Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Rencana Aksi Daerah Kelanjutusiaan Segera Disusun

Rencana Aksi Daerah Kelanjutusiaan Segera Disusun

  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALTARA | BORNEO TERKINI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mulai menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) Kelanjutusiaan sebagai langkah memperkuat perlindungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lanjut usia (lansia) melalui kebijakan yang terintegrasi dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Komitmen itu disampaikan Gubernur Kaltara yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa dan Pemerintahan, Tomy Labo, saat membuka Pertemuan Konsolidasi Persiapan Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) dan Pembahasan Teknis Tata Kelola Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Provinsi Kaltara di Ruang Aula Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (29/7).

Dalam sambutannya, Tomy menegaskan bahwa masyarakat lanjut usia merupakan bagian penting dari perjalanan pembangunan daerah. Mereka telah memberikan pengabdian bagi keluarga, masyarakat, daerah, hingga negara sehingga sudah selayaknya memperoleh perhatian melalui kebijakan yang berpihak.

Menurutnya, lansia tidak boleh hanya dipandang sebagai kelompok yang membutuhkan bantuan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki pengalaman, pengetahuan, dan kemampuan yang masih dapat berkontribusi bagi pembangunan.

“Lansia memiliki kondisi yang beragam. Karena itu kita membutuhkan kebijakan yang mampu melihat mereka secara utuh. Penyusunan Rencana Aksi Daerah Kelanjutusiaan harus dilakukan dengan sungguh-sungguh,” kata Tommy.

Tomy menjelaskan, kebijakan kelanjutusiaan tidak dapat menjadi tanggung jawab satu perangkat daerah saja. Isu yang dihadapi lansia mencakup kesehatan, perlindungan sosial, administrasi kependudukan, lingkungan yang ramah lansia, perlindungan dari kekerasan dan penelantaran, hingga kemudahan akses terhadap pelayanan publik.

Karena itu, ia menilai diperlukan kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, dunia usaha, akademisi, organisasi masyarakat, serta keluarga agar program yang disusun mampu menjawab kebutuhan masyarakat lanjut usia secara menyeluruh.

“Tidak mungkin pemerintah bekerja sendiri. Di tengah keterbatasan sumber daya dan efisiensi anggaran, kita justru harus semakin kreatif membangun kolaborasi,” ujarnya.

Ia juga mendorong keterlibatan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan, (Corporate Social Responsibility/CSR), lembaga masyarakat, komunitas, serta berbagai mitra pembangunan untuk mendukung peningkatan kualitas hidup lansia.

Lebih lanjut, Tomy mengingatkan bahwa penyusunan RAD Kelanjutusiaan harus mempertimbangkan karakteristik masing-masing daerah. Kondisi dan kebutuhan lansia di setiap kabupaten dan kota berbeda sehingga masukan dari pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam penyusunan kebijakan.

“Kita tidak boleh menyusun kebijakan hanya dari perspektif pemerintah provinsi. Suara dan pengalaman daerah harus menjadi dasar agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ia juga meminta seluruh pihak memastikan program yang telah berjalan dipetakan dan disinergikan sehingga tidak terjadi tumpang tindih kewenangan maupun kegiatan.

Di akhir sambutannya, Tomy berharap hasil pertemuan tersebut dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan yang benar-benar dapat diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lanjut usia di Kaltara.

“Saya berharap Rencana Aksi Daerah Kelanjutusiaan Provinsi Kaltara tidak hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi menjadi komitmen bersama seluruh pihak untuk menghadirkan pelayanan yang lebih baik, akses yang lebih mudah, dan kehidupan yang lebih bermartabat bagi masyarakat lanjut usia,” tutupnya.

  • Penulis: (/rfy/ dkisp- ADV/)
  • Editor: (/red/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • Pemkot Palembang Sasar 400 Tenaga Kerja Konstruksi Tersertifikasi

    Pemkot Palembang Sasar 400 Tenaga Kerja Konstruksi Tersertifikasi

    • visibility 154
    • 0Komentar

    PALEMBANG | BORNEO TERKINI – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus berupaya meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur melalui program sertifikasi kompetensi tenaga kerja. Tahun ini, target peserta yang akan mengikuti pelatihan mencapai sekitar 400 orang. Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Bastari, menyatakan sertifikasi menjadi kunci utama dalam […]

  • Sidang Paripurna Hari Jadi Tekankan Pentingnya Data dan Transparansi

    Sidang Paripurna Hari Jadi Tekankan Pentingnya Data dan Transparansi

    • visibility 165
    • 0Komentar

    SUMSEL | BORNEO TERKINI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lahat menggelar Rapat Paripurna Istimewa Ke-9 Masa Persidangan Ketiga Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Lahat yang ke-157. Acara berlangsung khidmat dan penuh kekhidmatan di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Lahat, Jumat (22/5), mulai pukul 09.00 WIB. Rapat yang dipimpin langsung oleh […]

  • BUMK dan Jembatan Usaha Tani Pegat Bukur Diresmikan

    BUMK dan Jembatan Usaha Tani Pegat Bukur Diresmikan

    • visibility 256
    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said, meresmikan Gedung Sekretariat Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) dan Jembatan Usaha Tani di Kampung Pegat Bukur. peresmian dua sarana penting tersebut merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah bersama pemerintah kampung dalam mendorong penguatan ekonomi kampung dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal ini khususnya melalui pengembangan usaha kampung […]

  • Pemerintah Tegaskan Tata Kelola AI Harus Human-Centric, Dewan Pers Bekali Jurnalis dengan Panduan Etika Penggunaannya

    Pemerintah Tegaskan Tata Kelola AI Harus Human-Centric, Dewan Pers Bekali Jurnalis dengan Panduan Etika Penggunaannya

    • visibility 511
    • 0Komentar

    JAKARTA. Borneoterkini.co.id – Pemerintah menegaskan pentingnya tata kelola kecerdasan buatan (AI) yang berorientasi pada manusia (human-centric) untuk memitigasi risiko penggunaan teknologi ini, termasuk dalam industri media. Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Kementerian Komunikasi dan Digital, Wijaya Kusumawardhana. Menurut Wijaya, AI memiliki potensi besar sekaligus risiko tinggi, sehingga penggunaannya harus dikendalikan dalam kerangka kebijakan yang mengutamakan […]

  • Pemprov Perkuat Komitmen Menuju Kaltara Bebas Kusta

    Pemprov Perkuat Komitmen Menuju Kaltara Bebas Kusta

    • visibility 70
    • 0Komentar

    JAKARTA | BORNEO TERKINI – Upaya menghapus kusta di Indonesia terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah pusat dan daerah. Di tengah komitmen nasional tersebut, Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan keseriusannya dengan mengambil bagian dalam Konferensi Nasional Kusta 2026 yang berlangsung di Puri Agung Convention Hall, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (10/7). Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara Ingkong […]

  • "Act Now For Climate": Wagub Ajak Semua Pihak Bersama Jaga Alam Kaltara

    “Act Now For Climate”: Wagub Ajak Semua Pihak Bersama Jaga Alam Kaltara

    • visibility 103
    • 0Komentar

    KALTARA | BORNEO TERKINI – Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala, S.E., M.Si., mengusung tema “Act Now For Climate” atau Bertindak Sekarang Demi Iklim serta mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga lingkungan dalam rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Ajakan itu disampaikan Ingkong Ala saat memimpin langsung peringatan di Pantai Cemara, Desa Mangkupadi, Tanjung Palas […]

expand_less