Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parlementaria » Belasan Tahun Menunggu, DPRD Bulungan Desak Hak Plasma Warga Segera Tuntas

Belasan Tahun Menunggu, DPRD Bulungan Desak Hak Plasma Warga Segera Tuntas

  • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BULUNGAN | BORNEO TERKINI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulungan memberikan batas waktu 30 hari kepada Pemerintah Daerah dan PT Prima untuk menindaklanjuti tuntutan hak plasma 20 persen masyarakat Desa Tanah Kuning, Kecamatan Tanjung Palas Timur. Keputusan itu diambil dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang berlangsung lebih dari lima jam, Senin, (03/8/26/).

Wakil Ketua I DPRD Bulungan Dwi Sugiarto menyatakan persoalan ini sudah menumpuk sejak 15 tahun lalu atau sejak tahun 2011, namun hingga saat ini belum ada kepastian bagi warga.

“Kami memberi waktu 30 hari kepada pemerintah dan perusahaan untuk menunjukkan langkah nyata. DPRD Bulungan akan terus mengawal agar hak plasma masyarakat benar-benar dipenuhi,” tegas Dwi usai memimpin RDP.

Dalam RDP, terungkap bahwa PT Prima sudah mengantongi Izin Usaha Perkebunan (IUP) sejak 2006 dan Hak Guna Usaha (HGU) pada 2010. Namun kewajiban pembangunan kebun plasma belum terealisasi. Pihak perusahaan bahkan mengaku belum pernah menerima arahan resmi dari pemerintah daerah terkait pelaksanaan kewajiban tersebut.

Dwi mengakui masih ada kelemahan koordinasi dan pengawasan dari pemerintah. Ia menegaskan DPRD Bulungan berperan sebagai pengawas dan mediator, sedangkan keputusan akhir ada di tangan pemerintah daerah.

“Jangan sampai pertemuan ini hanya menjadi catatan tanpa tindak lanjut. Masyarakat butuh kepastian, bukan janji semata,” ujarnya.

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Bulungan Yuniarti menyatakan siap menjalankan seluruh rekomendasi hasil RDP. Sebelumnya, dinas telah mengusulkan pemenuhan plasma di lahan seluas 107 hektare, namun ditolak perusahaan dengan alasan lahan tersebut sudah masuk kawasan investasi. Yuniarti memperingatkan sanksi tegas akan diambil jika dalam batas waktu 30 hari tidak ada kemajuan.

“Kami beri kesempatan berkoordinasi dengan kantor pusat. Jika nol progres, maka kami tidak ragu menjatuhkan sanksi, hingga pencabutan izin sesuai aturan berlaku,” tandasnya.

DPRD Bulungan meminta pemerintah daerah segera melaporkan hasil RDP kepada Bupati Bulungan untuk penetapan kebijakan resmi. Selain itu, PT Prima diminta membuka data luas lahan yang menjadi kewajiban plasma bagi warga Tanah Kuning. Dewan berharap persoalan yang sudah berlangsung belasan tahun ini segera tuntas, sehingga hasil perkebunan benar-benar dirasakan manfaatnya untuk kesejahteraan masyarakat sekitar.

  • Penulis: (/red - ADV/)
  • Editor: (/red/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • BNNP Sumsel Musnahkan 16,9 Kg Sabu Jaringan Malaysia

    BNNP Sumsel Musnahkan 16,9 Kg Sabu Jaringan Malaysia

    • visibility 146
    • 0Komentar

    PALEMBANG | BORNEO TERKINI – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 16,9 kilogram pada Rabu (22/4/2026). Barang haram tersebut merupakan hasil pengungkapan kasus jaringan internasional yang diduga dikirim dari Malaysia. Pemusnahan dilakukan di pelataran kantor BNNP Sumsel dan disaksikan oleh aparat penegak hukum serta perwakilan pihak terkait. […]

  • Penguatan Tata Kelola Keuangan, Pemprov Siapkan Sejumlah Langkah Strategis

    Penguatan Tata Kelola Keuangan, Pemprov Siapkan Sejumlah Langkah Strategis

    • visibility 58
    • 0Komentar

    KALTARA | BORNEO TERKINI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Kaltara, H. Zainal A. Paliwang, dalam Sidang Paripurna ke-14 Masa Persidangan III Tahun 2026 di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kaltara, Senin (13/7). […]

  • Awal Ramadan 2026 Versi NU, Muhammadiyah, Pemerintah dan BRIN

    Awal Ramadan 2026 Versi NU, Muhammadiyah, Pemerintah dan BRIN

    • visibility 453
    • 0Komentar

    NASIONAL. Borneoterkini.co.id – Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi awal puasa Ramadan 1447 H berpotensi jatuh pada dua tanggal berbeda, yakni 18 atau 19 Februari 2026. Koordinator Kelompok Riset Astronomi dan Observatorium Pusat Riset Antariksa BRIN, Prof. Thomas Djamaluddin, menjelaskan sumber perbedaan pada penggunaan konsep hilal lokal dan hilal global, bukan lagi perbedaan […]

  • Dua Anggota DPRD Bulungan Dituduh Pukul Warga, Begini Klarifikasi Riyanto

    Dua Anggota DPRD Bulungan Dituduh Pukul Warga, Begini Klarifikasi Riyanto

    • visibility 871
    • 0Komentar

    BULUNGAN. Borneoterkini.co.id –  Ketua DPRD Kabupaten Bulungan, Riyanto, memberikan klarifikasi terkait dugaan keterlibatan dua anggotanya dalam insiden pemukulan terhadap seorang warga Tanjung Selor, Bulungan, di salah-satu kafe di Jalan Sengkawit Tanjung Selor. Berdasarkan investigasi dua anggota tersebut berinisial LB dan AHP memastikan bahwa keduanya tidak terlibat dalam aksi pemukulan, sebagaimana viral postingan di jagat maya […]

  • Jambore UMKM Perkuat Jaringan dan Kapasitas Usaha

    Jambore UMKM Perkuat Jaringan dan Kapasitas Usaha

    • visibility 135
    • 0Komentar

    PALEMBANG | BORNEO TERKINI – Sebagai langkah memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan, Jambore UMKM Sumatera Selatan 2026 resmi dibuka pada Kamis (21/5/2026). Kegiatan ini berlangsung selama empat hari hingga Minggu mendatang di Resto Pinewoods, kawasan Citra Grand City, Kecamatan Alang-alang Lebar, Kota Palembang, dan diikuti ratusan pelaku usaha dari berbagai wilayah. Ketua Forum Komunikasi Pengusaha dan […]

  • Sembilan Tahun Tak Terlihat, Rita Widyasari Kembali Tampil

    Sembilan Tahun Tak Terlihat, Rita Widyasari Kembali Tampil

    • visibility 183
    • 0Komentar

    SAMARINDA | BORNEO TERKINI – Mantan Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara dua periode, Rita Widyasari, kembali tampil di ruang publik setelah sembilan tahun tidak terlihat. Ia menghadiri acara Wartawan Legend Bedapatan di Hotel Claro Pandurata Samarinda, Sabtu (13/6/2026) malam, dan menegaskan belum memiliki rencana terjun ke dunia politik. Fokus utamanya saat ini adalah menyelesaikan persoalan hukum […]

expand_less