pendalaman Tugas dan Fungsi Anggota DPRD 2024-2029. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai dari 26 hingga 29 Oktober 2025 ini, dilaksanakan di Hotel Malyabara Yogyakarta dengan tujuan utama mewujudkan […]

  • HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional 2025 Dibuka Plt Asisten II Pemkab Berau

    HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional 2025 Dibuka Plt Asisten II Pemkab Berau

    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id – Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Guru Tingkat Kabupaten, acara dibuka oleh Plt Asisten II Sekretariat (Setda) Kabupaten Berau, Warji, mewakili Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih Mas. Acara digelar di kantor Bupati Berau, Jumat (7/11/2025). Kegiatan yang berlangsung meriah diikuti ratusan guru dari berbagai Kecamatan di Kabupaten Berau dalam rangka memperingati Hari Ulang […]

  • Pansus IV DPRD Kaltara Bahas Ranperda Pengarusutamaan Gender di Kemendagri

    Pansus IV DPRD Kaltara Bahas Ranperda Pengarusutamaan Gender di Kemendagri

    • 0Komentar

    JAKARTA | BORNEO TERKINI – Guna memastikan payung hukum daerah yang matang dan berkeadilan, Panitia Khusus (Pansus) IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara melakukan kunjungan kerja koordinasi dan konsultasi ke Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Kamis (23/7/2026). Langkah strategis ini ditempuh untuk menyempurnakan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan […]

  • Sinergi Membangun Budaya Baca dan Kecakapan Literasi

    Sinergi Membangun Budaya Baca dan Kecakapan Literasi

    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id –  Penutupan Bulan Kunjung Perpustakaan Tahun 2025 dan Anugerah Literasi dengan tema “Sinergi Membangun Budaya Baca dan Kecakapan Literasi untuk Berau Sejahtera”. Para pemenang lomba literasi dari jenjang TK, SD, SMP, SMA, serta kategori umum se-Kabupaten Berau, bersama para penerima Anugerah Literasi sebagai peserta utama. Turut hadir kepala sekolah sebagai pendamping, Organisasi Perangkat […]

  • Kapal Induk Pertama RI Giuseppe Garibaldi Hibah dari Italia

    Kapal Induk Pertama RI Giuseppe Garibaldi Hibah dari Italia

    • 0Komentar

    NASIONAL. Borneoterkini.co.id – Kapal induk Giuseppe Garibaldi (C-551) direncanakan menjadi kapal induk pertama di Indonesia melalui skema hibah dari Italia, dengan target kedatangan sebelum HUT TNI pada 5 Oktober 2026 mendatang. Kapal difokuskan untuk Operasi Militer Selain Perang (OMSP) seperti penanggulangan bencana, dengan dana retrofit sekitar US$450 juta. Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menjelaskan sejumlah manfaat dari […]

expand_less