Pasokan BBM Minim SPBU Malinau Hanya Buka Sampai Siang Hari
- account_circle Redaktur
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 56
- comment 0 komentar
- print Cetak

Keluhan kurangnya pasokan BBM mulai terdengar nyata masyarakat belakangan ini dengan frekuensi penutupan SPBU yang terjadi lebih cepat setiap harinya. BORNEO TERKINI/Spesial foto
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MALINAU | BORNEO TERKINI – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) kembali menjadi keluhan utama masyarakat di Kabupaten Malinau. Sejak beberapa pekan terakhir, pasokan BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di kawasan Malinau Kota mengalami penurunan drastis setiap harinya. Akibatnya, fasilitas pengisian resmi ini terpaksa menutup operasionalnya lebih awal, tepatnya pada siang hari, sebelum jam kerja resmi berakhir.
Kondisi ini membuat antrean kendaraan selalu panjang sejak pagi hari. Banyak warga yang tidak kebagian jatah BBM di SPBU resmi dan harus mencari alternatif lain. Uniknya, di tengah kelangkaan yang melanda SPBU utama, penjualan BBM dalam kemasan botol maupun melalui pom mini di berbagai titik pinggir jalan justru marak ditemukan. Bahkan, persediaan di tempat-tempat ini dinilai cukup stabil dan tidak selalu habis meski harga jualnya jauh lebih mahal.
Tidak hanya warga umum, para pengemudi ojek, hingga kendaraan operasional lainnya pun merasakan dampaknya. Mereka kesulitan menjalankan aktivitas harian karena ketidakpastian ketersediaan bahan bakar.
- Penulis: Redaktur






Saat ini belum ada komentar