BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Santripreneur Sosialisasikan Keringanan Iuran 50 Persen
- account_circle (/amd/)
- calendar_month 19 jam yang lalu
- visibility 31
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto bersama usai Sosialisasi tentang kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. BORNEO TERKINI/Ahmad Safe'i
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dijelaskan Hendra, untuk dua jenis program perlindungan utama yang sebelumnya dikenakan tarif Rp16.800 per bulan, saat ini pekerja hanya cukup membayar Rp8.400 saja. Penurunan harga yang sangat signifikan ini dinilai sebagai peluang emas yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin agar lebih banyak warga terlindungi.
“Ini momentum terbaik. Kami mengimbau masyarakat segera mendaftar selagi kebijakan ini masih berlaku. Target kami jelas, meningkatkan kesadaran agar semua pekerja mau terdaftar. Cita-cita besar kami adalah seluruh tenaga kerja di Indonesia, apa pun bidangnya, bisa terlindungi sepenuhnya,” tegas Hendra.
Pemilihan lingkungan pesantren sebagai lokasi utama kegiatan bukan tanpa alasan strategis. Hendra menjelaskan bahwa tempat ini menjadi pusat pertemuan beragam kalangan, sehingga penyampaian informasi berjalan lebih efektif dan mudah diterima. Selain itu, para santri juga dibekali wawasan ini sebagai bekal masa depan, agar kelak terjun ke dunia kerja sudah paham hak dan kewajibannya.
Kekuatan pelaksanaan kegiatan ini juga bertumpu pada jaringan Santripreneur yang terjalin erat dan tersebar luas, mulai dari lingkungan pendidikan, organisasi masyarakat, hingga komunitas sosial. Jaringan ini diharapkan menjadi ujung tombak penyebaran informasi ke pelosok daerah.
Hendra berharap, langkah kerja sama strategis ini mampu mengubah peta perlindungan ketenagakerjaan di Indonesia. “Ke depannya, kami menargetkan cakupan kepesertaan mencapai 100 persen. Semoga upaya ini menjadi jembatan agar manfaat jaminan sosial benar-benar dirasakan merata oleh seluruh rakyat,” pungkasnya.
- Penulis: (/amd/)
- Editor: (/red/ski*/)







Saat ini belum ada komentar