Demi Keselamatan Wisatawan, Wabup Berau Perketat Aturan Transportasi Laut
- account_circle (/Ifndy/)
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 46
- comment 0 komentar
- print Cetak

Speedboat moda transportasi laut utama di Berau untuk menjangkau destinasi seperti Derawan dan Maratua. BORNEO TERKINI/Foto: Ifndy
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Selain pemisahan muatan, Gamalis juga mewajibkan penggunaan kapal bermesin ganda khusus untuk rute ke Maratua yang melintasi laut lepas. Hal ini sebagai langkah antisipasi jika terjadi kerusakan mesin di tengah perjalanan.
Berdasarkan data di lapangan, saat ini terdapat 29 speedboat yang melayani rute kepulauan di Berau. Baru 10 unit yang sudah menggunakan dua mesin, sedangkan 19 siswa masih mengandalkan satu mesin dengan kapasitas 25–30 penumpang.
Tak hanya kelayakan kapal, penataan di dermaga juga diperketat. Gamalis meminta pengaturan bongkar muat dan perpindahan penumpang diatur lebih rapi agar tidak saling tumpang tindih dan menciptakan suasana yang tertib.
Menurutnya, transportasi laut adalah gerbang pertama yang dinilai wisatawan saat tiba di Berau. Oleh karena itu, perbaikan bertahap wajib dilakukan sejalan dengan upaya menjadikan pariwisata sebagai penggerak ekonomi utama daerah.
Meski masih banyak aspek yang harus disempurnakan, Gamalis tetap memberikan apresiasi kepada seluruh pelaku usaha yang selama ini mampu menjaga kelancaran operasional demi melayani masyarakat dan tamu yang berkunjung ke Bumi Batiwakkal.
- Penulis: (/Ifndy/)
- Editor: (/red/)






Saat ini belum ada komentar