Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Pemkab Malinau Mulai Verifikasi Wilayah Hutan Adat, Utamakan Musyawarah Cegah Konflik

Pemkab Malinau Mulai Verifikasi Wilayah Hutan Adat, Utamakan Musyawarah Cegah Konflik

  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • visibility 311
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALINAU | BORNEO TERKINI – Pemerintah Kabupaten Malinau secara resmi memulai pembahasan tahap verifikasi penetapan wilayah hutan adat. Proses penting ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., dalam rapat pembukaan yang berlangsung di Ruang Tebengang, Selasa (19/5/2026). Langkah ini menjadi tonggak penting dalam upaya memberikan kepastian hukum sekaligus perlindungan bagi ruang hidup masyarakat adat di wilayah tersebut.

Dalam arahannya, Sekda Ernes menekankan kehati-hatian penuh bagi seluruh pihak yang terlibat dalam penentuan batas wilayah. Ia mengingatkan agar pengakuan hukum terhadap hak atas hutan adat ini tidak justru memicu perselisihan baru antar kelompok masyarakat di masa mendatang. Oleh sebab itu, prinsip kejujuran, keterbukaan, dan kearifan lokal harus dijunjung tinggi dalam menyelesaikan setiap perbedaan yang muncul terkait batas wilayah.

“Kita pastikan tidak ada konflik yang muncul setelah hak ini dikukuhkan. Segala permasalahan batas harus diselesaikan lewat musyawarah mufakat,” tegas Ernes.

Menurutnya, proses panjang ini dijalankan bukan hanya sekadar memenuhi ketentuan peraturan, melainkan demi menjamin keberlangsungan hidup masyarakat adat. Dengan adanya pengakuan resmi, masyarakat diharapkan tetap bisa melestarikan budaya dan adat istiadat, serta mengembangkan perekonomian secara berkelanjutan di atas tanah leluhur mereka sendiri.

Ernes juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran dinas terkait yang telah bekerja keras membawa program ini hingga ke tahap verifikasi. Ia menyadari perjalanan ini bukan hal mudah, karena membutuhkan penyelarasan aspirasi masyarakat dengan aturan pemerintah, serta koordinasi intensif hingga ke tingkat provinsi dan pusat.

“Kerja keras semua pihak sangat berarti, mengingat proses ini sangat mendetail dan memakan waktu lama. Namun semua itu terbayar demi kesejahteraan dan perlindungan hukum masyarakat adat Malinau,” ujarnya.

Selain berdampak pada kesejahteraan warga, pengakuan wilayah hutan adat ini juga dinilai memiliki peran besar dalam menjaga kelestarian lingkungan. Langkah ini sekaligus menjadi upaya nyata melindungi ekosistem hutan serta mewariskan pengetahuan dan nilai luhur nenek moyang agar tetap terjaga hingga generasi mendatang.

  • Penulis: (/ADV- rfy)
  • Editor: (/red/ski*/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  •  Sekda: Penyesuaian Tarif Bukan Kenaikan Harga

    Sekda: Penyesuaian Tarif Bukan Kenaikan Harga

    • 0Komentar

    MALINAU | BORNEO TERKINI – Upaya perbaikan layanan air bersih di Kabupaten Malinau masuk tahap krusial. Sekretaris Daerah Ernes Silvanus secara resmi membuka forum konsultasi publik yang digelar Perumda Air Minum Apa’ Mening di Ruang Laga Feratu, Senin pagi. Pertemuan ini menjadi langkah awal pemerintah mengajak masyarakat berdiskusi soal rencana penyesuaian tarif yang dinilai sangat […]

  • Ogan Ilir Jadi Lokasi Kick Off Gerakan Nasional Migran Aman 2026

    Ogan Ilir Jadi Lokasi Kick Off Gerakan Nasional Migran Aman 2026

    • 0Komentar

    OGAN ILIR | BORNEO TERKINI – Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir ditunjuk sebagai lokasi pencanangan Gerakan Nasional Migran Aman tingkat Provinsi Sumatera Selatan tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Pendopoan Tanjung Senai, Senin (18/5/2026), dengan peserta dari berbagai daerah termasuk Bengkulu dan Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan ini bertujuan melindungi pekerja migran agar berangkat secara sah, mencegah penempatan […]

  • Junjung Tinggi Sportivitas, Kontingen Berau Siap Berlaga di POPDA XVII

    Junjung Tinggi Sportivitas, Kontingen Berau Siap Berlaga di POPDA XVII

    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVII Tahun 2025 yang nantinya dilaksanakan di Kabupaten Penajam Paser Utara. Pada kesempatan ini para Kontingen olahraga yang berprestasi diminta junjung tinggi sportivitas dan siap berlaga di POPDA XVII 2025. Asisten I Setda Berau, M. Hendratno, menyampaikan pesan dan amanat Bupati Berau, kepada Kontingen olahraga yang akan […]

  • Pengangkatan Pegawai MBG Jadi PPPK? Ini Tanggapan Wakil Wali Kota Balikpapan

    Pengangkatan Pegawai MBG Jadi PPPK? Ini Tanggapan Wakil Wali Kota Balikpapan

    • 0Komentar

    BALIKPAPAN. Borneoterkini.co.id – Wacana pengangkatan pegawai program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) masi jadi perdebatan luas di tengah masyarakat. Isu yang ramai tersorot dikarnakan kerap dibandingkan dengan perjuangan guru honorer yang harus melewati proses panjang dan ketat untuk bisa masuk skema PPP. Menanggapi hal ini, Wakil Wali Kota Balikpapan, […]

  • Pererat Silaturahmi, Lomba Burung Kicau Mania Sukses Digelar

    Pererat Silaturahmi, Lomba Burung Kicau Mania Sukses Digelar

    • 0Komentar

    SUMSEL | Borneoterkini.co.id – Lomba Burung Kicau Mania yang terlaksana berkat kerja sama berbagai pihak pecinta burung mania Palembang yang digelar di Kompi Kavaleri 5/ Graha Ceta Cakti, Jl. Teratai II No.79, 8 Ilir, Kec. IT II, Palembang, minggu (05/04/2026). Dengan pererat silaturahmi dan semangat para pecinta burung kicau atau kicau mania meski gelaran lomba […]

  • Inovatif, Bank Sampah Lebak Jaya 3 Olah Limbah Jadi Ketahanan Pangan dan Ekonomi

    Inovatif, Bank Sampah Lebak Jaya 3 Olah Limbah Jadi Ketahanan Pangan dan Ekonomi

    • 0Komentar

    PALEMBANG | BORNEO TERKINI – Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengapresiasi pengelolaan Bank Sampah di Desa Qur’an Lebak Jaya 3 yang dinilai tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga menghadirkan nilai tambah berupa edukasi, ketahanan pangan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penilaian itu disampaikan langsung saat ia meninjau aktivitas bank sampah tersebut, Rabu (20/5/2026). Dalam […]

expand_less