Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Perkuat Warisan dan Ekonomi Kreatif, Pemprov Kaltara Dukung Kampus Budaya

Perkuat Warisan dan Ekonomi Kreatif, Pemprov Kaltara Dukung Kampus Budaya

  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
  • visibility 536
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALTARA | BORNEO TERKINI – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memberikan dukungan penuh terhadap rencana kehadiran lembaga pendidikan tinggi yang berfokus pada pengembangan ilmu kebudayaan. Langkah ini ditempuh sebagai upaya memperkuat pelestarian warisan budaya, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di wilayah tersebut.

Dukungan tersebut disampaikan oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kaltara, Dr. Taufik Hidayat, S.TP., M.Si., saat mewakili Gubernur membuka Dialog Kebudayaan bertema “Urgensi Kampus/Fakultas Budaya di Kaltara”. Acara yang digagas oleh Yayasan Sejarah dan Budaya Kaltara (YSBKU) itu berlangsung di Aula Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (24/6).

Dalam keterangannya, Taufik menjelaskan bahwa Kaltara memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam, meliputi berbagai suku, bahasa, tradisi, kesenian, pengetahuan lokal, hingga warisan sejarah yang tersebar dari wilayah pesisir hingga pedalaman. Kendati demikian, hingga saat ini provinsi tersebut belum memiliki institusi pendidikan tinggi yang secara khusus menangani dan mengembangkan ilmu-ilmu kebudayaan, baik dalam bentuk kampus maupun fakultas tersendiri.

“Lembaga pendidikan formal ini dapat menjadi pusat kajian, penelitian, dokumentasi, pelestarian, sekaligus pengembangan kebudayaan daerah,” ujar Taufik.

Ia menilai, dialog kebudayaan tersebut menjadi ruang strategis untuk menghimpun gagasan dan masukan dari berbagai pemangku kepentingan guna merumuskan langkah konkret pengembangan pendidikan kebudayaan di Kaltara. Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat dipisahkan dari aspek budaya, sehingga keberadaan kampus atau fakultas budaya sangat penting untuk menjaga identitas daerah di tengah arus perubahan zaman.

Selain aspek pelestarian, sektor kebudayaan juga dinilai memiliki peran besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Hal ini terlihat dari potensi pengembangan pariwisata, industri kreatif, festival budaya, kerajinan tangan, seni pertunjukan, hingga kuliner tradisional yang membutuhkan dukungan riset, inovasi, dan tenaga kerja yang kompeten.

“Keberadaan kampus atau fakultas budaya tidak hanya penting bagi pelestarian budaya, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan,” tegasnya.

Taufik menambahkan, pembentukan lembaga pendidikan kebudayaan merupakan kebutuhan strategis daerah untuk memperkuat identitas budaya sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan di Kaltara.

Kegiatan dialog ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltara, akademisi perguruan tinggi, budayawan, seniman, peneliti sejarah dan budaya, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai komunitas budaya yang ada di wilayah tersebut.

  • Penulis: (/Dkisp/- Adv/)
  • Editor: (/Red/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • Sosialisasi Perda, Arming Temui Warga RT 17 dan 19 Nunukan Tengah

    Sosialisasi Perda, Arming Temui Warga RT 17 dan 19 Nunukan Tengah

    • 0Komentar

    NUNUKAN | BORNEO TERKINI – Untuk mendekatkan aturan daerah ke lapisan masyarakat, Anggota DPRD Kalimantan Utara Arming, SH menggelar pertemuan khusus di dua lingkungan warga di Nunukan Tengah. Kegiatan ini bertujuan agar setiap Perda yang telah disahkan tidak hanya menjadi dokumen tertulis, tetapi juga dikenal dan dipahami oleh masyarakat yang merasakan dampaknya. Pada hari pertama, […]

  • Rotasi Pejabat Polres Ogan Ilir, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Penguatan Pelayanan Masyarakat

    Sertijab Pejabat Polres Ogan Ilir, Kapolres Minta Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan

    • 0Komentar

    OGAN ILIR | BORNEO TERKINI –  Polres Ogan Ilir melaksanakan Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Kenal Pamit sejumlah pejabat utama serta kapolsek jajaran, Kamis (07/05/2026) pagi di Lapangan Mapolres Ogan Ilir. Kegiatan berlangsung khidmat, aman dan kondusif. Upacara dipimpin langsung oleh AKBP Bagus Suryo Wibowo selaku Inspektur Upacara, dengan Komandan Upacara IPDA Indra Gunawan, […]

  • Bimtek DPRD Berau di Yogyakarta Kolaborasi dengan Unriyo

    Bimtek DPRD Berau di Yogyakarta Kolaborasi dengan Unriyo

    • 0Komentar

    YOGYAKARTA. Borneoterkini.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Bagi Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Berau Dalam Rangka Pendalaman Tugas dan Fungsi Anggota DPRD 2024-2029. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai dari 26 hingga 29 Oktober 2025 ini, dilaksanakan di Hotel Malyabara Yogyakarta dengan tujuan utama mewujudkan […]

  • Setujui Dua Ranperda Menjadi Perda Fraksi Nasdem Berikan Catatan Penting

    Setujui Dua Ranperda Menjadi Perda Fraksi Nasdem Berikan Catatan Penting

    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id – DPRD Kabupaten Berau membuka rapat Paripurna penyampaian pendapat akhir Fraksi terhadap persetujuan penetapan dua rancangan peraturan daerah Kabupaten Berau, tentang APBD Tahun Anggaran 2026 dan Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 7 tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Rapat tersebut dipimpin langsung unsur pimpinan DPRD Berau, dihadiri Bupati Berau, Forkopimda, Sekretaris […]

  • ria Paruh Baya Ditemukan Tak Bernyawa di Toilet Umum

    Pria Paruh Baya Ditemukan Tak Bernyawa di Toilet Umum

    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id –  Warga di Jalan HARM Ayoeb, Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, digegerkan dengan adanya penemuan mayat Pria paruh baya, di toilet Masjid Baitul Makmur, tepatnya di dalam Pasar Sanggam Adji Dilayas, Kabupaten Berau. Mayat Lelaki berkisar usia 75 tahun itu pertama kali ditemuakan Agus Salim yang merupakan marbot masjid. Yang sebelumnya saksi mengatakan […]

  • Sembilan Tahun Tak Terlihat, Rita Widyasari Kembali Tampil

    Sembilan Tahun Tak Terlihat, Rita Widyasari Kembali Tampil

    • 0Komentar

    SAMARINDA | BORNEO TERKINI – Mantan Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara dua periode, Rita Widyasari, kembali tampil di ruang publik setelah sembilan tahun tidak terlihat. Ia menghadiri acara Wartawan Legend Bedapatan di Hotel Claro Pandurata Samarinda, Sabtu (13/6/2026) malam, dan menegaskan belum memiliki rencana terjun ke dunia politik. Fokus utamanya saat ini adalah menyelesaikan persoalan hukum […]

expand_less