Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parlementaria » DPRD Kaltara Kawal Transparansi Harga TBS Sawit, Targetkan Tata Niaga yang Adil

DPRD Kaltara Kawal Transparansi Harga TBS Sawit, Targetkan Tata Niaga yang Adil

  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • visibility 105
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALTARA | BORNEO TERKINI – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) berkomitmen penuh mengawal transparansi formula penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di lapangan. Pengawasan ketat disiapkan demi menciptakan tata niaga yang adil sekaligus menyelaraskan regulasi yang menguntungkan petani lokal serta pihak perusahaan.

Sikap parlemen mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung DPRD Kaltara, Tanjung Selor, Selasa (14/7/2026). Agenda lintas sektor ini mempertemukan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) perkebunan kelapa sawit se-Kaltara.

Ketua Komisi II DPRD Kaltara dari Fraksi Golkar, Robenson Tadem, menilai penyelarasan regulasi sangat mendesak demi menjaga keseimbangan ekosistem perkebunan di Bumi Benuanta.

“Langkah ini diharapkan mampu melindungi kesejahteraan para petani lokal sekaligus menjaga stabilitas iklim investasi sektor perkebunan di seluruh wilayah Kalimantan Utara,” ujar Robenson di sela-sela rapat.

RDP dihadiri oleh berbagai unsur instansi dan organisasi penting, di antaranya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kaltara, Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPW APKASINDO), PT Sucofindo, Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), serta Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).

Selain itu, koperasi sawit bersama perwakilan petani plasma dan swadaya turut hadir menyuarakan aspirasi. Dari sisi dunia usaha, puluhan perwakilan Perusahaan Besar Swasta (PBS) perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bulungan, Nunukan, Tana Tidung, dan Malinau tampak memenuhi ruang rapat.

Melalui forum dialog yang berjalan dinamis, Komisi II menelurkan sejumlah keputusan kunci untuk menjawab keluhan petani. Salah satunya adalah kesepakatan melibatkan PT Sucofindo sebagai pihak ketiga yang netral untuk melakukan standardisasi uji rendemen, sehingga kualitas sawit petani tidak lagi dinilai sepihak oleh korporasi.

Parlemen juga mendesak pembentukan tim pengawas gabungan guna menyisir pabrik-pabrik sawit secara berkala. Sikap tegas diambil demi memastikan tidak ada lagi PBS yang memotong harga TBS di bawah ketetapan resmi pemerintah.

Sebagai tindak lanjut, evaluasi menyeluruh terhadap kontrak kemitraan antara petani plasma dan perusahaan dijadwalkan mulai berjalan bulan depan. Keputusan komisi menjadi titik terang baru bagi penataan tata niaga sawit yang lebih sehat di Kalimantan Utara.

  • Penulis: (/rfy-Adv/)
  • Editor: (/red/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • Masalah Mutasi & Sistem SPMB Dibenahi, DPRD Samarinda Punya Solusi Baru

    Masalah Mutasi & Sistem SPMB Dibenahi, DPRD Samarinda Punya Solusi Baru

    • 0Komentar

    SAMARINDA | BORNEO TERKINI –  Proses penerimaan murid baru atau SPMB kembali menjadi sorotan. Komisi IV DPRD Kota Samarinda melakukan evaluasi mendalam untuk menemukan solusi atas berbagai keluhan yang muncul dari masyarakat. Ada tiga hal utama yang dibahas: banyaknya aduan warga, celah mutasi penduduk yang terasa merugikan warga lama, hingga keakuratan sistem satelit dalam mengukur […]

  • Selain Penertiban, Satpol PP Gelar Donor Darah Wujud Kepedulian Sosial

    Selain Penertiban, Satpol PP Gelar Donor Darah Wujud Kepedulian Sosial

    • 0Komentar

    PALEMBANG | BORNEO TERKINI – Sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-74 dan ke-76 serta HUT Linmas ke-64, Dinas Satpol PP Kota Palembang menggelar kegiatan bakti sosial donor darah. Acara yang berlangsung di halaman Kantor Satpol PP Kota Palembang ini digelar pada Jumat (24/4/2026). Kegiatan sosial ini tidak […]

  • Peringati Hari Koperasi ke-79, Sekprov Ajak Wujudkan Koperasi Modern dan Berdaya Saing

    Peringati Hari Koperasi ke-79, Sekprov Ajak Wujudkan Koperasi Modern dan Berdaya Saing

    • 0Komentar

    KALTARA | BORNEO TERKINI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memperingati Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 dengan mengajak seluruh insan koperasi terus membangun koperasi yang modern, profesional, dan mampu menjadi penggerak ekonomi rakyat. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, H. Denny Harianto, saat memimpin Upacara Hari Koperasi ke-79 di Halaman Kantor Gubernur […]

  • 3.899 Peserta Lulus SNBT Unsri 38 Orang Langgar Aturan

    3.899 Peserta Lulus SNBT Unsri 38 Orang Langgar Aturan

    • 0Komentar

    PALEMBANG | BORNEO TERKINI – Universitas Sriwijaya menggelar konferensi pers hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer–Seleksi Nasional Berdasarkan Tes 2026 sekaligus pengumuman penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah jalur SNBT. Kegiatan berlangsung di ruangan Prof. Djuaini Moekti, Kampus Palembang, Senin (25/5). Taufik Marwah menyampaikan sebanyak 3.899 peserta dinyatakan lulus jalur UTBK-SNBT 2026. Ia mengimbau seluruh calon mahasiswa […]

  • Bimtek DPRD Berau di Yogyakarta Kolaborasi dengan Unriyo

    Bimtek DPRD Berau di Yogyakarta Kolaborasi dengan Unriyo

    • 0Komentar

    YOGYAKARTA. Borneoterkini.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Bagi Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Berau Dalam Rangka Pendalaman Tugas dan Fungsi Anggota DPRD 2024-2029. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai dari 26 hingga 29 Oktober 2025 ini, dilaksanakan di Hotel Malyabara Yogyakarta dengan tujuan utama mewujudkan […]

  • Wempi W Mawa Pimpin Pelantikan Pejabat, Tekankan Inovasi dan Sinergi

    Wempi W Mawa Pimpin Pelantikan Pejabat, Tekankan Inovasi dan Sinergi

    • 0Komentar

    MALINAU | BORNEO TERKINI – Pemerintah Kabupaten Malinau resmi mengukuhkan babak baru birokrasi dengan melantik delapan Pejabat Tinggi Pratama di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah strategis ini diambil sebagai fondasi utama untuk memperkuat kualitas pelayanan publik serta mempercepat roda pembangunan daerah menuju arah yang lebih baik dan berkelanjutan. Momentum pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan […]

expand_less